Selamat datang di CV AGEE Fitama

kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda

Daftar Barang

Card image cap

Daftar Berita

Mau Bikin Website? Kenali Dulu Jenis-Jenis Hosting

24-09-2025 Teknologi

Web hosting adalah sebuah layanan berbasis online dan menyediakan tempat penyimpanan file di website. Melalui hosting ini, seseorang bisa menyimpan file sehingga merubahnya menjadi konten dan bisa semua orang akses lewat internet. Ketika membeli hosting, Anda seperti sedang menyewa ruang server online untuk data website. Dalam penerapannya terdapat beberapa Jenis-Jenis Hosting. Analogi sederhananya adalah hosting merupakan lahan yang seseorang sewa untuk membangun rumah bisnis dalam bentuk website. Hosting akan menyimpan semua data yang akan pengguna tampilkan mulai dari teks, foto, sampai dengan video. Pada dasarnya web server yang sedang menghosting website merupakan komputer fisik. Komputer ini akan aktif terus dan menjalankan aktivitas transfer data secara online sehingga tampilan konten bisa dilihat oleh para pengunjung. Dengan membeli server untuk web hosting, maka seseorang bisa membuat website dengan berbagai kebutuhan. Fungsi utama dari hosting sendiri adalah mengelola dan menjalankan server. Dalam penerapannya sendiri ada beberapa jenis web hosting yang bisa seseorang manfaatkan. Untuk memudahkan Anda dalam memilih jenisnya, berikut adalah jenis-jenis hosting. 1. Jenis Hosting Cloud  Pertama ada jenis cloud hosting yang dapat seseorang gunakan untuk membuat sebuah website. Karakteristik dari jenis ini adalah penggunaan beberapa server virtual. Fungsinya adalah bila terjadi gangguan dari salah satu server, server lain dapat menggantikannya sehingga performa website tetap berjalan optimal. Cloud Hosting sering menjadi pilihan terbaik untuk mengelola website berskala besar. Bisnis seperti membangung toko online sangat bagus menggunakan jenis satu ini. Keunggulan dari jenis cloud hosting antara lain down-time minim, tidak sering mengalami masalah hardware, sudah menggunakan fitur load balancing, dan mudah menyesuaikan kebutuhan dengan resource yang ada. 2. Dedicated Hosting Berikutnya ada jenis Dedicated Hosting yang hadir dengan pengaturan mandiri. Jenis satu ini hadir dengan serveir fisik dan memengunkinkan pengguna mengkonfigurasi server sendiri misal memilih OS, software sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan. Dengan kata lain, apabila Anda memilih jenis hosting ini sama halnya membuat server pribadi. Sementara dedicated hosting juga biasanya menawarkan layanan tambahan seperti dukungan perusahaan web host. Jenis satu ini cocok untuk kebutuhan bisnis online yang membutuhkan traffic super padat. Keunggulan dari jenis hosting ini antara lain performa optimal, akses root ke server, dan kontrol penuh ke konfigurasi server. 3. WordPress Hosting Berikutnya ada jenis hosting dari WordPress yang juga banyak jadi andalan orang. WordPress hosting memiliki ciri khas yaitu CMS Hosting. Tipe ini dapat menghadirkan layanan server secara optimal dengan kemampuan loading begitu cepat dan sangat sedikit permasalahannya. CMS WordPress sudah terkenal dan banyak perusahaan gunakan. Salah satu fitur tambahan yang membuat banyak orang tertarik menggunakan wordpress hosting adalah fitur tema siap pakai. Selain itu terdapat ratusan plugin yang dapat membantu pengguna mengembangkan website menjadi lebih baik. Keunggulan dari wordpress hosting adalah murah, mudah untuk pemula, performa optimal, plugin tema tersedia sangat banyak, dan tim customer yang selalu siap. 4. Jenis Shared Hosting Selanjutnya ada shared hosting yang hadir dengan konsep berbagai. Sesuai dengan namanya resource atau sumber daya dari satu server ini dapat pengguna pakai secara bersama sama. Pengguna bisa saling berbagi ketika menggunakan memori server, daya komputasi, klien, dan ruang disk. Daya tarik paling utama dari shared hosting ini sendiri adalah dari harganya. Pengguna dapat menikmati layanan server hosting dengan harga terjangkau sehingga cocok untuk para pebisnis kecil yang ingin membuat website pribadi. Akan tetapi perlu pengguna ingat jika hosting ini perlu melakukan konfigurasi tingkat lanjut agar bandwidthnya tinggi. 5. Jenis VPS Hosting Jenis hosting berikutnya adalah VPS Hosting di mana penerapannya memanfaatkan ruang server fisik yang sama dengan website lain. Setiap user akan menggunakan partisi virtual tersendiri untuk website hosting sehingga akan memiliki resource khusus. Virtual Private server atau VPS cukup bagus untuk menjalankan website berbasis sedang. Beberapa website berskala medium seperti blog ataupun toko online dapat Anda kelola dengan baik apabila menggunakan jenis hosting satu ini. Keunggulan dari VPS hosting sendiri antara lain adalah ruang server khusus, mudah menyesuaikan kebutuhan, traffic website lain tidak bisa mempengaruhi, dan akses root ke server cepat. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-hosting/ Sedang mencari perlengkapan IT atau sparepart terpercaya? Pesan saja di Ageecomputer, koleksi lengkap, kualitas terjamin, dan harga tetap bersahabat!

