Selamat datang di CV AGEE Fitama
kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda
Daftar Barang
Daftar Berita
10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC
23-09-2025 TeknologiBerapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!
Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop
24-09-2025 Teknologi Tips TrickTips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop Pada artikel kali ini kita akan sedikit membagikan tips memilih RAM untuk PC dan Laptop. Memilih RAM untuk PC dan Laptop sebenarnya tidak susah, bahkan cenderung sederhana. Namun bagi beberapa orang yang belum terbiasa, memilih RAM saat hendak membeli laptop atau PC dapat menjadi hal yang membingungkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat memilih RAM, mulai dari tipe RAM, frekuensi RAM, kemudian apakah didukung dengan motherboard, besaran RAM yang cocok, dan beberapa hal lainnya. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Fungsi dan Bentuk RAM RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Tips Memilih RAM untuk PC dan Laptop Pada saat Anda membeli Laptop atau PC yang sudah jadi, biasanya pihak manufaktur sudah menyertakan RAM di dalamnya sehingga Anda tidak perlu memilih RAM sendiri lagi. Akan tetapi, hal berbeda apabila Anda hendak merakit PC atau mengupgrade RAM pada Laptop dan PC Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda memilih RAM agar jenis RAM tersebut cocok dan bisa berfungsi dengan baik, antara lain: Memahami Tipe RAM dan MotherboardPertama Anda perlu mengetahui jenis motherboard yang digunakan. Apabila Motherboard tersebut mendukung dual channel, maka Anda dapat membeli RAM dalam jumlah dua keping dibandingkan hanya 1 keping, misalnya 2×8 GB dibandingkan dengan 1×16 GB. Pastikan juga motherboard yang Anda beli atau gunakan mendukung spesifikasi dari RAM yang hendak dibeli, terutama besaran maksimal dari RAM dan juga clock speed dari RAM. Mengetahui Jumlah Slot RAM di MotherboardMotherboard biasanya menyediakan beberapa slot untuk dipasang dengan RAM. Pada motherboard dengan 4 slot, Anda dapat memasang hingga 4 keping RAM dengan total RAM disesuaikan dengan kemampuan motherboard. Misalnya RAM awal hanya 8GB yang terdiri atas 2x4GB, maka Anda dapat menambahkan hingga 2 keping RAM lagi pada motherboard tersebut, sehingga total menjadi 4x4GB RAM misalnya. Ketahui Kebutuhan Operasional PC dan Laptop Bagi Anda yang hendak melakukan upgrade RAM atau membeli RAM baru, pastikan besaran RAM setelah dipasang dapat menopang kebutuhan komputasi agar komputer atau laptop tidak terasa lemot. Misalnya saja untuk pekerjaan sehari – hari dan mengolah data, biasanya membutuhkan RAM antara 8 – 16GB agar tidak lemot. Sebaliknya jika digunakan untuk keperluan gaming, tentu total RAM yang dibutuhkan akan lebih besar, tergantung jenis game yang dimainkan. Beberapa jenis game menyarankan kebutuhan minimal RAM setidaknya 16GB. Ketahui Socket yang DigunakanSebelum membeli RAM, pastikan bahwa jenis tersebut mendukung slot pada motherboard PC atau komputer. Jika Kamu memiliki PC atau laptop dengan slot DDR3, maka Kamu harus mencari RAM yang menggunakan slot DDR23 agar bisa dipasang. Jika membeli RAM jenis lainnya misalnya DDR4, maka RAM tidak akan dapat digunakan. Demikian sedikit tips untuk memilih RAM baik untuk PC maupun untuk laptop. Pastikan Anda membeli RAM dengan merek dari manufaktur yang terpercaya untuk memastikan RAM tersebut berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan garansi apabila di kemudian hari terdapat masalah pada RAM yang Anda gunakan. Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/tips-memilih-ram-untuk-pc-desktop-dan-laptop/ Jika kamu bingung atau ingin upgrade RAM, langsung saja datang ke AgeeComputer. Dijamin dapat rekomendasi terbaik, pemasangan rapi, dan harga bersahabat
Bahaya Jarang Melakukan Perawatan AC Secara Rutin
