Selamat datang di CV AGEE Fitama

kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda

Daftar Barang

Card image cap

Daftar Berita

Manfaat Cooler Pad Bantu Mencegah Terjadinya Overheat Pada Laptop

27-09-2025 Teknologi

Belum banyak orang yang mengetahui betapa pentingnya manfaat cooler pad untuk perangkat keras yang mereka gunakan selama sehari-hari. Mereka menganggap bahwa alat ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja perangkat. Padahal, alat pendingin ini dapat membantu untuk mengatasi sejumlah permasalahan pada laptop. Secara umum, alat ini berfungsi untuk meredakan panas pada laptop. Namun ternyata masih banyak manfaat yang bisa pengguna dapatkan dari alat ini. Manfaat Cooler Pad Selain untuk Mencegah Overheat Laptop Cooler pad atau cooling pad merupakan jenis alat yang umumnya digunakan pada perangkat teknologi seperti laptop. Tujuan pemakaiannya adalah untuk mengurangi suhu panas dari laptop yang keluar karena kegiatan komputasi pengguna. Adapun beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan alat tambahan ini selama menggunakan laptop adalah sebagai berikut: Mencegah Laptop Cepat Panas atau Overheat, Bahkan Mati Mendadak Overheat atau terlalu panas seringkali menjadi masalah umum para pengguna laptop. Untuk mengatasinya, pengguna memerlukan alat yang bernama cooling pad. Sesuai dengan namanya, alat ini berguna untuk mendinginkan perangkat keras dan mencegah terjadinya overheat. Anda tentu merasa terganggu dengan panas berlebih dari laptop selama Anda mengoperasikannya. Selain mengganggu pekerjaan, laptop yang terlalu panas juga dapat merusak komponen di dalamnya. Bahkan, bisa mati mendadak saking panasnya. Mengoptimalkan Kinerja Laptop Manfaat cooler pad lainnya adalah untuk mengoptimalkan kinerja laptop. Komponen laptop yang tetap dingin tentu memungkinkan Anda untuk bisa menggunakannya dengan lancar dan optimal. Anda bisa mendapatkan cooling pad ini melalui layanan toko komputer atau grosir komputer dengan harga yang bervariasi. Cooling pad membantu kinerja laptop Anda tetap prima dan lancar seiring dengan berjalannya waktu. Pemakaian Laptop Jadi Semakin Nyaman Jika Anda termasuk orang yang suka memangku laptop saat mengoperasikannya, cooling pad ini akan sangat membantu. Laptop tentu akan memanas seiring dengan intensitas penggunaannya. Hal ini mungkin akan membuat beberapa pengguna merasa kurang nyaman dengannya. Oleh karena itu, penggunaan cooling pad adalah sebuah alternatif paling tepat. Pengguna akan merasa tetap nyaman karena suhu laptop yang terjaga selama di pangkuannya. Sebagai Tatakan Laptop Cooling pad juga memiliki manfaat lain sebagai tatakan laptop. Beberapa produk cooling pad, dapat membuat layar berada pada posisi eye-level sehingga bisa mengurangi kram atau ketegangan pada leher. Sebab, tidak sedikit pengguna laptop yang mengeluhkan akan masalah leher atau punggung karena terlalu lama menunduk untuk menatap laptop. Hal ini tentu membuat mereka cepat lelah dan kurang nyaman. Untuk itu, penggunaan cooling pad sangat disarankan karena dapat memaksimalkan efisiensi pemakaian. Pengguna tidak akan lagi berhadapan dengan rasa pegal atau kram karena terlalu lama mengoperasikan laptop. Sebagai Aksesoris atau Pelengkap Laptop Cooling pad dapat menjadi salah satu alat pelengkap atau aksesoris untuk mempercantik tampilan laptop. Banyaknya pilihan model dan warna laptop membuat pengguna bisa dengan mudah untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan maupun preferensi. Bukan hanya itu, perangkat ini juga bisa meningkatkan kinerja laptop menjadi semakin optimal. Penggunaan model cooling pad pada laptop yang sesuai dengan keinginan membuat pengguna semakin betah selama menggunakannya. Sumber: https://swalayankomputer.com/blog/manfaat-cooler-pad Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Perbedaan HDMI Splitter dan Switch yang Perlu Anda Ketahui