Perbedaan Laptop Bisnis vs Konsumen Serta Kelebihannya

24-09-2025 Teknologi

Tidak banyak orang yang memahami sepenuhnya apa saja perbedaan laptop bisnis vs konsumen. Terkadang laptop yang seharusnya dilabeli sebagai “laptop bisnis” dijual sebagai laptop konsumen. Berbagai alasan jadi penyebab kenapa banyak orang lebih memilih laptop konsumen untuk dijadikan laptop bisnis, salah satunya harga. padahal ada banyak kelebihan laptop bisnis yang dapat memenuhi kebutuhan produktivitas. Tren bekerja WFH (Work from Home) di beberapa perusahaan besar mengaburkan batasan antara laptop bisnis dan konsumen. Saat karyawan membeli laptop untuk bekerja di rumah, cenderung memilih laptop yang bagus menurut pribadinya. Padahal jika Anda bekerja di rumah, kafe, atau sering berpergian keluar kota sangat penting untuk mengetahui kemampuan laptop bisnis. Apa itu Laptop Bisnis ? Laptop bisnis adalah laptop yang ditujukan khusus untuk penggunaan bisnis. Produsen merancang laptop ini agar bisa digunakan selama berpergian. Sehingga daya tahan baterai jadi kunci utama yang membedakannya dengan laptop konsumen. Laptop bisnis juga punya daya tahan tinggi supaya aman dari guncangan atau benturan saat dibawa keluar kota. Laptop bisnis dibuat dengan mengedepankan kebutuhan para profesional. Daya tahan baterai mengimbangi jam kerja harian yang mencapai 8 sampai 10 jam non stop. Kecepatan komputasi dan transfer data yang tinggi dapat mengirim ratusan file dalam hitungan detik. Kemampuan Fast Charging juga jadi hal wajib sehingga pengguna tidak perlu buang banyak waktu berharganya untuk menunggu baterai laptop penuh. Dimensi dan kualitas fisik laptop juga jadi pembeda dari laptop konsumen. Laptop bisnis punya dimensi yang tipis dan ringan. Tujuannya untuk memudahkan pengguna saat membawanya di dalam ransel saat bepergian. Dengan begitu, tidak akan membebani pundak terlalu berlebihan. Kualitas fisik juga sudah teruji melalui serangkaian tes dan biasanya melalui pengujian standar militer AS (MIL-STD 810) yang menandakan laptop aman dari guncangan, papan sinar UV, hingga suhu ekstrem. Apa itu Laptop Konsumen ? Laptop konsumen adalah laptop yang didesain untuk memenuhi kebutuhan komputasi harian. Laptop konsumen biasanya punya desain menarik dan penuh warna agar menarik perhatian. Tujuannya supaya pengguna bisa lebih percaya diri saat menggunakannya. Karena fokus ke desain, dimensi produk kadang jarang diperhatikan. Oleh karena itu, banyak laptop konsumen cukup sulit untuk dibawa berpergian. Dari segi performa, laptop konsumen menyediakan fitur standar yang dibutuhkan untuk penggunaan harian. Yang paling membedakannya dari laptop bisnis adalah, kadang banyak sekali aplikasi yang tidak dibutuhkan pengguna sudah terinstal ke dalam sistem. Bagi pengguna laptop bisnis, hal ini sangat menyebalkan karena harus perhatikan dukungan teknis untuk aplikasi-aplikasi yang tidak penting. Harga laptop konsumen lebih murah dibanding laptop bisnis. Hal ini membuat spesifikasi yang ditawarkan hanya cukup untuk kebutuhan komputasi standar. Port konektivitas yang disediakan tidak banyak karena disesuaikan dengan rata-rata kebutuhan konsumen harian dan harga akhir produk. Kecepatan komputasi dan transfer data juga terbilang standar karena dianggap sudah cukup untuk kebutuhan konsumen biasa. Perbedaan Laptop Bisnis vs Konsumen Berikut ini perbedaan laptop bisnis vs laptop konsumen yang perlu Anda ketahui: 1. Daya Tahan Baterai Lebih Lama Saat produsen membuat laptop konsumen, mereka membayangkan bahwa konsumen akan upgrade produk secara berkala supaya tetap mengikuti tren. Oleh karena itu, spesifikasi yang ditawarkan tidak dirancang untuk jangka panjang. Dalam waktu 1 atau 2 tahun setelah varian produk diluncurkan, produsen akan meluncurkan varian yang lebih baru dengan performa dan desain lebih menarik. Tujuannya agar tercipta pembelian berulang. Berbeda dengan segmen bisnis. Laptop bisnis harus dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Alasannya karena perusahaan konsumen tidak ingin terus menerus memperbarui seluruh laptop karyawannya dalam waktu singkat. Kondisi bisnis yang tidak selalu mulus membuat perusahaan harus memperhatikan seksama saat belanja laptop karyawan, yang tentunya menguras banyak modal. Desain laptop yang konsisten memudahkan perawatan dari waktu ke waktu. Kemudian, ketersediaan perangkat keras pengganti juga jadi perhatian. Jika suatu saat terjadi kerusakan, perusahaan hanya perlu beli suku cadang yang dibutuhkan daripada beli laptop yang baru. Laptop bisnis juga harus tahan dari benturan, air, dan debu. Karena laptop digunakan untuk berpergian dan dipakai oleh karyawan yang belum tentu telaten merawat produk jadi harus tahan dari kondisi pemakaian ekstrem. Laptop bisnis juga punya daya tahan baterai tinggi yang sanggup menangani pekerjaan 40 jam setiap minggu. 2. Desain dan Dimensi Produk Desain laptop konsumen lebih menarik dibanding laptop bisnis. Laptop konsumen biasanya punya desain cover dan keyboard cerah dan warna warni. Ukuran keyboard dan touchpad dibuat lebih besar. Tersedia juga opsi layar 360 derajat yang bisa mengubah laptop jadi tablet. Di sisi lain, kebanyakan laptop bisnis punya desain monoton. Pilihan warna tidak banyak karena tidak semua orang suka bekerja dengan warna cerah mencolok. Pilihan warna dan desain yang paling memungkinkan untuk diterima banyak orang, sehingga tidak jauh dari warna hitam atau abu-abu. Dimensi laptop bisnis lebih ringkas dibanding laptop konsumen. Alasannya untuk memudahkan saat dibawa di dalam tas atau koper saat berpergian. Daya tahan tinggi membuatnya aman dibawa kemana saja. Dimensi yang tipis dan ringkas juga menjadi daya tarik sendiri ketimbang laptop besar dan tebal. Membuat branding diri Anda lebih terlihat profesional dan siap untuk bekerja gesit dan cepat. 3. Opsi Konfigurasi yang Ditawarkan Perusahaan biasanya tidak membeli laptop satuan. Oleh karena itu, laptop bisnis dibuat semudah mungkin untuk dikonfigurasi secara massal. Sistem operasi dan aplikasi yang dibutuhkan bisa diseting mudah agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Opsi perbaikan dan kontrol secara remote juga jadi kewajiban. Semakin mudah untuk diseting sesuai kebutuhan IT, maka semakin bagus nilai sebuah laptop bisnis. Selain itu, opsi spesifikasi yang ditawarkan laptop bisnis lebih banyak. Dalam satu seri, bisa ada 3 hingga 6 varian spek yang bisa dipilih sesuai budget dan kebutuhan. Ini memungkinkan pembeli bisa memilih tipe prosesor, baterai, dan resolusi layar yang sesuai dengan budget. 4. Keamanan Laptop Bisnis vs Konsumen Laptop bisnis secara default sudah dilengkapi sensor sidik jari biometrik yang jadi standar keamanan. Laptop bisnis juga dibuat dengan perangkat lunak yang memudahkan perusahaan untuk mengelola keamanan perangkat. Laptop bisnis juga dilengkapi dukungan perangkat lunak yang mencegah serangan malware atau virus. Banyak produsen juga menawarkan opsi keamanan secara langganan untuk perusahaan besar dan kecil. 5. Aplikasi Pre-Instal di Sistem Operasi Laptop bisnis memiliki perangkat lunak penting yang sudah diinstal sebelumnya. Tujuannya agar tidak menyulitkan perusahaan saat melakukan pengadaan dalam jumlah besar. Kebanyakan perusahaan menghindari personel IT untuk mengevaluasi perangkat lunak berlebihan yang tak penting. Mereka tidak ingin meluangkan waktunya untuk menyediakan dukungan teknis untuk aplikasi yang tidak penting. Laptop konsumen banyak diinstal aplikasi yang tidak penting. Seringkali pada akhirnya aplikasi tersebut dihapus. Aplikasi pre-instal yang tidak penting membuat kapasitas penyimpanan penuh dan membebeni sistem. Karena laptop bisnis butuh performa maksimal, perusahaan tidak ingin ada aplikasi yang menggangu produktivitas diinstal ke dalam laptop yang dibeli secara massal. 6. Harga Laptop Harga laptop bisnis lebih mahal dibanding laptop konsumen. Alasannya karena laptop bisnis butuh masa pakai baterai lebih lama, kecepatan komputasi dan transfer data tinggi, dan dukungan keamanan tinggi. Harga yang Anda bayar tergantung pada fitur dan model laptop yang dipilih. Jika anda butuh laptop dengan bandwidth lebih tinggi harganya bisa lebih mahal lagi. Namun, kata “mahal” sangat bergantung dengan kebutuhan Anda. Ada laptop konsumen yang lebih mahal daripada laptop bisnis misalnya laptop gaming. Performanya bisa lebih tinggi dibanding laptop bisnis namun fungsinya tidak akan cocok untuk bisnis. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/laptop-bisnis-vs-konsumen/ Kenali perbedaan laptop bisnis dan konsumen beserta kelebihannya, Jika membutuhkan laptop, langsung pesan di Ageecomputer, tersedia berbagai pilihan dengan kualitas terjamin!