26-09-2025 Teknologi Tips TrickPerawatan unit Air Conditioning di kantor yang meliputi cuci AC dan service rutin AC kantor perlu dilakukan secara berkala agar unit AC dapat bekerja secara optimal. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan jika kita jarang melakukan cuci AC dan service berkala adalah AC yang terasa tidak dingin. AC yang tidak dingin dan hanya mengeluarkan hawa panas saja sering dikeluhkan oleh karyawan yang bekerja. Suasana dan kondisi ruang kantor yang panas membuat karyawan terasa tidak nyaman dan berdampak pada pekerjaan menjadi kurang produktif. Namun perlu diketahui, dampak dari jarang melakukan cuci AC berkala maupun service rutin tidak hanya menyebabkan AC tidak dingin saja loh. Pada artikel ini kita akan membahas akibat dari jarang cuci dan service rutin AC kantor. Jenis AC yang Sering Digunakan di Kantor Untuk penggunaan di kantor ada dua jenis tipe AC yang umum digunakan. Biasanya kantor baik ukuran kecil maupun perusahaan besar akan menggunakan AC jenis split ataupun cassette. Apa saja perbedaan dari AC Split ataupun AC Cassette? AC Split adalah salah satu jenis AC yang sering ditemukan dan banyak digunakan di rumah maupun ruko atau perkantoran ukuran kecil. Sesuai dengan namanya, AC Split terdiri dari 2 komponen utama yang terpisah, yaitu: Unit pendingin yang dipasang di dalam ruangan Unit berbentuk kipas untuk pembuang panas yang berada di luar ruangan Sedangkan AC Cassette adalah serupa dengan AC Split karena terdapat 2 unit, bedanya adalah AC Cassette terpasang pada bagian plafon ruangan. Berbeda dengan AC Split yang terpasang pada dinding ruangan. AC jenis ini cocok untuk ruangan kerja atau ruangan meeting yang besar karena pendinginan akan lebih optimal dibanding dengan memasang beberapa AC tipe Split. Apa Saja Akibat Tidak Melakukan Perawatan AC Secara Rutin? Terlepas dari jenis AC yang digunakan, baik itu AC Split ataupun AC Cassette, perlu dilakukan perawatan secara berkala. AC yang tidak dirawat secara rutin dapat menimbulkan berbagai masalah seperti: Debu dan Kotoran Menumpuk AC yang jarang dicuci dapat menyebabkan debu dan kotoran menumpuk pada bagian dalam dari unit AC, baik itu unit indoor maupun outdoor. Debu yang menumpuk pada bagian filter dari unit indoor misalnya, dapat menyebabkan AC tidak dapat bekerja secara optimal. Selain itu filter AC yang kotor dan penuh debu dapat menjadi sarang penyakit. AC Terasa Panas Debu dan kotoran yang menumpuk pada AC membuat AC tidak dapat bekerja untuk mendinginkan ruangan secara optimal. Akibatnya meskipun AC dinyalakan sudah lama atau diatur pada suhu rendah, ruangan tidak terasa dingin sama sekali. Tagihan Listrik Menjadi Lebih Mahal Filter yang kotor membuat AC tidak maksimal dalam mendinginkan ruangan. Hal ini berdampak langsung pada biaya penggunaan AC atau tagihan listrik juga menjadi lebih mahal karena AC bekerja 2x lipat lebih berat untuk mendinginkan ruangan. AC Menjadi Cepat Rusak AC yang jarang diservice dan dilakukan perawatan berkala berisiko memiliki usia pakai yang lebih pendek dan rentan rusak. Akibatnya AC tidak jarang menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar untuk perbaikan dan penggantian AC dibandingkan dengan biaya perawatan atau service berkala. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/bahaya-jarang-melakukan-perawatan-ac-secara-rutin/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Berita Lain
Semua
Jenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC
Jenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC sangat beragam dan banyak jenisnya. Meskipun memiliki fungsi utama untuk menjaga suhu di dalam komputer atau unit CPU, ternyata kipas pendingin PC dapat dibedakan menjadi beberapa macam, baik berdasarkan letak ataupun jenisnya. Bagi Anda yang hendak membeli PC atau merakit komputer, kipas pendingin atau fan cooler merupakan salah satu unit yang penting dan wajib ada. Apa saja kegunaan dari kipas pendingin atau fan cooler PC dan apa saja jenis kipas PC berdasarkan letaknya? Hal ini akan kita bahas lebih lanjut pada artikel kali ini. Kegunaan Kipas Pendingin PC Fan cooler atau kipas pendingin pada PC memiliki fungsu untuk menjaga agar komponen – komponen hardware yang ada dalam PC seperti motherboard, CPU, dan lainnya terjaga suhunya. Apabila hardware tersebut terhambat sirkulasi udaranya atau mengalami overheat, dapat menyebabkan penurunan performa, atau bahkan komputer mati dengan sendirinya. Secara sederhana, cara kerja dari kipas pendingin PC adalah dengan membuang atau menarik hawa udara panas dari komponen hardware dan memasukkan udara yang lebih dingin. Jenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC Adapun kipas pendingin pada PC dapat dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan letak atau fungsinya. Berikut ini beberapa jenis kipas pendingin PC berdasarkan fungsi dan letaknya: Kipas CPU Kipas CPU atau CPU Fan biasanya berada di atas prosesor. Fungsi dan cara kerja dari kipas ini adalah membuang udara panas dari prosesor agar prosesor tetap dingin dan tidak overheat saat komputer digunakan. Beberapa tipe prosesor tertentu turut menyertakan kipas CPU atau yang dikenal dengan sebutan stock fan pada pembelian prosesor. Akan tetapi, biasanya fungsi stock fan ini cukup standar performanya baik dari tingkat pendinginan maupun tingkat kebisingan yang dihasilkan. Kipas Casing Case Fan atau kipas casing adalah kipas pendingin yang biasa terpasang pada sisi casing komputer ataupun di bagian dalam casing. Biasanya kipas ini berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara dan lebih ditujukan untuk membuang udara panas dari dalam casing ke luar sehingga udara dingin masuk ke dalam casing. PSU Fan PSU Fan adalah kipas pendingin yang berfungsi untuk mendinginkan power supply pada saat komputer bekerja. Beberapa PSU modern sudah dilengkapi dengan kipas pendingin tersendiri Kipas VGA Pada saat Anda merakit atau membeli komputer dengan VGA dedicated, Anda dapat memperhatikan bahwa pada VGA yang Anda beli, cenderung terdapat kipas pendingin yang umumnya berjumlah dua atau dapat lebih. Kipas pendingin ini berfungsi untuk menjaga agar bagian GPU pada VGA tetap dingin dan tidak mengalami overheat saat komputer digunakan untuk mengolah grafis berat seperti saat memainkan game. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-kipas-fan-cooler-pc/ Bagi yang sedang mencari berbagai jenis kipas fan cooler PC mulai dari pendingin standar hingga high-performance langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi pendinginan PC-mu!
8 Tips Merawat Printer Kantor agar Tahan Lama dan Prima
8 Tips Merawat Printer Kantor agar Tahan Lama dan Prima Merawat printer tahan lama adalah suatu tantangan tersendiri. Printer adalah salah satu perangkat kerja di kantor yang memiliki beban kerja tinggi. Tidak terhitung berapa banyak kertas yang perlu dicetak setiap hari, selama seminggu. Mesin yang terus menerus bekerja pasti akan mengalami penurunan performa jika tidak dirawat dengan baik. Akibatnya, printer yang cepat rusak akan membebani pengeluaran usaha Anda. Saat ini fungsi printer semakin luas. Selain untuk cetak, juga sering digunakan untuk fotokopi dan scan. Beberapa produk printer dengan fasilitas WiFi juga bisa dipakai untuk kirim file yang dicetak ke jaringan komputer atau Cloud. Jika perangkat yang sangat diandalkan ini mengalami downtime tentu akan menghambat pekerjaan karyawan Anda. Berikut ini kami berikan beberapa tips untuk merawat printer kantor tahan lama dan tetap dalam kondisi prima. Tujuannya supaya printer kantor tetap bisa diandalkan dalam waktu lama. Pada akhirnya, akan bisa menghemat pengeluaran belanja peralatan kantor. 1. Gunakan Printer di Kondisi Ruangan yang Ideal Suhu ideal untuk mengoperasikan printer adalah 20-28°C. Suhu ini harus terus dipertahankan selama proses pencetakan berlangsung. Suhu yang terlalu panas dapat merusak mesin printer, terutama di bagian print head. Selain itu, ruangan kantor atau tempat printer sebaiknya punya tingkat kelembapan sekitar 55-65%. Ruangan juga harus bebas dari serangga, hewan rumahan, hingga debu. Untuk merawat suhu printer, pastikan sirkulasi udara di sekitar alat selalu lancar. Pastikan tidak ada benda yang menghalangi aliran udara di sekitarnya. Simpan juga kertas kosong di tempat bersih supaya tidak kotor atau basah. 2. Pemanasan Sebelum Digunakan Saat hari libur (weekend) sabtu-minggu, printer kantor otomatis tidak digunakan. Printer akan masuk ke dalam mode Sleep secara otomatis. Saat printer dinyalakan di hari Senin, printer masuk ke dalam mode kalibrasi terlebih dulu. Perlu waktu untuk menghangatkan komponen penting untuk bisa menghasilkan cetak akurat dan efisien. Jika printer langsung digunakan saat masih dalam mode Sleep dapat menyebabkan kerusakan. Berikan sedikit waktu untuk printer melakukan pemanasan. lakukan cetak halaman pengujian sebelum printer digunakan. Jika konsisten melakukan ini, printer bisa lebih tahan lama dan cetak dalam kualitas tinggi yang konsisten. 