27-09-2025 Teknologi

Memahami perbedaan HDMI splitter dan switcher sangat penting untuk memastikan penggunaan keduanya dapat berjalan secara optimal. Meskipun tampilan fisik keduanya terlihat mirip, fungsi dan sistem kerja masing-masing perangkat sangat berbeda. Banyak pengguna yang sering merasa bingung dalam membedakan kedua perangkat ini. Tak jarang, orang salah dalam menentukan perangkat mana yang sebenarnya mereka butuhkan untuk keperluan yang telah mereka siapkan. Perbedaan HDMI Splitter dan Switch Lengkap dengan Pembahasannya Dalam dunia hiburan digital yang semakin berkembang, HDMI (High-Definition Multimedia Interface) telah menjadi standar utama untuk mentransfer audio dan video berkualitas tinggi antara berbagai perangkat.  Namun, dengan semakin banyaknya perangkat yang tersedia, Anda mungkin perlu mempertimbangkan perangkat tambahan seperti HDMI splitter dan switcher untuk mengoptimalkan penggunaan sistem hiburan Anda. Lantas, apa itu HDMI splitter dan switcher, serta perbedaan dan penggunaannya. Apa itu HDMI Splitter? Perbedaan HDMI splitter dan switcher tampak dari pengertiannya. HDMI splitter adalah perangkat yang berfungsi untuk mengambil sinyal HDMI dari satu sumber dan membaginya menjadi beberapa saluran terpisah.  Misalnya, jika Anda ingin menonton video yang sama pada beberapa layar TV atau monitor secara bersamaan dari satu perangkat sumber, HDMI splitter menjadi solusi ideal. Perangkat ini memungkinkan Anda menggandakan sinyal HDMI tanpa kehilangan kualitas. Sehingga semua layar dapat menampilkan gambar dan suara yang sama secara bersamaan.  Ini sangat berguna dalam pengaturan seperti presentasi di ruang konferensi, acara publik, atau saat menonton film dengan teman di beberapa layar. Penggunaan HDMI splitter memungkinkan Anda untuk menghemat biaya dan ruang dengan menggunakan satu sumber media.  Anda tidak perlu membeli perangkat tambahan untuk setiap layar, cukup dengan satu splitter yang dapat mendistribusikan sinyal ke beberapa layar sekaligus. Apa itu HDMI Switcher? Sementara itu, HDMI switcher adalah perangkat yang memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ini sangat berguna jika Anda memiliki banyak perangkat HDMI, seperti konsol game, pemutar Blu-ray, atau perangkat streaming, namun TV Anda hanya memiliki beberapa port HDMI.  Dengan menggunakan switcher, Anda dapat dengan mudah beralih antara berbagai perangkat tanpa harus mencabut dan menyambungkan kabel HDMI secara manual setiap kali ingin mengganti perangkat. HDMI switcher hadir dalam berbagai model, dari yang sederhana dengan beberapa port hingga yang lebih kompleks dengan fitur tambahan seperti remote control. Dengan demikian, Anda dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan efisien. Perbedaan dan Penggunaan Berikut ini adalah ringkasan dari perbedaan HDMI splitter dan switcher: HDMI Splitter: Fungsi: Membagi satu sinyal HDMI menjadi beberapa saluran terpisah. Ideal untuk: Pengaturan dengan beberapa layar atau monitor yang ingin menampilkan konten yang sama. Contoh penggunaan: Menonton pertandingan olahraga di beberapa layar dalam acara nonton bareng, atau presentasi yang ditampilkan di beberapa layar dalam seminar. HDMI Switcher: Fungsi: Menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ideal untuk: Pengguna dengan banyak perangkat HDMI yang ingin terhubung ke satu layar. Contoh penggunaan: Beralih antara konsol game, pemutar Blu-ray, dan perangkat streaming tanpa perlu mengganti kabel setiap kali. HDMI splitter dan switcher adalah perangkat tambahan yang sangat berguna dalam dunia hiburan digital. Keduanya memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat HDMI dengan cara yang berbeda.  Dengan memahami perbedaan dan penggunaannya, Anda dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Memilih antara splitter dan switcher akan membantu meningkatkan pengalaman menonton Anda, baik itu untuk hiburan pribadi di rumah atau presentasi profesional. 