Apa Perbedaan Smart TV dan Android TV?

26-09-2025 Teknologi

Salah satu hal yang sering membuat bingung ketika ingin membeli TV saat ini adalah membedakan Smart TV dan Android TV. Apakah keduanya sama? Jika berbeda, apa saja perbedaan Smart TV dan Android TV? Oleh karena itu, kami membuat artikel ini untuk membantu Anda memahami perbedaan di antara keduanya. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi, kini hampir semua TV yang dijual di pasaran, termasuk di Bhinneka.com, berjenis Smart TV atau TV pintar. Secara umum, pengertian Smart TV adalah TV yang dibekali sistem operasi sehingga bisa melakukan pekerjaan komputasi layaknya PC atau smartphone. Smart TV dapat terhubung ke internet melalui WiFi atau LAN serta bisa diinstal berbagai aplikasi hiburan. Smart TV kini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari: 32 inch, 40 inch, 43 inch, 50 inch, hingga 90 inch. Pilihan resolusi layar juga bermacam-macam, mulai dari yang standar HD Ready, Full HD, 4K UHD, hingga 8K. Beragam jenis Smart TV dijual oleh merk ternama dunia, seperti: Samsung, LG, Sharp, Sony, dan Toshiba. Beberapa di antara mereka ada yang menjual Smart TV, ada pula yang menjual Android TV atau Google TV. Supaya tidak salah beli, kami akan bantu jelaskan apa saja perbedaan antara Smart TV dan Android TV. Kami juga sertakan kelebihan dan kekurangan untuk membantu Anda memilih mana jenis TV yang tepat sesuai kebutuhan. Apa itu Smart TV? TV pintar atau Smart TV adalah TV yang memiliki sistem operasi sehingga bisa diinstal aplikasi, menjalankan fitur atau layanan tertentu, dan mencari informasi di internet. Supaya bisa berfungsi optimal, TV ini perlu dihubungkan ke jaringan internet melalui WiFi atau LAN. Setelah terhubung, Anda bisa instal aplikasi layanan streaming atau layanan content on demand dan menyaksikan video atau film yang tidak bisa ditonton di TV biasa. Smart TV juga bisa diinstal berbagai aplikasi lainnya, seperti: game, browser, pemutar musik, media sosial, hingga layanan untuk memantau perangkat IoT (Internet of Things). Semua aplikasi tersebut tersedia di toko aplikasi seperti halnya Google Play Store pada smartphone Android. Smart TV menggunakan sistem operasi yang dibuat sendiri oleh pabrikannya. Misalnya, Samsung menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Aplikasi yang bisa diunduh di masing-masing OS sudah melalui proses verifikasi keamanan dan kompatibilitas. Tujuannya untuk keamanan akun dan supaya aplikasi dapat berjalan lancar dengan sistem operasi TV. Apa itu Android TV? Android TV adalah TV yang memiliki sistem operasi dan bisa dipasang aplikasi hiburan, games, dan produktivitas. Bedanya dengan Smart TV, sistem operasi yang digunakan adalah Android TV dari Google. Sistem operasi ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 dan kini sudah mencapai versi Android TV 13. TV dengan OS Android diproduksi oleh semua pabrikan TV yang tidak memiliki sistem operasi sendiri, contohnya: Changhong, Sony, Sharp, TCL, dan Xiaomi. TV dengan OS Android TV memiliki Google Play Store sebagai tempat untuk mencari dan instal aplikasi. Pilihan aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV. Untuk hiburan ada aplikasi Netlfix, YouTube, Prime Video, Spotify, Disney+, Apple TV, Hulu, dan lainnya. Untuk aplikasi game, Anda bisa mainkan: Hungry Shark Evolution, Asphalt 8 Airbone, Minecraft, Deer Hunter, dan Grand Theft Auto. Untuk kemudahan penggunaan, Android TV menyediakan fitur Google Assistant yang bisa mencari konten atau informasi di internet melalui perintah suara. Anda juga bisa memantau perangkat IoT yang kompatibel dengan Google Home, seperti: lampu, kamera CCTV, kunci rumah, dan thermostat. Perbedaan Smart TV dan Android TV Berikut ini beberapa perbedaan yang bisa Anda temukan dari Smart TV dan Android TV: 1. Sistem Operasi yang Digunakan Smart TV umumnya menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Misalnya: Smart TV Samsung menggunakan Tizen, LG menggunakan WebOS, dan beberapa TV Toshiba menggunakan Vidaa OS. Sedangkan, Android TV menggunakan sistem operasi Android TV dari Google. Sistem operasi Android TV digunakan oleh hampir semua merk TV yang tidak memiliki OS buatannya sendiri. 2. Harga Smart TV vs Android TV Secara umum, Android TV lebih mahal dibanding Smart TV dengan ukuran dan spesifikasi yang sama. Harganya lebih mahal karena lisensi sistem operasi Android dan integrasi ke ekosistem Google yang lebih luas. Berbeda dari Smart TV yang kompatibilitasnya terbatas hanya ke produk dari merek yang sama. Meski begitu, banyak merek yang menawarkan Android TV dengan harga lebih kompetitif, seperti: Xiaomi, Changhong, dan TCL. 3. Jumlah Aplikasi yang Tersedia Setiap sistem operasi TV memiliki toko aplikasi (semacam Google Play Store atau App Store) untuk mencari dan instal aplikasi. Perbedaan Smart TV dan Android TV yang cukup mencolok ada di jumlah aplikasi yang disediakan. Smart TV melakukan verifikasi ketat sehingga tidak sembarang aplikasi bisa diinstal di TV milik mereka. Sebaliknya, Anda bisa temukan lebih banyak aplikasi di Android TV, mulai dari yang populer hingga yang biasa. 4. Integrasi dengan Perangkat Lain Smart TV dan Android TV dirancang untuk dapat berintegrasi dengan perangkat lain seperti smartphone dan perangkat IoT. Namun bedanya ada pada merek perangkat yang bisa diintegrasikan. Smart TV umumnya hanya bisa terintegrasi ke perangkat dengan merk yang sama. Misalnya, untuk kontrol TV Samsung lebih optimal dengan smartphone Samsung yang sudah mendukung SmartThings. Begitu juga dengan perangkat lain seperti kulkas dan vacuum cleaner robot. Android TV menawarkan integrasi yang lebih universal ke banyak merek perangkat. Ini karena sistem Android memang sejatinya dirancang terbuka untuk banyak merek dan jenis perangkat. Google Cast bisa dilakukan dengan mudah dari semua merek smartphone. Anda juga bisa kelola lebih banyak perangkat IoT selama kompatibel dengan Google Home. Anda bisa gunakan perintah suara melalui remote TV untuk mengontrol semua perangkat IoT di rumah. 5. Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Smart TV memiliki antarmuka yang lebih menarik dibanding Android TV. Tampilan UI dikustomisasi sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing merek. Tampilan difokuskan untuk memudahkan konsumen mencari aplikasi streaming populer dan menu yang dibutuhkan. Developer sistem operasi juga rutin memberikan update perbaikan untuk menjaga performa UI agar tetap ringan. Berbeda dengan Android TV yang memiliki antarmuka sama di semua merek TV. Ini membuat tidak ada kesan spesial dari masing-masing merek TV yang dibeli. Nyaris tidak ada yang membedakan pengalaman antara satu merek Android TV dari merek lainnya. Meski terlihat membosankan, namun UI Android TV masih cukup mudah dipahami, sekalipun oleh pengguna pemula. Kelebihan dan Kekurangan Berikut ini kami rangkum kelebihan dan kekurangan dari Smart TV dan Android TV. Kelebihan dan Kekurangan Smart TV Kelebihan Smart TV dengan OS buatan sendiri adalah keamanan akun konsumen lebih terjamin. Kompatibilitas juga sudah dicek dengan semua seri TV untuk meminimalisir bug. Pengoperasian TV juga lebih mudah karena beberapa aplikasi penting, seperti Casting Mirroring, perintah suara, dan manajemen perangkat IoT sudah diinstal terlebih dulu. Kekurangan Smart TV dibanding Android TV adalah jumlah aplikasinya lebih sedikit. Ini disebabkan karena tidak sembarang aplikasi bisa masuk ke dalam toko aplikasi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa aplikasi populer, seperti: YouTube, Netflix, Prime Video, Apple TV pasti sudah tersedia. Kelebihan dan Kekurangan Android TV Kelebihan Android TV adalah punya koleksi aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV biasa. Anda bisa hubungkan akun Google di smartphone Android ke TV untuk memudahkan sinkronisasi data histori film yang pernah ditonton. Smartphone Anda juga bisa digunakan untuk menggantikan remote untuk kontrol volume, pindah channel, matikan TV dan lainnya. Kekurangan Android TV adalah kadang memiliki kapasitas penyimpanan kecil sehingga tidak bisa instal banyak aplikasi. Kompatibilitas aplikasi juga tidak disesuaikan untuk masing-masing TV. Terkadang Anda bisa menemukan bug pada aplikasi yang hanya terjadi di seri atau merk TV tertentu saja. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli TV Sebelum memutuskan untuk membeli Smart TV atau Android TV, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan. Beberapa faktor berikut ini bersifat universal dan menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan terlepas dari apapun merek tv yang Anda beli, baik itu TV Samsung, LG, Sony, Toshiba dan lainnya. Ukuran Layar TV Ukuran TV merupakan yang paling umum dan faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Seberapa besar TV yang Anda mau beli? Tentunya ini perlu disesuaikan dengan tempat di mana Anda akan menaruh TV tersebut. Untuk ruang tamu, Anda dapat memilih TV ukuran mulai dari 43 inch, 50 inch, 55 inch. Sedangkan untuk kamar, Anda dapat memilih TV dengan ukuran antara 32 inch hingga 43 inch. Tentunya ukuran yang berbeda berarti dimensi ukuran yang berbeda pula untuk TV tersebut. Perhatikan ukuran atau luas area meja TV tempat Anda akan menaruh TV tersebut. Resolusi Layar Pilihan selanjutnya adalah resolusi. Resolusi menentukan seberapa tajam dan detil kualitas dari tampilan TV tersebut. Umumnya pilihannya adalah Full HD, 4K Ultra HD hingga 8K. Khusus ukuran layar 32 inch pilihan resolusi hanya sampai HD saja. Yang perlu diingat adalah resolusi yang sama belum tentu berarti kualitas yang sama pada ukuran TV yang berbeda. Misalnya saja resolusi Full HD akan terlihat detil dan tajam pada TV 40 inch atau 43 inch, namun tidak terlalu detil pada ukuran TV 55 inch atau 65 inch. Teknologi TV Teknologi tampilan TV lebih merujuk kepada jenis TV tersebut apakah TV LCD, LED, atau OLED. Umumnya ini lebih ke arah teknologi yang digunakan pada layar TV untuk menampilkan gambar dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya TV OLED yang lebih mahal dari TV LCD dan LED, cenderung memiliki kontras yang lebih baik. Teknologi tampilan TV baik LCD, LED atau OLED umumnya ditunjang dengan teknologi atau fitur kualitas gambar pada masing-masing TV. Umumnya perbedaan detil antara masing-masing jenis TV tidak terlalu ketara atau sulit dibedakan. Software atau Sistem Operasi Google dan Android sudah berpengalaman dalam urusan sistem operasi. Anda bisa mendapatkan update versi dan keamanan lebih lama jika memilih Android TV. Sedangkan, Smart TV bergantung pada kemampuan developer dari pabrikan untuk rutin melakukan pembaruan. Jika suatu saat merek memutuskan menyetop dukungan untuk OS yang dibesutnya, besar kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan update atau perbaikan bug lagi. Kesimpulan Perbedaan Smart TV dan Android TV yang paling utama ada pada sistem operasinya. Smart TV menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Contohnya Samsung Smart TV yang menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Sedangkan, sistem Android TV digunakan oleh hampir semua TV yang tidak memiliki atau mampu untuk mengembangkan sistem operasinya sendiri. Aplikasi yang tersedia di Smart TV lebih sedikit dibanding Android TV karena harus melalui proses verifikasi lebih dulu. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan akun dan kompatibilitas dengan semua merek TV yang dijual. Android TV sedikit ‘lebih bebas’ dengan aplikasi untuk TV. Ini membuat lebih banyak aplikasi bisa Anda pasang mulai dari yang paling populer hingga yang biasa-biasa saja. Dari segi pengalaman pengguna, Smart TV lebih nyaman untuk konsumen karena performanya lebih stabil dan ringan. Mereka dapat mengakses menu dan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan cepat. Berbeda dari Android TV yang terkadang ditemukan bug pada beberapa merek dan tipe TV tertentu. Untuk Anda yang sedang mencari Smart TV atau Android TV, kami sarankan untuk tidak hanya fokus ke sistem operasinya saja. Ada hal yang lebih penting seperti ukuran dan resolusi layar yang langsung berdampak pada kenyamanan Anda saat menonton. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-antara-smart-tv-dan-android-tv/ Untuk kamu yang sedang mencari berbagai pilihan Smart TV maupun Android TV dengan kualitas terbaik, langsung saja ke ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi hiburan di rumahmu!