3. Jangan Masukan Terlalu Banyak Kertas di Tray Memasukan terlalu banyak kertas di dalam tray atau baki kertas dapat menyebabkan masalah. Salah satunya adalah paper jam (kertas macet). Kebanyakan baki kertas di printer memiliki garis tingkat pengisian kertas maksimal. Gunakan garis tersebut untuk memuat kertas di baki. Pastikan kertas dimasukkan dengan rapi dan tidak ada bagian yang terlipat. Jika kapasitas baki kertas terlalu sedikit, Anda bisa beli baki tambahan jika printer mendukung. Namun jika tidak bisa ditambah, pastikan karyawan tidak memasukan kertas terlalu banyak. Hal ini bisa jadi pertimbangan di masa depan untuk beli printer dengan kapasitas tray besar. 4. Hati-Hati Saat Memperbaiki Paper Jam Kertas macet atau paper jam dapat menghambat produktivitas karyawan. Jangan biarkan rasa kesal membuat karyawan Anda menarik paksa kertas dari dalam printer. Di dalam printer ada banyak perangkat elektronik yang sensitif dan kompleks. Untuk mengatasi kertas macet, ikuti beberapa langkah berikut ini: Cek di mana posisi kertas macet Cabut kabel printer dari sumber listrik Buka perangkat dengan mengikuti buku petunjuk Ambil kertas yang tersangkut secara perlahan Pastikan tidak ada sisa kertas tertinggal di dalam printer Pastikan semua komponen printer tidak ada yang bergeser Tutup kembali bodi printer dan coba lakukan pengujian cetak. 5. Rutin Membersihkan Printer Debu dan sisa tinta yang mengering adalah jenis kotoran yang berbahaya bagi printer. Kotoran yang menumpuk di komponen penting dapat menghambat kinerja mesin. Mesin bekerja lebih keras sehingga dapat mengurangi masa pakainya. Hasil cetak juga menurun karena terganggu kotoran. Tidak hanya bagian dalam, bagian luar printer juga jangan lupa dibersihkan. Bersihkan kotoran di baki kertas dan tempat masuk dan keluar kertas. Tujuannya agar tidak ada kotoran yang masuk ke dalam mesin. Khusus printer multifungsi, bersihkan juga bagian permukaan kaca untuk scan. Sebagai tindak pencegahan, Anda bisa bersihkan printer sebulan sekali atau setiap 3 bulan. 6. Jangan Pakai Katrid atau Toner Tinta Palsu Katrid atau toner tinta palsu mendatangkan banyak masalah. Produk palsu bisa merusak komponen di dalam printer dan menurunkan kualitas cetak. Pihak tak bertanggung jawab yang menjual katrid atau toner palsu biasanya menawarkan harga murah atau diskon untuk menarik korban. Hindari membeli katrid atau toner tinta printer palsu dengan membeli hanya di toko terpercaya. Saat ini ada banyak tempat untuk membeli tinta printer original. 7. Lepaskan Penjepit Kertas dan Staples Pastikan karyawan Anda memperhatikan kondisi kertas sebelum menggunakan printer. Lepaskan penjepit kertas dan staples sebelum mencetak, salin, atau fotokopi. Staples yang masih menempel di kertas dapat menggores permukaan komponen penting di dalam printer saat proses cetak. Penjepit dan staples juga dapat merusak kaca scanner sehingga membuat hasil fotokopi atau scan tidak jelas. 8. Latih Karyawan untuk Merawat Printer Meskipun merawat printer bukan tanggung jawab semua karyawan, namun ada baiknya Anda mengajari mereka cara menggunakan printer dan merawatnya dengan benar. Tujuannya supaya jika terjadi masalah, mereka tidak melakukan hal yang tak diinginkan, seperti: menarik paksa kertas saat paper jam. Fungsi printer saat ini sudah sangat luas. Selain cetak, printer juga bisa fotokopi, scan, dan kirim faks. Fitur nirkabel memungkinkan karyawan bisa cetak dari smartphone dan tablet. Memberi pelatihan untuk merawat printer dapat membantu karyawan untuk deteksi dini saat ada kerusakan. Karyawan juga bisa lebih waspada saat mengoperasikan alat kantor. Kesimpulan Cara merawat printer kantor agar tahan lama sangat berguna untuk membantu menghemat pengeluaran bisnis. Printer yang awet dapat mencetak dengan kualitas konsisten dalam jangka panjang. Perusahaan juga tidak perlu mengeluarkan biaya servis jika terjadi kerusakan. Untuk mencegah printer cepat rusak, langkah awalnya sangat penting. Pastikan Anda beli printer yang sesuai dengan beban kerja kantor. Langkah selanjutnya, Anda perlu melatih semua karyawan untuk mengetahui cara merawat printer. Tujuannya agar lebih waspada saat menggunakan printer kantor. Jika suatu saat terjadi masalah, mereka akan tahu bagian mana yang rusak dan apa langkah yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Hal ini sangat penting karena merekalah yang setiap hari menggunakan printer. Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/tips-merawat-printer-tahan-lama/ Butuh printer baru untuk kerja atau kuliah? Yuk langsung ke AgeeComputer! 🖨️ Tersedia berbagai pilihan printer dengan harga bersahabat dan kualitas terjamin