Perbedaan RAM dan VRAM pada Desktop dan Laptop

27-09-2025 Teknologi

Perbedaan RAM dan VRAM pada Desktop dan Laptop Perbedaan RAM dan VRAM pada komputer dan laptop merupakan istilah yang perlu dipahami apabila Anda hendak membeli laptop atau merakit komputer. Keduanya merupakan memori yang terdapat pada PC atau laptop. Meskipun memiliki nama yang hampir mirip, ternyata keduanya memiliki fungsi yang sedikit berbeda. Sama halnya dengan istilah RAM dan ROM, meskipun terdengar mirip, namun fungsinya berbeda. Mengetahui perbedaan antara RAM dan VRAM penting agar Anda dapat memilih laptop atau merakit komputer dengan jumlah memori dan jenis memori yang sesuai dengan kebutuhan. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Pengertian VRAM VRAM atau Video Random Access Memory adalah komponen memory yang terdapat pada graphic card atau VGA atau GPU yang memiliki fungsi mirip dengan RAM. Bedanya adalah VRAM dikhususkan untuk menyimpan data dari GPU yang berupa data – data grafis. VRAM akan bekerja dengan VGA untuk membantu mengolah dan memuat data, contonya seperti kita sedang bermain game. Besaran VRAM juga bermacam – macam dan biasanya tergantung pada tipe atau jenis GPU. Ada GPU yang memiliki VRAM  sebesar 8GB atau 16GB. Perbedaan RAM dan VRAM pada Komputer Setelah memahami pengertian dari RAM dan VRAM, Anda tentu sudah mendapat gambaran perbedaan antara RAM dan VRAM serta kegunaan dari masing – masing. Adapun secara lebih spesifik, perbedaan antara RAM dan VRAM adalah sebagai berikut: Dari Segi Fungsi RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. Sedangkan VRAM merupakan memori yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data grafis. VRAM lebih fokus menyimpan data-data tentang gambar dan berbagai visual lainnya yang ditampilkan pada layar komputer. Dari Segi Bentuk  RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Biasanya jumlah maksimal keping RAM yang dapat dipasang tergantung pada motherboard yang digunakan. VRAM memiliki bentuk kecil dan biasanya berupa kepingan berwarna hitam yang terdapat pada graphic card atau GPU. Dari Sisi Upgradeable atau Tidak  Anda dapat mengganti jumlah RAM maupun melakukan upgrade RAM yang Anda miliki pada komputer atau laptop selama memungkinkan. Misalnya saja saat ini terpasang 2×16 GB RAM pada PC Anda dan masih terdapat sisa slot sebanyak 2 buah, maka Anda dapat menambahkan dua keping RAM lagi, misalnya 2x16GB RAM, sehingga total RAM di PC adalah 4x16GB RAM. Sebaliknya jumlah VRAM tidak dapat di upgrade dan biasanya besarannya tergantung pada tipe dan jenis GPU yang Anda beli. Misalnya saja VGA jenis A memiliki VRAM sebesar 8 GB. Demikian perbedaan antara RAM dan VRAM yang perlu Anda ketahui. Jadi kini Anda tidak bingung lagi ya saat hendak membeli laptop atau merakit komputer sehingga Anda dapat menentukan jumlah RAM dan VRAM yang dibutuhkan sesuai kebutuhan.   Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-ram-dan-vram-pada-desktop-dan-laptop/ Butuh upgrade RAM atau VRAM biar laptop/PC makin ngebut? 🚀 Langsung saja datang ke AgeeComputer! Harga bersahabat dan pemasangan rapi.

Berita Lain

Semua

Butuh Pengadaan Layar Proyektor? Kenali Jenis-Jenisnya

Layar proyektor (projector screen) merupakan salah satu peralatan kantor yang sering dijumpai terutama di kegiatan formal. Alat ini berfungsi untuk menampilkan gambar dari proyektor. Pada umumnya, alat ini sering digunakan untuk presentasi di kegiatan-kegiatan resmi seperti rapat di kantor dan aktivitas belajar mengajar di sekolah maupun kampus. Namun, alat ini juga tidak jarang digunakan untuk kegiatan non formal seperti menonton bersama. Pemakaiannya yang bervariasi menghasilkan berbagai jenis layar proyektor bermunculan. Menggunakan monitor atau TV yang sangat besar untuk kegiatan presentasi tentu akan membutuhkan dana yang sangat besar. Bagi kantor atau lembaga pendidikan yang memiliki banyak ruang presentasi, alat ini merupakan salah satu solusi alternatif untuk meminimalisir pengeluaran. Jenis-Jenis Layar Proyektor 1. Layar Proyektor Manual Pull Down Layar ini merupakan jenis layar yang paling murah karena desainnya yang sangat sederhana. Sesuai namanya, layar ini harus dibuka dan ditutup secara manual dan biasanya dipasang menempel di dinding. Meski begitu, penggunaannya tidak sulit dan alat ini juga dilengkapi self controller yang mampu menahan agar layar tidak tergulung secara otomatis. 2. Layar Proyektor Tripod Jenis ini adalah projector screen yang dipasang pada tripod. Jenis ini lumayan praktis karena mudah dipindah. Dari segi ukuran, biasanya layar jenis ini lebih kecil dari pada jenis manual pull down. 3. Jenis Layar Proyektor Motorized Dari segi bentuk dan ukuran, proyektor ini mirip dengan jenis manual pull down. Kelebihannya adalah proyektor ini dilengkapi motor penggerak sehingga bisa dibuka dan ditutup menggunakan remote control. Oleh karena itu, meski sama-sama ditempatkan di dinding, pengguna bisa lebih leluasa menempatkannya lebih tinggi sehingga tidak terjangkau. 4. Layar Proyektor Portable Jenis ini merupakan projector screen yang didesain secara khusus agar mudah dibawa bepergian. Layar ini cocok bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi sering melakukan presentasi di berbagai tempat. 5. Layar Proyektor Table Dari segi ukuran, jenis ini merupakan layar proyektor dengan ukuran yang paling kecil diantara semua jenis layar proyektor. Sesuai namanya, proyektor ini memungkinkan untuk diletakkan di atas meja. 6. Layar Proyektor Fastfold Layar ini merupakan jenis layar proyektor berukuran besar yang dapat dibongkar pasang dengan mudah. Layar ini dilengkapi dengan kerangka untuk menaruhnya. 7. Jenis Layar Fixed Frame Jenis ini merupakan layar proyektor yang didesain untuk dipasang secara permanen di dinding. Biasanya sudah dilengkapi bingkai yang menutup keempat sisi layar sehingga tidak bisa digulung. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-layar-proyektor/ Butuh pengadaan layar proyektor? Langsung ke ageecomputer, tersedia berbagai ukuran dan kualitas terbaik untuk kebutuhan presentasi atau hiburan!