Berita Lain

Semua

Perbedaan HDMI Splitter dan Switch yang Perlu Anda Ketahui

Memahami perbedaan HDMI splitter dan switcher sangat penting untuk memastikan penggunaan keduanya dapat berjalan secara optimal. Meskipun tampilan fisik keduanya terlihat mirip, fungsi dan sistem kerja masing-masing perangkat sangat berbeda. Banyak pengguna yang sering merasa bingung dalam membedakan kedua perangkat ini. Tak jarang, orang salah dalam menentukan perangkat mana yang sebenarnya mereka butuhkan untuk keperluan yang telah mereka siapkan. Perbedaan HDMI Splitter dan Switch Lengkap dengan Pembahasannya Dalam dunia hiburan digital yang semakin berkembang, HDMI (High-Definition Multimedia Interface) telah menjadi standar utama untuk mentransfer audio dan video berkualitas tinggi antara berbagai perangkat.  Namun, dengan semakin banyaknya perangkat yang tersedia, Anda mungkin perlu mempertimbangkan perangkat tambahan seperti HDMI splitter dan switcher untuk mengoptimalkan penggunaan sistem hiburan Anda. Lantas, apa itu HDMI splitter dan switcher, serta perbedaan dan penggunaannya. Apa itu HDMI Splitter? Perbedaan HDMI splitter dan switcher tampak dari pengertiannya. HDMI splitter adalah perangkat yang berfungsi untuk mengambil sinyal HDMI dari satu sumber dan membaginya menjadi beberapa saluran terpisah.  Misalnya, jika Anda ingin menonton video yang sama pada beberapa layar TV atau monitor secara bersamaan dari satu perangkat sumber, HDMI splitter menjadi solusi ideal. Perangkat ini memungkinkan Anda menggandakan sinyal HDMI tanpa kehilangan kualitas. Sehingga semua layar dapat menampilkan gambar dan suara yang sama secara bersamaan.  Ini sangat berguna dalam pengaturan seperti presentasi di ruang konferensi, acara publik, atau saat menonton film dengan teman di beberapa layar. Penggunaan HDMI splitter memungkinkan Anda untuk menghemat biaya dan ruang dengan menggunakan satu sumber media.  Anda tidak perlu membeli perangkat tambahan untuk setiap layar, cukup dengan satu splitter yang dapat mendistribusikan sinyal ke beberapa layar sekaligus. Apa itu HDMI Switcher? Sementara itu, HDMI switcher adalah perangkat yang memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ini sangat berguna jika Anda memiliki banyak perangkat HDMI, seperti konsol game, pemutar Blu-ray, atau perangkat streaming, namun TV Anda hanya memiliki beberapa port HDMI.  Dengan menggunakan switcher, Anda dapat dengan mudah beralih antara berbagai perangkat tanpa harus mencabut dan menyambungkan kabel HDMI secara manual setiap kali ingin mengganti perangkat. HDMI switcher hadir dalam berbagai model, dari yang sederhana dengan beberapa port hingga yang lebih kompleks dengan fitur tambahan seperti remote control. Dengan demikian, Anda dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan efisien. Perbedaan dan Penggunaan Berikut ini adalah ringkasan dari perbedaan HDMI splitter dan switcher: HDMI Splitter: Fungsi: Membagi satu sinyal HDMI menjadi beberapa saluran terpisah. Ideal untuk: Pengaturan dengan beberapa layar atau monitor yang ingin menampilkan konten yang sama. Contoh penggunaan: Menonton pertandingan olahraga di beberapa layar dalam acara nonton bareng, atau presentasi yang ditampilkan di beberapa layar dalam seminar. HDMI Switcher: Fungsi: Menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ideal untuk: Pengguna dengan banyak perangkat HDMI yang ingin terhubung ke satu layar. Contoh penggunaan: Beralih antara konsol game, pemutar Blu-ray, dan perangkat streaming tanpa perlu mengganti kabel setiap kali. HDMI splitter dan switcher adalah perangkat tambahan yang sangat berguna dalam dunia hiburan digital. Keduanya memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat HDMI dengan cara yang berbeda.  Dengan memahami perbedaan dan penggunaannya, Anda dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Memilih antara splitter dan switcher akan membantu meningkatkan pengalaman menonton Anda, baik itu untuk hiburan pribadi di rumah atau presentasi profesional. 