8 Perbedaan Laptop dan Notebook dari Desain dan Speknya
Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan laptop dan notebook. Keduanya sering dianggap sama, hanya beda dari namanya saja. Padahal notebook dan laptop adalah dua jenis komputer yang berbeda. Meskipun keduanya terlihat sama, namun laptop dan notebook punya ciri-ciri yang berbeda. Laptop dan Notebook adalah jenis komputer yang membantu kita bekerja di mana saja. Ukurannya yang ringkas dan performa sekelas PC Desktop dapat menangani pekerjaan komputasi berat kapan saja. Anda bisa simpan di dalam tas agar tetap bisa bekerja saat bepergian ke luar rumah. Supaya tidak lagi tertukar, berikut ini perbedaan laptop dan notebook berdasarkan desain dan spesifikasinya: 1. Perbedaan Dimensi Laptop dan Notebook Perbedaan notebook dan laptop yang utama adalah dimensinya. Dimensi notebook lebih ringkas dibanding laptop. Misalnya kita bisa bandingkan dari beratnya. Notebook punya berat sekitar 1 sampai 2 kg. Sedangkan, laptop punya dimensi lebih berat sekitar 1,5 kg sampai 2,5 kg. Lalu untuk tebalnya, tebal notebook sekitar 0.5 – 1 inci saja. Laptop punya tebal mulai dari 1.5 – 2 inci. Perbedaan keduanya bisa dilihat jelas dari bentuk dan dimensinya. Ukuran laptop lebih tebal dan berat dibanding notebook. Oleh karena itu, orang yang sering berpergian lebih memilih notebook karena lebih mudah dibawa-bawa. 2. Ukuran Layar Perbedaan laptop dari notebook yang lainnya adalah dari ukuran layarnya. Masih berhubungan dengan dimensinya, laptop dengan dimensi lebih besar otomatis punya layar lebih besar. Laptop biasanya memiliki ukuran layar mulai dari 14 – 17 inci. Sedangkan, layar notebook lebih kecil mulai dari 8 – 13 inci. Namun belakangan ini ada banyak produsen membuat layar laptop dengan bezel atau frame tipis (Bezel-Less). Ini membuat laptop berukuran kecil bisa menampung layar lebih besar. Misalnya, laptop dengan frame ukuran 13 inci bisa punya ukuran layar 14 inci. 3. Prosesor yang Digunakan Laptop butuh performa lebih tinggi daripada notebook. Tentunya sangat sayang jika laptop berukuran besar tapi performa setara atau lebih lambat dibanding notebook. Oleh karena itu, biasanya laptop ditenagai prosesor yang lebih kencang dibanding notebook. Biasanya laptop ditenagai prosesor kencang, contohnya: Intel seri Core i3, i5, atau i7. Bahkan ada laptop dengan prosesor Intel Core i9 yang bagus untuk gaming berat. Sedangkan untuk AMD, laptop biasanya menggunakan seri Ryzen. Berbeda dengan Notebook yang biasanya menggunakan prosesor hemat daya. Jadi fokusnya bukan performa, melainkan bagaimana bisa membuat daya tahan baterai lebih lama. Notebook dengan Intel biasanya menggunakan seri Celeron atau Pentium. Sedangkan untuk AMD biasanya menggunakan AMD Athlon seri Mobile untuk laptop. 4. Spesifikasi Grafis Di samping butuh performa prosesor yang kencang, laptop juga butuh VGA yang mumpuni. Laptop dibekali VGA diskrit atau pengolah grafis khusus untuk mengolah pekerjaan grafis yang rumit. Ini sebabnya, para gamer atau desain grafis lebih cenderung memilih laptop daripada notebook. Merk VGA diskrit yang biasa digunakan adalah AMD Radeon atau NVIDIA GeForce. Di sisi lain, notebook biasanya hanya dibekali VGA integrated dari prosesor. Misalnya Intel Iris Xe dari prosesor Intel atau AMD Radeon dari prosesor AMD seri Athlon. Meski tidak sekencang grafis diskrit, namun grafis bawaan prosesor masih bisa diandalkan untuk multimedia atau editing standar. 5. Perbedaan RAM Notebook dan Laptop Perbedaan notebook dan laptop selanjutnya ada di kapasitas RAM. Karena fokus notebook adalah untuk komputasi harian, maka kapasitas RAM yang dibutuhkan biasanya tidak begitu besar. Biasanya RAM notebook berkapasitas 4GB. Sedangkan, kapasitas RAM laptop lebih besar mulai dari 8GB sampai 32GB. Alasannya karena untuk menjalankan program berat dan banyak, laptop butuh RAM yang kencang dan punya kecepatan tinggi. Spesifikasi RAM laptop yang standar adalah DDR4. 