10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC

Berapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!  

Perbedaan Jenis GPU: Integrated, Dedicated dan VGA

Perbedaan jenis GPU, yaitu Integrated, Dedicated dan VGA masih sering menjadi topik yang ditanyakan atau dicari tahu saat seseorang hendak membeli PC atau Laptop. GPU sendiri merupakan Graphic Processing Unit atau unit pengolah grafis yang terdapat pada PC dan juga laptop. Tanpa adanya GPU, maka tidak akan muncul tampilan atau display pada layar monitor ataupun layar laptop Anda. Fungsi dari GPU ini sendiri cukup penting pada beberapa jenis laptop atau PC misalnya PC Gaming yang membutuhkan kemampuan mengolah grafis yang kuat. Adapun GPU pada perangkat komputer dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain GPU Integrated, GPU Dedicated dan VGA. Apa perbedaan di antara ketiganya? Perbedaan Jenis GPU Integrated, Dedicated dan VGA Permasalahan dalam memilih jenis GPU ini muncul pada saat Anda hendak merakit PC atau membeli laptop. Ada yang menawarkan laptop dengan jenis GPU integrated, ada pula laptop dengan jenis GPU dedicated. Pada saat merakit PC juga Anda dapat memutuskan untuk menambah VGA tambahan sebagai bentuk GPU dedicated dibandingkan menggunakan GPU Integrated. Berikut ini perbedaan ketiganya: GPU Integrated Merupakan tipe pengolah grafis (GPU) yang letak atau posisinya sudah terintegrasi, artinya sudah langsung bersatu di dalam komponen chip prosesor. Misalnya saja pada prosesor Intel Generasi ke 12, menggunakan GPU Integrated Intel UHD Graphic 80EUs. Pada laptop yang menggunakan chipset atau prosesor Intel Gen 12 dengan GPU Integrated, biasanya pada spesifikasi laptop tersebut menggunakan GPU Intel UHD Graphic 80EUs. Bagi Anda yang merakit PC pun apabila Anda tidak ingin menambah biaya untuk tambahan VGA, maka dapat menggunakan prosesor yang sudah termasuk GPU Integrated. Pengolah grafis jenis ini secara umum sering disingkat menjadi IGP (integrated graphics processing). Sementara pada perangkat laptop sering juga disebut dengan onboard GPU atau VGA terintegrasi. Pada jenis GPU ini, biasanya kurang maksimal dari segi performa karena harus berbagi kinerja dengan kerja dari CPU secara keseluruhan dan memori dari sistem pada PC atau laptop. Oleh karenanya, PC atau laptop dengan GPU jenis ini kurang cocok untuk mengolah grafis yang berat. GPU Dedicated GPU Dedicated atau GPU Discrete merupakan jenis GPU yang cukup umum ditemui pada laptop, dimana GPU ini bentuknya sudah terpisah dengan CPU. Akan tetapi, umumnya GPU Dedicated pada laptop masih menyatu atau tertanam pada motherboard. Hal ini membuat GPU Dedicated pada laptop memiliki kelebihan dan juga kekurangannya sendiri. Kelebihannya yaitu tentu saja kinerja pengolahan grafis dari laptop tersebut akan lebih maksimal karena GPU memiliki memori tersendiri dan terpisah dengan kinerja CPU. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan pekerjaan dengan pengolahan grafis yang berat ataupun untuk kebutuhan gaming. Kekurangannya adalah GPU Dedicated pada laptop tertanam pada motherboard sehingga Anda tidak bisa sembarangan mengganti atau melepaskan GPU tersebut. Anda hanya terbatas pada GPU jenis tersebut dari awal Anda membeli laptop dan tidak bisa diganti. VGA Card VGA Card atau kartu VGA merupakan jenis GPU yang merupakan perangkat tambahan dan dipasang pada bagian motherboard pada saat Anda membeli atau merakit PC dengan jenis GPU Dedicated. Jadi bisa dikatakan dengan memasang kartu VGA pada PC sama dengan memberikan kemampuan GPU Dedicated pada PC tersebut. Berbeda dengan pada laptop, pada PC Anda bebas mengganti atau melakukan upgrade pada GPU / VGA Card sepanjang tipe VGA Card tersebut cocok dengan motherboard yang Anda miliki. Anda pun dapat memilih GPU dengan jumlah VRAM yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk gaming atau pengolahan grafis dan video editing. Kekurangan dari VGA Card atau GPU Dedicated pada PC adalah harganya yang cenderung mahal, dan semakin canggih atau tinggi VRAM GPU tersebut, tentu harganya lebih mahal. Demikian perbedaan antara GPU Integrated, GPU Dedicated dan juga VGA. Apabila kebutuhan Anda hanya pekerjaan sehari – hari, Anda dapat menggunakan GPU jenis integrated untuk menghemat biaya. Akan tetapi jika kebutuhan Anda misalnya adalah gaming atau ingin agar ke depannya Anda dapat melakukan upgrade pada GPU, maka akan lebih baik bila Anda membeli PC dengan prosesor tanpa GPU Integrated dan menambahkan VGA Card tersendiri. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-jenis-gpu-integrated-dedicated-dan-vga/   Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Apa Perbedaan Smart TV dan Android TV?