10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC

Berapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!  

Bahaya Jarang Melakukan Perawatan AC Secara Rutin

Perawatan unit Air Conditioning di kantor yang meliputi cuci AC dan service rutin AC kantor perlu dilakukan secara berkala agar unit AC dapat bekerja secara optimal. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan jika kita jarang melakukan cuci AC dan service berkala adalah AC yang terasa tidak dingin. AC yang tidak dingin dan hanya mengeluarkan hawa panas saja sering dikeluhkan oleh karyawan yang bekerja. Suasana dan kondisi ruang kantor yang panas membuat karyawan terasa tidak nyaman dan berdampak pada pekerjaan menjadi kurang produktif. Namun perlu diketahui, dampak dari jarang melakukan cuci AC berkala maupun service rutin tidak hanya menyebabkan AC tidak dingin saja loh. Pada artikel ini kita akan membahas akibat dari jarang cuci dan service rutin AC kantor. Jenis AC yang Sering Digunakan di Kantor Untuk penggunaan di kantor ada dua jenis tipe AC yang umum digunakan. Biasanya kantor baik ukuran kecil maupun perusahaan besar akan menggunakan AC jenis split ataupun cassette. Apa saja perbedaan dari AC Split ataupun AC Cassette? AC Split adalah salah satu jenis AC yang sering ditemukan dan banyak digunakan di rumah maupun ruko atau perkantoran ukuran kecil. Sesuai dengan namanya, AC Split terdiri dari 2 komponen utama yang terpisah, yaitu: Unit pendingin yang dipasang di dalam ruangan Unit berbentuk kipas untuk pembuang panas yang berada di luar ruangan Sedangkan AC Cassette adalah serupa dengan AC Split karena terdapat 2 unit, bedanya adalah AC Cassette terpasang pada bagian plafon ruangan. Berbeda dengan AC Split yang terpasang pada dinding ruangan. AC jenis ini cocok untuk ruangan kerja atau ruangan meeting yang besar karena pendinginan akan lebih optimal dibanding dengan memasang beberapa AC tipe Split. Apa Saja Akibat Tidak Melakukan Perawatan AC Secara Rutin? Terlepas dari jenis AC yang digunakan, baik itu AC Split ataupun AC Cassette, perlu dilakukan perawatan secara berkala. AC yang tidak dirawat secara rutin dapat menimbulkan berbagai masalah seperti: Debu dan Kotoran Menumpuk AC yang jarang dicuci dapat menyebabkan debu dan kotoran menumpuk pada bagian dalam dari unit AC, baik itu unit indoor maupun outdoor. Debu yang menumpuk pada bagian filter dari unit indoor misalnya, dapat menyebabkan AC tidak dapat bekerja secara optimal. Selain itu filter AC yang kotor dan penuh debu dapat menjadi sarang penyakit. AC Terasa Panas Debu dan kotoran yang menumpuk pada AC membuat AC tidak dapat bekerja untuk mendinginkan ruangan secara optimal. Akibatnya meskipun AC dinyalakan sudah lama atau diatur pada suhu rendah, ruangan tidak terasa dingin sama sekali. Tagihan Listrik Menjadi Lebih Mahal Filter yang kotor membuat AC tidak maksimal dalam mendinginkan ruangan. Hal ini berdampak langsung pada biaya penggunaan AC atau tagihan listrik juga menjadi lebih mahal karena AC bekerja 2x lipat lebih berat untuk mendinginkan ruangan. AC Menjadi Cepat Rusak AC yang jarang diservice dan dilakukan perawatan berkala berisiko memiliki usia pakai yang lebih pendek dan rentan rusak. Akibatnya AC tidak jarang menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar untuk perbaikan dan penggantian AC dibandingkan dengan biaya perawatan atau service berkala. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/bahaya-jarang-melakukan-perawatan-ac-secara-rutin/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Apa itu Chipset ? Serta Fungsinya di Hp Android dan iOS