6. Sistem Pendingin yang Digunakan Masih berhubungan dengan 3 poin di atas, karena laptop menggunakan prosesor yang kencang, VGA diskrit, dan punya kapasitas RAM besar otomatis laptop butuh sistem pendingin yang maksimal. Laptop punya dua buah kipas yang masing-masing diletakan di prosesor dan VGA. Fungsinya untuk mendinginkan dua komponen rawan panas ini. Tidak hanya itu, dua buah kipas dihubungkan dengan heat pipe untuk mendistribusikan panas dengan cepat. Lalu laptop juga punya ventilasi di sisi kanan kiri atau belakangnya. Fungsinya ventilasi tersebut untuk menyedot udara dingin ke dalam lalu membuang udara panas ke luar. Sistem pendingin yang kompleks membuat laptop lebih berat dibanding notebook. Sedangkan, notebook terbaru saat ini kebanyakan sudah tidak menggunakan kipas. Ini membuat dimensi notebook lebih tipis dan ringan. Untuk membuang panas dari prosesor, notebook biasanya hanya mengandalkan heat pipe saja. Oleh karena itu, notebook kurang cocok untuk menangani pekerjaan berat, seperti gaming atau rendering 3D. 7. Daya Tahan Baterai Fokus notebook adalah daya tahan baterai. Notebook memungkinkan pengguna bisa bekerja selama mungkin. Untuk itu, notebook menggunakan prosesor yang hemat daya. Kecepatan dan spek prosesor yang dipilih juga yang tidak menguras baterai dengan cepat. Daya baterai notebook berkurang lebih lambat dibanding laptop. Meskipun kapasitas baterainya sama, namun daya tahan baterai notebook bisa lebih lama. 8. Harga Laptop dan Notebook Perbedaan laptop dan notebook yang terakhir adalah dari harganya. Karena spesifikasi laptop lebih tinggi dibanding notebook, otomatis harganya lebih tinggi dibanding notebook. Harga notebook masih lebih murah karena speknya lebih rendah, tidak butuh VGA diskrit, tidak ada kipas pendingin, dan lainnya. Notebook sangat cocok untuk belajar atau bekerja. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-laptop-dan-notebook/ Kalau lagi pusing cari sparepart laptop atau notebook biar performa tetap ngebut, langsung aja pesan di ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap bikin perangkatmu balik kinclong lagi!
Apa itu Cache ? Serta fungsi dan Cara Menghapusnya
Cache adalah salah satu fitur yang membuat Anda bisa browsing atau menggunakan aplikasi lebih cepat. Cache merupakan proses yang digunakan oleh browser dan aplikasi untuk menyimpan informasi yang paling sering diakses. Jadi, saat dibutuhkan browser dan aplikasi tidak perlu mengunduh data lagi sehingga proses loading halaman lebih cepat. Walaupun sangat berguna, namun cache bisa memenuhi ruang penyimpanan perangkat Anda. Kalau sudah terlalu banyak cache yang disimpan, perangkat akan terasa lebih lambat. Oleh karena itu, disarankan untuk menghapus cache supaya PC, laptop, atau smartphone bisa bekerja maksimal lagi. Apa itu Cache ? Cache adalah proses menyimpan data sementara pada sistem supaya browser atau aplikasi bisa loading lebih cepat. Berkat cache, saat perangkat meminta data yang dibutuhkan saat loading akan lebih cepat. Ini karena perangkat hanya perlu mengambil data yang disimpan di sistem lokal sehingga tidak perlu mengunduh dari server lagi. Cara kerja cache mirip dengan cara otak kita mengingat jalan. Contohnya, saat pertama kali kita tiba di sebuah mall, otak akan menyimpan informasi mengenai jalan dan cara keluar dari mall. Sehingga ketika ingin keluar dari mall, kita bisa keluar dengan cepat. Berbeda situasinya jika Anda ditutup matanya kemudian langsung dibawa ke mall, pasti bingung untuk cari jalan keluar dan harus bertanya ke satpam mall. Bagaimana Cara Cache Disimpan ? Proses cache sama seperti itu. Saat Anda mengunjungi sebuah situs baru untuk pertama kali, browser akan menyimpan informasi dari website tersebut ke dalam storage internal perangkat. Sehingga ketika Anda ingin mengunjunginya lagi, loading halaman web akan lebih cepat. Namun saat mengunjungi sebuah website, tidak semua data di browser bisa disimpan sebagai cache. Data yang disimpan sebagai cache biasa disebut sebagai header data. Header ini akan memberitahu perangkat bahwa data tersebut bisa disimpan sebagai cache. Pemilik situs web dapat menentukan instruksi caching sehingga browser yang mengakses bisa mengetahui mana data yang harus di-cache. Selain itu, pemilik situs juga bisa mengatur kebijakan untuk mengatur data mana yang bisa dianggap sebagai cache. Apa Fungsi Cache ? Berikut ini fungsi dan manfaat cache untuk browser dan aplikasi. 