Salah satu hal yang sering membuat bingung ketika ingin membeli TV saat ini adalah membedakan Smart TV dan Android TV. Apakah keduanya sama? Jika berbeda, apa saja perbedaan Smart TV dan Android TV? Oleh karena itu, kami membuat artikel ini untuk membantu Anda memahami perbedaan di antara keduanya. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi, kini hampir semua TV yang dijual di pasaran, termasuk di Bhinneka.com, berjenis Smart TV atau TV pintar. Secara umum, pengertian Smart TV adalah TV yang dibekali sistem operasi sehingga bisa melakukan pekerjaan komputasi layaknya PC atau smartphone. Smart TV dapat terhubung ke internet melalui WiFi atau LAN serta bisa diinstal berbagai aplikasi hiburan. Smart TV kini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari: 32 inch, 40 inch, 43 inch, 50 inch, hingga 90 inch. Pilihan resolusi layar juga bermacam-macam, mulai dari yang standar HD Ready, Full HD, 4K UHD, hingga 8K. Beragam jenis Smart TV dijual oleh merk ternama dunia, seperti: Samsung, LG, Sharp, Sony, dan Toshiba. Beberapa di antara mereka ada yang menjual Smart TV, ada pula yang menjual Android TV atau Google TV. Supaya tidak salah beli, kami akan bantu jelaskan apa saja perbedaan antara Smart TV dan Android TV. Kami juga sertakan kelebihan dan kekurangan untuk membantu Anda memilih mana jenis TV yang tepat sesuai kebutuhan. Apa itu Smart TV? TV pintar atau Smart TV adalah TV yang memiliki sistem operasi sehingga bisa diinstal aplikasi, menjalankan fitur atau layanan tertentu, dan mencari informasi di internet. Supaya bisa berfungsi optimal, TV ini perlu dihubungkan ke jaringan internet melalui WiFi atau LAN. Setelah terhubung, Anda bisa instal aplikasi layanan streaming atau layanan content on demand dan menyaksikan video atau film yang tidak bisa ditonton di TV biasa. Smart TV juga bisa diinstal berbagai aplikasi lainnya, seperti: game, browser, pemutar musik, media sosial, hingga layanan untuk memantau perangkat IoT (Internet of Things). Semua aplikasi tersebut tersedia di toko aplikasi seperti halnya Google Play Store pada smartphone Android. Smart TV menggunakan sistem operasi yang dibuat sendiri oleh pabrikannya. Misalnya, Samsung menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Aplikasi yang bisa diunduh di masing-masing OS sudah melalui proses verifikasi keamanan dan kompatibilitas. Tujuannya untuk keamanan akun dan supaya aplikasi dapat berjalan lancar dengan sistem operasi TV. Apa itu Android TV? Android TV adalah TV yang memiliki sistem operasi dan bisa dipasang aplikasi hiburan, games, dan produktivitas. Bedanya dengan Smart TV, sistem operasi yang digunakan adalah Android TV dari Google. Sistem operasi ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 dan kini sudah mencapai versi Android TV 13. TV dengan OS Android diproduksi oleh semua pabrikan TV yang tidak memiliki sistem operasi sendiri, contohnya: Changhong, Sony, Sharp, TCL, dan Xiaomi. TV dengan OS Android TV memiliki Google Play Store sebagai tempat untuk mencari dan instal aplikasi. Pilihan aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV. Untuk hiburan ada aplikasi Netlfix, YouTube, Prime Video, Spotify, Disney+, Apple TV, Hulu, dan lainnya. Untuk aplikasi game, Anda bisa mainkan: Hungry Shark Evolution, Asphalt 8 Airbone, Minecraft, Deer Hunter, dan Grand Theft Auto. Untuk kemudahan penggunaan, Android TV menyediakan fitur Google Assistant yang bisa mencari konten atau informasi di internet melalui perintah suara. Anda juga bisa memantau perangkat IoT yang kompatibel dengan Google Home, seperti: lampu, kamera CCTV, kunci rumah, dan thermostat. Perbedaan Smart TV dan Android TV Berikut ini beberapa perbedaan yang bisa Anda temukan dari Smart TV dan Android TV: 1. Sistem Operasi yang Digunakan Smart TV umumnya menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Misalnya: Smart TV Samsung menggunakan Tizen, LG menggunakan WebOS, dan beberapa TV Toshiba menggunakan Vidaa OS. Sedangkan, Android TV menggunakan sistem operasi Android TV dari Google. Sistem operasi Android TV digunakan oleh hampir semua merk TV yang tidak memiliki OS buatannya sendiri. 