Apa itu chipset ? Apa bedanya chipset dengan prosesor atau SoC ? Apa fungsi chipset pada hp Android dan iPhone ? Istilah chipset mungkin sering Anda dengar atau baca saat membaca artikel tentang smartphone. Chipset adalah salah satu komponen penting pada smartphone dan tablet. Apa itu Chipset ? Pengertian chipset adalah “otak” smartphone yang terdiri dari berbagai komponen seperti: Pemroses data (CPU), pemroses grafik (GPU), pemrosesan kamera (ISP), DSP, Location GPS/GLONASS, Modem, dan lainnya. Jadi dalam satu chip terdapat banyak komponen yang penting untuk smartphone dan tablet Android atau iPhone. Karena memiliki banyak komponen penting, chipset bisa disebut sebagai “otak” dari smartphone atau tablet. Jadi semua fitur yang ada di smartphone diatur dan didukung oleh chipset. Chipset juga menyediakan dukungan pada resolusi layar. Chipset yang hanya mendukung layar Full HD tidak bisa dipasang di smartphone dengan resolusi layar 2K QHD, 4K UHD, atau di atasnya. Chipset juga biasa disebut SoC atau System on Chip. Chipset atau SoC adalah versi mini dari motherboard PC dan seluruh isinya. Alasan dibuatnya chipset adalah supaya bisa menghemat tempat sehingga smartphone dan tablet bisa bekerja layaknya PC atau laptop dengan ukuran lebih kecil. Selain itu, ukuran chipset yang lebih kecil namun multifungsi membuat konsumsi baterai lebih efisien. Fungsi Chipset di Hp Android dan iOS Chipset adalah salah satu komponen paling penting di smartphone. Di dalam chipset terdapat CPU, GPU, modem, ISP, NSP, DSP, Memory, dan lainnya. Di dalam satu paket chipset terdapat controller untuk video, audio, dan diplay layar, dukungan memori RAM yang digunakan, dan modem supaya hp bisa akses internet. Chipset keluaran terbaru kini juga sudah dilengkapi dengan fitur pengisian cepat dan komponen AI. Fungsi chipset pada hp Android dan iPhone adalah untuk mengatur berbagai tugas komputasi dan menghubungkan berbagai hardware di dalam hp. Chipset memiliki peran penting untuk menghubungkan CPU, GPU, memori, GPS, dan lainnya. Komponen-komponen di dalam chipset berfungsi mengatur pemrosesan data, grafis, kamera, modem, dan semua yang dibutuhkan smartphone. Fungsi Setiap Komponen di Dalam Chipset Chipset adalah serangkaian integrated circuit (IC) yang bertugas mengatur arus data antara CPU, GPU, memori, GPS, ISP, dan lainnya. Berbeda dengan chipset generasi awal, chipset keluaran terbaru saat ini sudah semakin “padat.” Tapi ada beberapa komponen penting yang wajib ada di dalam chipset. Setiap komponen punya fungsinya masing-masing. 1. CPU (Central Processing Unit) Central Processing Unit bisa dibilang otak utama dari chipset. CPU bertugas mengatur semua komponen yang ada di dalam smartphone. Jenis CPU yang paling banyak digunakan adalah berbasis ARM. ARM adalah perusahaan yang merancang arsitektur prosesor seperti Intel dan AMD. Namun, bedanya ARM tidak menjual CPU sendiri melainkan diproduksi oleh banyak vendor, seperti: Qualcomm, Mediatek, Samsung, Huawei, dan lainnya. CPU berfungsi untuk menerima, mengolah, dan mengatur semua pekerjaan. Saat kamera diaktifkan, CPU memberi tugas ke ISP untuk mengubah sinyal dari kamera menjadi gambar ke layar. Saat main game, data yang diolah CPU akan dibantu GPU sehingga tampilan grafis game bisa disajikan apik pada layar hp. Sama seperti prosesor PC atau laptop, CPU pada chipset juga terdiri dari banyak core (umumnya 8 core). Kecepatan clock disebut dalam satuan Hz. Kecepatan clock maksimal chipset saat ini hanya sampai 3.2 GHz. Walau masih lebih kecil dari prosesor PC, namun performanya hampir setara. Hanya saja, chipset dirancang untuk perangkat dengan baterai kecil sehingga konsumsi baterainya tidak boleh boros 2. GPU (Graphics Processing Unit) Sama seperti VGA atau Integrated Graphics pada prosesor, GPU pada chipset berfungsi memproses tampilan visual dari aplikasi ke layar smartphone. Semakin tinggi performa GPU, maka semakin halus kualitas grafis dan resolusi yang bisa ditampilkan di layar. GPU yang bagus juga bisa menjaga FPS (Frame per Second) game tetap stabil dan tidak patah-patah. Tidak seperti PC atau laptop, GPU pada chipset tidak bisa diupgrade atau ditambah dengan GPU eksternal. Jadi, kalau Anda ingin punya performa gaming yang lebih baik harus beli chipset yang lebih canggih atau mahal. Chipset kelas atas, misalnya Snapdragon 8 Series atau Mediatek Dimensity punya performa yang lebih baik untuk main game berat. 3. Modem, Bluetooth, WiFi Yang membedakan prosesor PC dan chipset adalah memiliki modem atau komponen untuk konektivitas. Modem di chipset memungkinkan hp Anda terhubung ke jaringan seluler (3G, 4G LTE, atau 5G). Chipset juga menyediakan dukungan Bluetooth supaya bisa bertukar data atau terhubung ke aksesoris gadget secara nirkabel. Chipset punya dukungan konektivitas WiFi supaya smartphone bisa terhubung ke jaringan WiFi. 4. DSP (Digital Signal Processor) DSP atau Digital Signal Processor pada chipset adalah komponen yang mengubah sinyal analog menjadi digital. Smartphone kita punya banyak sensor, misalnya sensor cahaya, sensor jarak, sensor suhu, gyroscope, dan lainnya. Semua informasi yang ditangkap sensor kemudian diolah oleh DSP pada chipset. Data dari sensor yang sudah diolah kemudian ditampilkan pada layar dan dieksekusi oleh aplikasi yang membutuhkan. 5. ISP (Image Signal Processor) ISP di dalam chipset adalah komponen yang bertugas menangkap dan mengolah sinyal gambar yang ditangkap oleh kamera. ISP menentukan bagus tidaknya kualitas foto atau video yang ditangkap kamera. Meskipun ISP termasuk komponen bawaan, namun produsen smartphone masih bisa memodifikasi ISP, contohnya Google dengan Pixel Visual Core dan chip AI agar foto lebih tajam dan terang. 6. Location (GPS atau GLONASS) Fitur Location sangat penting untuk smartphone. Oleh karena itu, chipset sudah dibekali komponen location untuk mencari dan menentukan lokasi Anda di aplikasi peta digital. Metode pemosisian yang paling umum digunakan adalah GPS dan GLONASS. GPS punya satelit lebih banyak sehingga lebih akurat. Sedangkan GLONASS punya sinyal lebih kuat dan orbit lebih tinggi namun kurang akurat. Chipset keluaran baru biasanya menggabungkan dua metode ini. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/chipset-adalah/ Mencari perlengkapan IT atau sparepart berkualitas? Langsung order ke ageecomputer, pilihan lengkap, harga bersahabat, dan terpercaya!