1. Mempercepat Loading Data Manfaat atau fungsi cache yang utama adalah untuk meningkatkan kecepatan loading aplikasi dan browser. Cache membuat proses kerja browser dan aplikasi lebih cepat. Data-data penting dari aplikasi atau situs web akan disimpan di dalam storage internal perangkat. Jadi, saat Anda mengaksesnya lagi perangkat Anda akan mengambil data yang dibutuhkan. Proses cache lebih cepat dibanding mengunduh data dari server. Bayangkan jika setiap permintaan data harus selalu diambil dari server. Proses loading aplikasi akan lebih lambat. Belum lagi jika ada banyak data yang harus diunduh, sementara itu kecepatan internet Anda terbatas. Ini membuat waktu loading data aplikasi atau browser jadi jauh lebih lama. 2. Menghemat Kuota Data Karena data yang dibutuhkan disimpan di perangkat, jadi aplikasi atau browser tidak perlu mengunduhnya lagi dari server. Selain bisa membuat loading lebih cepat, proses cache juga dapat menghemat konsumsi kuota data internet Anda. Apalagi pada smartphone, di mana aplikasi aktif terus menerus, tanpa cache konsumsi kuota akan lebih boros. 3. Akses Konten saat Offline Cache memungkinkan aplikasi bisa diakses secara offline. Saat koneksi internet tiba-tiba putus, Anda masih bisa akses aplikasi dan data-data yang terakhir disimpan sebagai cache. Misalnya beberapa konten, video yang sudah di-loading, dan beberapa gambar mungkin masih bisa dilihat. Apa Saja Kekurangan Cache ? Cache adalah salah satu proses penting saat menggunakan browser dan aplikasi. Namun, di samping manfaat cache yang banyak, ternyata ada kekurangannya, yaitu: 1. Menghabiskan Storage Perangkat Semakin banyak situs web atau semakin sering menggunakan aplikasi, maka semakin banyak cache yang akan disimpan. Meskipun ukuran cache kecil, namun jika semakin bertumpuk akan membuat storage internal PC, laptop, atau smartphone penuh. 2. Membuat Aplikasi Lemot Cache yang semakin menumpuk di dalam perangkat kerap kali membuat error atau corrupt. Aplikasi akan terasa lebih lambat karena ada kesalahan dalam loading aplikasi yang diminta. Corrupt pada cache membuat browser atau aplikasi gagal memuat data, mengalami error, atau berhenti bekerja. 3. Rentan Serangan Hacker Proses Cache adalah salah jalan masuk untuk meretas perangkat dan data pribadi Anda. Cache di situs web atau aplikasi kadang berisi informasi rahasia dan sensitif. Ini artinya, cache bisa dimanfaatkan hacker untuk mengambil data autentikasi atau informasi pelanggan. Cache juga bisa digunakan pengguna lain untuk mengetahui apa saja situs yang sering Anda kunjungi. Cara Menghapus Cache Menghapus cache adalah salah satu cara untuk menghindari hacker. Menghapus cache juga akan menghapus histori data dari browser. Cara menghapus cache di setiap aplikasi atau browser berbeda-beda, berikut ini caranya: Hapus Cache di Chrome Berikut ini cara menghapus cache di browser Chrome: Klik 3 titik vertikal di sudut kanan atas Pilih More Tools Pilih Clear browsing data… Pilih opsi: Browsing history, Cookies and other site data, Cached images and files Tekan tombol Clear Data. Hapus Cache di Firefox Berikut ini cara menghapus cache di browser Firefox: Tekan tombol Menu dan pilih Settings Pilih menu Privacy & Security Pada Cookies and Site Data, pilih tombol Clear Data Pilih centang pada opsi Cookies and Site Data dan Cached Web Content Lalu tekan tombol Clear. Hapus Cache di PC Windows Berikut ini cara menghapus cache di laptop atau PC Windows: Klik logo Windows di pojok kiri bawah layar Klik opsi Settings Pilih menu System Klik tab Storage dan pilih menu Temporary Files Klik centang menu atau file yang ingin dihapus Tekan tombol Remove Files. Hapus Cache di Smartphone Android Berikut ini cara menghapus cache di smartphone Android: Gunakan aplikasi Cleaner bawaan pabrik Jika tidak ada, bisa hapus cache per aplikasi menu Settings Masuk menu Settings > Apps > Manage Apps Pilih aplikasi yang ingin dihapus cache-nya Pilih opsi Clear Data > Clear Cache. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/cache-adalah/ Ingin hapus cache biar perangkat tetap ngebut? Serahkan aja ke Ageecomputer, jasa pembersihan cache cepat dan aman, bikin kinerja perangkat kembali optimal!