2. Harga Smart TV vs Android TV Secara umum, Android TV lebih mahal dibanding Smart TV dengan ukuran dan spesifikasi yang sama. Harganya lebih mahal karena lisensi sistem operasi Android dan integrasi ke ekosistem Google yang lebih luas. Berbeda dari Smart TV yang kompatibilitasnya terbatas hanya ke produk dari merek yang sama. Meski begitu, banyak merek yang menawarkan Android TV dengan harga lebih kompetitif, seperti: Xiaomi, Changhong, dan TCL. 3. Jumlah Aplikasi yang Tersedia Setiap sistem operasi TV memiliki toko aplikasi (semacam Google Play Store atau App Store) untuk mencari dan instal aplikasi. Perbedaan Smart TV dan Android TV yang cukup mencolok ada di jumlah aplikasi yang disediakan. Smart TV melakukan verifikasi ketat sehingga tidak sembarang aplikasi bisa diinstal di TV milik mereka. Sebaliknya, Anda bisa temukan lebih banyak aplikasi di Android TV, mulai dari yang populer hingga yang biasa. 4. Integrasi dengan Perangkat Lain Smart TV dan Android TV dirancang untuk dapat berintegrasi dengan perangkat lain seperti smartphone dan perangkat IoT. Namun bedanya ada pada merek perangkat yang bisa diintegrasikan. Smart TV umumnya hanya bisa terintegrasi ke perangkat dengan merk yang sama. Misalnya, untuk kontrol TV Samsung lebih optimal dengan smartphone Samsung yang sudah mendukung SmartThings. Begitu juga dengan perangkat lain seperti kulkas dan vacuum cleaner robot. Android TV menawarkan integrasi yang lebih universal ke banyak merek perangkat. Ini karena sistem Android memang sejatinya dirancang terbuka untuk banyak merek dan jenis perangkat. Google Cast bisa dilakukan dengan mudah dari semua merek smartphone. Anda juga bisa kelola lebih banyak perangkat IoT selama kompatibel dengan Google Home. Anda bisa gunakan perintah suara melalui remote TV untuk mengontrol semua perangkat IoT di rumah. 5. Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Smart TV memiliki antarmuka yang lebih menarik dibanding Android TV. Tampilan UI dikustomisasi sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing merek. Tampilan difokuskan untuk memudahkan konsumen mencari aplikasi streaming populer dan menu yang dibutuhkan. Developer sistem operasi juga rutin memberikan update perbaikan untuk menjaga performa UI agar tetap ringan. Berbeda dengan Android TV yang memiliki antarmuka sama di semua merek TV. Ini membuat tidak ada kesan spesial dari masing-masing merek TV yang dibeli. Nyaris tidak ada yang membedakan pengalaman antara satu merek Android TV dari merek lainnya. Meski terlihat membosankan, namun UI Android TV masih cukup mudah dipahami, sekalipun oleh pengguna pemula. Kelebihan dan Kekurangan Berikut ini kami rangkum kelebihan dan kekurangan dari Smart TV dan Android TV. Kelebihan dan Kekurangan Smart TV Kelebihan Smart TV dengan OS buatan sendiri adalah keamanan akun konsumen lebih terjamin. Kompatibilitas juga sudah dicek dengan semua seri TV untuk meminimalisir bug. Pengoperasian TV juga lebih mudah karena beberapa aplikasi penting, seperti Casting Mirroring, perintah suara, dan manajemen perangkat IoT sudah diinstal terlebih dulu. Kekurangan Smart TV dibanding Android TV adalah jumlah aplikasinya lebih sedikit. Ini disebabkan karena tidak sembarang aplikasi bisa masuk ke dalam toko aplikasi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa aplikasi populer, seperti: YouTube, Netflix, Prime Video, Apple TV pasti sudah tersedia. Kelebihan dan Kekurangan Android TV Kelebihan Android TV adalah punya koleksi aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV biasa. Anda bisa hubungkan akun Google di smartphone Android ke TV untuk memudahkan sinkronisasi data histori film yang pernah ditonton. Smartphone Anda juga bisa digunakan untuk menggantikan remote untuk kontrol volume, pindah channel, matikan TV dan lainnya. Kekurangan Android TV adalah kadang memiliki kapasitas penyimpanan kecil sehingga tidak bisa instal banyak aplikasi. Kompatibilitas aplikasi juga tidak disesuaikan untuk masing-masing TV. Terkadang Anda bisa menemukan bug pada aplikasi yang hanya terjadi di seri atau merk TV tertentu saja. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli TV Sebelum memutuskan untuk membeli Smart TV atau Android TV, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan. Beberapa faktor berikut ini bersifat universal dan menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan terlepas dari apapun merek tv yang Anda beli, baik itu TV Samsung, LG, Sony, Toshiba dan lainnya. Ukuran Layar TV Ukuran TV merupakan yang paling umum dan faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Seberapa besar TV yang Anda mau beli? Tentunya ini perlu disesuaikan dengan tempat di mana Anda akan menaruh TV tersebut. Untuk ruang tamu, Anda dapat memilih TV ukuran mulai dari 43 inch, 50 inch, 55 inch. Sedangkan untuk kamar, Anda dapat memilih TV dengan ukuran antara 32 inch hingga 43 inch. Tentunya ukuran yang berbeda berarti dimensi ukuran yang berbeda pula untuk TV tersebut. Perhatikan ukuran atau luas area meja TV tempat Anda akan menaruh TV tersebut. Resolusi Layar Pilihan selanjutnya adalah resolusi. Resolusi menentukan seberapa tajam dan detil kualitas dari tampilan TV tersebut. Umumnya pilihannya adalah Full HD, 4K Ultra HD hingga 8K. Khusus ukuran layar 32 inch pilihan resolusi hanya sampai HD saja. Yang perlu diingat adalah resolusi yang sama belum tentu berarti kualitas yang sama pada ukuran TV yang berbeda. Misalnya saja resolusi Full HD akan terlihat detil dan tajam pada TV 40 inch atau 43 inch, namun tidak terlalu detil pada ukuran TV 55 inch atau 65 inch. Teknologi TV Teknologi tampilan TV lebih merujuk kepada jenis TV tersebut apakah TV LCD, LED, atau OLED. Umumnya ini lebih ke arah teknologi yang digunakan pada layar TV untuk menampilkan gambar dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya TV OLED yang lebih mahal dari TV LCD dan LED, cenderung memiliki kontras yang lebih baik. Teknologi tampilan TV baik LCD, LED atau OLED umumnya ditunjang dengan teknologi atau fitur kualitas gambar pada masing-masing TV. Umumnya perbedaan detil antara masing-masing jenis TV tidak terlalu ketara atau sulit dibedakan. Software atau Sistem Operasi Google dan Android sudah berpengalaman dalam urusan sistem operasi. Anda bisa mendapatkan update versi dan keamanan lebih lama jika memilih Android TV. Sedangkan, Smart TV bergantung pada kemampuan developer dari pabrikan untuk rutin melakukan pembaruan. Jika suatu saat merek memutuskan menyetop dukungan untuk OS yang dibesutnya, besar kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan update atau perbaikan bug lagi. Kesimpulan Perbedaan Smart TV dan Android TV yang paling utama ada pada sistem operasinya. Smart TV menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Contohnya Samsung Smart TV yang menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Sedangkan, sistem Android TV digunakan oleh hampir semua TV yang tidak memiliki atau mampu untuk mengembangkan sistem operasinya sendiri. Aplikasi yang tersedia di Smart TV lebih sedikit dibanding Android TV karena harus melalui proses verifikasi lebih dulu. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan akun dan kompatibilitas dengan semua merek TV yang dijual. Android TV sedikit ‘lebih bebas’ dengan aplikasi untuk TV. Ini membuat lebih banyak aplikasi bisa Anda pasang mulai dari yang paling populer hingga yang biasa-biasa saja. Dari segi pengalaman pengguna, Smart TV lebih nyaman untuk konsumen karena performanya lebih stabil dan ringan. Mereka dapat mengakses menu dan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan cepat. Berbeda dari Android TV yang terkadang ditemukan bug pada beberapa merek dan tipe TV tertentu. Untuk Anda yang sedang mencari Smart TV atau Android TV, kami sarankan untuk tidak hanya fokus ke sistem operasinya saja. Ada hal yang lebih penting seperti ukuran dan resolusi layar yang langsung berdampak pada kenyamanan Anda saat menonton. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-antara-smart-tv-dan-android-tv/ Untuk kamu yang sedang mencari berbagai pilihan Smart TV maupun Android TV dengan kualitas terbaik, langsung saja ke ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi hiburan di rumahmu!