Cara Scan di Printer: Sederhana dan Mudah Dilakukan

Cara Scan di Printer untuk merubah dokumen menjadi softcopy sebenarnnya tidak rumit. Memindai atau Scan dokumen merupakan langkah efesien untuk menjadikan salinan dokumen yang bisa dibagi secara digital. Sebagian besar printer modern juga menyertakan fitur scan terintergrasi, sehingga Anda tidak perlu menggunakan perangkat lain untuk menscan. Kebutuhan scanning dokumen di era digital ini kian meningkat maka dari itu sangat dianjurkan untuk mengetahui cara scan dokumen lewat printer. Dalam artikel kali telah dijabarkan beberapa cara scan di printer yang bisa digunakan bila hendak mendapatkan dokumen dalam bentuk softcopy. Sebelum melakukan scan, pastikan perangkat laptop atau computer anda sudah tersambung. Jangan lupa juga untuk memastikan printer dalam keadaan hidup. Cara Scan Dari Printer ke Windows Ada dua program yang dapat Anda gunakan untuk scan dari printer atau pemindai di Windows. Pilih satu sesuai dengan preferensi Anda.Jika anda salah satu pengguna windows, windows telah menyediakan sebuah fitur untuk melakukan scan di system. Fitur ini dinamakan Scan Melalui Faks dan Scan Windows. Windows memberikan aplikasi bawaan untuk scan dokumen, yaitu Windows Fax dan Scan. Untuk scan dari printer menggunakan program ini berikut langkah nya. Pertama tekan start atau gambar logo windows di keyboard. Kemudian ketikan “wfs”. Akan muncul sebuah fitur dengan windows fax and scan. Pilih opsi ini (catatan di windows 7 anda bisa mencari di control panel atau menggunakan program run lalu ketik “wfs”, untuk windows 8 langkah nya sama ) Klik  Scan Baru . Jika pencetak yang benar tidak muncul di bawah Pemindai, klik  Ubah . Bila printer yang digunakan tidak muncul maka ubah dengan pilih change. Pilih printer yang digunakan dan klik  Ok . Setinggi pereferensi anda sesuai kebutuhan. Kemudian preview untuk pertinjawan, klik scan untu memulai proses scanning. Tunggu beberapa saat maka dokumen anda suda ter-scan. Cara Scan Di Printer Menggunakan Perangkat Lunak Printer Seperti yang dijelaskan di awal bila kebanyakan printer model terbaru menyediakan aplikasi khusus untuk memudahkan pengguna. Salah satu aplikasi yang disediakan ini dapat juga digunakan untuk melakukan scanning. Aplikasi bawaan dari printer biasannya menawarkan fitur : Pengenalan Karakter Optik (OCR) dari gambar yang di-scan / dipindai. Kirim pindaian ke Email. Pindai ke file lain seperti TIFF, PDF, XPS, dll. Pindai atau gabungkan beberapa gambar menjadi satu file. Cara Scan Di Printer Menggunakan Aplikasi Bawaan Printer Epson Untuk melakukan scanning dokumen menggunakan aplikasi bawaan printer disini akan dicontohkan scanning dengan aplikasi bawaan milik Epson. Epson menjadi salah satu printer yang paling sering digunakan proses scanning juga sangat mudah. Pertama yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan dokumen yang anda ingin scan. Kemudian letakan dokumen tersebut di wadah scanning di printer. Contoh scanning Epson L3210 terdapat di bagian atas di bawah penutup. Kemudian pastikan printer Epson terhubung dengan laptop atau computer anda. Selanjutnnya install aplikasi bawaan Epson dengan nama “Epson scan”. Aplikasi ini dibuat Epson untuk memudahkan penggunannya menggunakan  scanning. Dalam aplikasi Epson scan anda akan mendapatkan 4 pilihan mode diantaraya: Mode otomatis penuh, Mode home, Mode office, Mode professional. Apabila dokumen yang hendak anda jadikan softcopy ini berupa sebuah foto, dianjurkan untuk menggunakan mode professional agar gambar yang dihasilkan lebih optimal dengan warna yang cerah. Biasannya warna dokumen dan warna pada layar aplikasi ( pada saat preview berbeda ) lakukan penyesuaian terlebih dahulu. Bila anda sudah sesuai dengan preview yang ditampilkan tekan scan untuk melanjutkan pros scanning Setelah proses scanning berjalan dengan baik atau selesai, anda dapat menemukan dokumen hasil scanning itu di folder yang telah ditetapkan sebelumnya. Biasannya hasil scanning anda akan ditemukan di folder picture pada computer. Hasil scanning juga bisa berupa satuan foto yang berbentuk pdf, ataupun JPEG. Bila menggunakan aplikasi bawaan printer, anda juga bisa memasang sebuah password pada saat melakukan penyesuaian scanning. Hal ini biasannya dilakukan untuk dokumen dokumen yang memiliki tingkat rahasia yang tinggi. Sehingga dokumen tetap terjaga dan aman dari hal hal yang tidak di inginkan. Demikian pembahasan tentang Cara Scan di Printer.    Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/cara-scan-di-printer/ Bagi anda yang berminat membeli printer Epson, silakan kunjungi AgeeComputer  

Card image cap
Card image cap

Barang Unggulan

Aplikasi Web/Apk

Semua

Kursi Kantor

Semua

Projector Standard

Semua

Almari Arsip

Semua

Printer Multifungsi

Semua

Galeri

2026-Apr-06
2024-Jan-17

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.

Galeri Lain

Semua

Card image cap

Testimoni

-

@asdasdasdad

-

@asdasdas

-asdasdasdasdasd

@1aasdasd

sasf vdsfasf asf

@JNE

Klien Corporate

Produk

Home Products Contact