CPU Komputer Tidak Mau Menyala, Penyebab dan Cara Mengatasinya
CPU komputer tidak mau menyala memang dapat menghambat pekerjaan dan sering kali membuat pengguna panik. Namun, jika CPU dibeli dari toko komputer yang terpercaya dan produknya asli, biasanya akan lebih awet dan tahan lama. Jika masalah ini terjadi secara tiba-tiba, tidak perlu khawatir atau bertindak gegabah. Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memeriksa masalah tersebut sebelum memutuskan untuk mendapatkan bantuan teknis. Mengatasi CPU Komputer Tidak Mau Menyala CPU adalah komponen penting dalam komputer, dan agar komputer dapat berfungsi dengan baik, pastikan CPU tidak mengalami masalah. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah CPU tidak mau menyala, yang tentu bisa membuat pengguna panik, terutama jika sedang membutuhkan komputer untuk tugas mendesak. Masalah ini sebenarnya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu yang paling umum adalah kerusakan pada RAM. Meskipun begitu, tidak perlu langsung panik. Sebaliknya, Anda bisa melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengatasi masalah tersebut sebelum memutuskan untuk meminta bantuan teknisi. Periksa Kabel Salah satu alasan kenapa CPU mati mungkin karena masalah pada kabel. Itulah kenapa, pertama kali pengguna harus memeriksanya dengan benar. Sistem penerima daya pada CPU ditunjukkan dengan keberadaan LED pada komponen internal PC. Cara memeriksa kabel CPU adalah sebagai berikut: Tes stop kontak listrik dinding sudah aktif dengan menghubungkan perangkat yang berfungsi dan juga melihat apakah perangkat tersebut menyala. Setelah itu, pastikan semua pelindung lonjakan listrik atau soker eksternal sudah tersambung dengan benar. Pastikan bahwa kabel daya PC sudah terhubung dengan benar karena jika longgar maka CPU tidak akan menyala. Cek Perangkat Keras Ketika CPU komputer tidak mau menyala, pengguna bisa mengecek perangkat keras. Perhatikan apakah pemasangan komponennya sudah benar atau belum. Pastikan komponen komputer terpasang dengan tepat, khususnya bagian RAM, kabel motherboard, heatsink, hingga RAM. Bahkan, bila perlu coba lepaskan semua komponen dan pasang kembali sehingga sudah pasti terpasang dengan benar. Apabila curiga terdapat komponen yang rusak, pengguna bisa melakukan booting tanpa memasang komponen terkait. Dengan begitu, CPU pasti akan menyala seperti semula. Periksa Tombol Daya Harga komputer yang tidak murah membuat pengguna harus kritis. Ketika CPU komputer tidak mau menyala, maka bisa periksa seluruh bagiannya, termasuk tombol daya. Kemungkinan terdapat masalah pada tombol pada casing atau kabel saat menyambungkan tombol ke motherhood CPU. Periksa bagian motherhood dengan baik. Pastikan bahwa kabel power motherhood sudah benar-benar terpasang dengan baik. Sehingga, tombol daya bisa langsung berfungsi sangat ditekan. Kemungkinan beberapa pengguna lupa untuk memasang kabel ini. Sebab, kabel motherhood baru dipasang setelah menyelesaikan perakitan CPU komputer. Hindari Kabel Konverter Menghindari penggunaan kabel konverter adalah langkah yang sangat penting bagi pengguna Maxcloud, karena penggunaan kabel konverter menunjukkan bahwa PSU (Power Supply Unit) tidak didesain untuk mendukung konfigurasi tersebut. Salah satu contoh umum adalah kabel konverter dari Molex ke SATA atau bahkan dari Molex ke 8 (6+2) Pin untuk VGA. Untuk penggunaan standar seperti menambah HDD atau SSD, mungkin masih terasa aman meskipun tetap tidak direkomendasikan. Namun, jika PSU dengan merek tidak terkenal dipaksa untuk mendukung kartu grafis seperti GTX 1660 Ti saat full-load, risikonya jauh lebih besar dan dapat menimbulkan kerusakan yang serius pada komponen komputer. Bersihkan CPU Sebagai informasi, debu juga bisa menjadi sumber masalah. Pengguna harus membersihkan CPU jika terlalu banyak debu yang menumpuk. Kotoran yang menumpuk pada komponen ini akan membuat kinerjanya tidak maksimal. Alhasil, CPU bahkan tidak bisa menyala meski sudah ditekan. Jadi, itulah berbagai cara mengatasi komputer yang mati. Periksa seluruh komputernya dengan baik dan teliti sehingga masalah di dalamnya bisa terlihat. Sumber: https://swalayankomputer.com/blog/cpu-komputer-tidak-mau-menyala Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Barang Unggulan
Aplikasi Web/Apk
SemuaIP Camera
SemuaKursi Kantor
SemuaProjector Standard
SemuaAlmari Arsip
SemuaPrinter Multifungsi
SemuaGaleri
Galeri Lain
Semua
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.
Testimoni
-
@asdasdasdad
-asdasdasdasdasd
@1aasdasd
-
@asdasdas
sasf vdsfasf asf
@JNE