Mau Bikin Website? Kenali Dulu Jenis-Jenis Hosting

Web hosting adalah sebuah layanan berbasis online dan menyediakan tempat penyimpanan file di website. Melalui hosting ini, seseorang bisa menyimpan file sehingga merubahnya menjadi konten dan bisa semua orang akses lewat internet. Ketika membeli hosting, Anda seperti sedang menyewa ruang server online untuk data website. Dalam penerapannya terdapat beberapa Jenis-Jenis Hosting. Analogi sederhananya adalah hosting merupakan lahan yang seseorang sewa untuk membangun rumah bisnis dalam bentuk website. Hosting akan menyimpan semua data yang akan pengguna tampilkan mulai dari teks, foto, sampai dengan video. Pada dasarnya web server yang sedang menghosting website merupakan komputer fisik. Komputer ini akan aktif terus dan menjalankan aktivitas transfer data secara online sehingga tampilan konten bisa dilihat oleh para pengunjung. Dengan membeli server untuk web hosting, maka seseorang bisa membuat website dengan berbagai kebutuhan. Fungsi utama dari hosting sendiri adalah mengelola dan menjalankan server. Dalam penerapannya sendiri ada beberapa jenis web hosting yang bisa seseorang manfaatkan. Untuk memudahkan Anda dalam memilih jenisnya, berikut adalah jenis-jenis hosting. 1. Jenis Hosting Cloud  Pertama ada jenis cloud hosting yang dapat seseorang gunakan untuk membuat sebuah website. Karakteristik dari jenis ini adalah penggunaan beberapa server virtual. Fungsinya adalah bila terjadi gangguan dari salah satu server, server lain dapat menggantikannya sehingga performa website tetap berjalan optimal. Cloud Hosting sering menjadi pilihan terbaik untuk mengelola website berskala besar. Bisnis seperti membangung toko online sangat bagus menggunakan jenis satu ini. Keunggulan dari jenis cloud hosting antara lain down-time minim, tidak sering mengalami masalah hardware, sudah menggunakan fitur load balancing, dan mudah menyesuaikan kebutuhan dengan resource yang ada. 2. Dedicated Hosting Berikutnya ada jenis Dedicated Hosting yang hadir dengan pengaturan mandiri. Jenis satu ini hadir dengan serveir fisik dan memengunkinkan pengguna mengkonfigurasi server sendiri misal memilih OS, software sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan. Dengan kata lain, apabila Anda memilih jenis hosting ini sama halnya membuat server pribadi. Sementara dedicated hosting juga biasanya menawarkan layanan tambahan seperti dukungan perusahaan web host. Jenis satu ini cocok untuk kebutuhan bisnis online yang membutuhkan traffic super padat. Keunggulan dari jenis hosting ini antara lain performa optimal, akses root ke server, dan kontrol penuh ke konfigurasi server. 3. WordPress Hosting Berikutnya ada jenis hosting dari WordPress yang juga banyak jadi andalan orang. WordPress hosting memiliki ciri khas yaitu CMS Hosting. Tipe ini dapat menghadirkan layanan server secara optimal dengan kemampuan loading begitu cepat dan sangat sedikit permasalahannya. CMS WordPress sudah terkenal dan banyak perusahaan gunakan. Salah satu fitur tambahan yang membuat banyak orang tertarik menggunakan wordpress hosting adalah fitur tema siap pakai. Selain itu terdapat ratusan plugin yang dapat membantu pengguna mengembangkan website menjadi lebih baik. Keunggulan dari wordpress hosting adalah murah, mudah untuk pemula, performa optimal, plugin tema tersedia sangat banyak, dan tim customer yang selalu siap. 4. Jenis Shared Hosting Selanjutnya ada shared hosting yang hadir dengan konsep berbagai. Sesuai dengan namanya resource atau sumber daya dari satu server ini dapat pengguna pakai secara bersama sama. Pengguna bisa saling berbagi ketika menggunakan memori server, daya komputasi, klien, dan ruang disk. Daya tarik paling utama dari shared hosting ini sendiri adalah dari harganya. Pengguna dapat menikmati layanan server hosting dengan harga terjangkau sehingga cocok untuk para pebisnis kecil yang ingin membuat website pribadi. Akan tetapi perlu pengguna ingat jika hosting ini perlu melakukan konfigurasi tingkat lanjut agar bandwidthnya tinggi. 5. Jenis VPS Hosting Jenis hosting berikutnya adalah VPS Hosting di mana penerapannya memanfaatkan ruang server fisik yang sama dengan website lain. Setiap user akan menggunakan partisi virtual tersendiri untuk website hosting sehingga akan memiliki resource khusus. Virtual Private server atau VPS cukup bagus untuk menjalankan website berbasis sedang. Beberapa website berskala medium seperti blog ataupun toko online dapat Anda kelola dengan baik apabila menggunakan jenis hosting satu ini. Keunggulan dari VPS hosting sendiri antara lain adalah ruang server khusus, mudah menyesuaikan kebutuhan, traffic website lain tidak bisa mempengaruhi, dan akses root ke server cepat. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-hosting/ Sedang mencari perlengkapan IT atau sparepart terpercaya? Pesan saja di Ageecomputer, koleksi lengkap, kualitas terjamin, dan harga tetap bersahabat!

Card image cap
Card image cap

Barang Unggulan

Aplikasi Web/Apk

Semua

Kursi Kantor

Semua

Projector Standard

Semua

Almari Arsip

Semua

Printer Multifungsi

Semua

Galeri

2026-Apr-06
2024-Jan-17

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.

Galeri Lain

Semua

Card image cap

Testimoni

-

@asdasdasdad

sasf vdsfasf asf

@JNE

-

@asdasdas

-asdasdasdasdasd

@1aasdasd

Klien Corporate

Produk

Home Products Contact