Selamat datang di CV AGEE Fitama

kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda

Daftar Barang

Card image cap

Daftar Berita

Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop

24-09-2025 Teknologi Tips Trick

Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop Pada artikel kali ini kita akan sedikit membagikan tips memilih RAM untuk PC dan Laptop. Memilih RAM untuk PC dan Laptop sebenarnya tidak susah, bahkan cenderung sederhana. Namun bagi beberapa orang yang belum terbiasa, memilih RAM saat hendak membeli laptop atau PC dapat menjadi hal yang membingungkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat memilih RAM, mulai dari tipe RAM, frekuensi RAM, kemudian apakah didukung dengan motherboard, besaran RAM yang cocok, dan beberapa hal lainnya. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Fungsi dan Bentuk RAM RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Tips Memilih RAM untuk PC dan Laptop Pada saat Anda membeli Laptop atau PC yang sudah jadi, biasanya pihak manufaktur sudah menyertakan RAM di dalamnya sehingga Anda tidak perlu memilih RAM sendiri lagi. Akan tetapi, hal berbeda apabila Anda hendak merakit PC atau mengupgrade RAM pada Laptop dan PC Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda memilih RAM agar jenis RAM tersebut cocok dan bisa berfungsi dengan baik, antara lain: Memahami Tipe RAM dan MotherboardPertama Anda perlu mengetahui jenis motherboard yang digunakan. Apabila Motherboard tersebut mendukung dual channel, maka Anda dapat membeli RAM dalam jumlah dua keping dibandingkan hanya 1 keping, misalnya 2×8 GB dibandingkan dengan 1×16 GB. Pastikan juga motherboard yang Anda beli atau gunakan mendukung spesifikasi dari RAM yang hendak dibeli, terutama besaran maksimal dari RAM dan juga clock speed dari RAM. Mengetahui Jumlah Slot RAM di MotherboardMotherboard biasanya menyediakan beberapa slot untuk dipasang dengan RAM. Pada motherboard dengan 4 slot, Anda dapat memasang hingga 4 keping RAM dengan total RAM disesuaikan dengan kemampuan motherboard. Misalnya RAM awal hanya 8GB yang terdiri atas 2x4GB, maka Anda dapat menambahkan hingga 2 keping RAM lagi pada motherboard tersebut, sehingga total menjadi 4x4GB RAM misalnya. Ketahui Kebutuhan Operasional PC dan Laptop Bagi Anda yang hendak melakukan upgrade RAM atau membeli RAM baru, pastikan besaran RAM setelah dipasang dapat menopang kebutuhan komputasi agar komputer atau laptop tidak terasa lemot. Misalnya saja untuk pekerjaan sehari – hari dan mengolah data, biasanya membutuhkan RAM antara 8 – 16GB agar tidak lemot. Sebaliknya jika digunakan untuk keperluan gaming, tentu total RAM yang dibutuhkan akan lebih besar, tergantung jenis game yang dimainkan. Beberapa jenis game menyarankan kebutuhan minimal RAM setidaknya 16GB. Ketahui Socket yang DigunakanSebelum membeli RAM, pastikan bahwa jenis tersebut mendukung slot pada motherboard PC atau komputer. Jika Kamu memiliki PC atau laptop dengan slot DDR3, maka Kamu harus mencari RAM yang menggunakan slot DDR23 agar bisa dipasang. Jika membeli RAM jenis lainnya misalnya DDR4, maka RAM tidak akan dapat digunakan. Demikian sedikit tips untuk memilih RAM baik untuk PC maupun untuk laptop. Pastikan Anda membeli RAM dengan merek dari manufaktur yang terpercaya untuk memastikan RAM tersebut berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan garansi apabila di kemudian hari terdapat masalah pada RAM yang Anda gunakan.   Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/tips-memilih-ram-untuk-pc-desktop-dan-laptop/ Jika kamu bingung atau ingin upgrade RAM, langsung saja datang ke AgeeComputer. Dijamin dapat rekomendasi terbaik, pemasangan rapi, dan harga bersahabat              

Mau Bikin Website? Kenali Dulu Jenis-Jenis Hosting

24-09-2025 Teknologi

Web hosting adalah sebuah layanan berbasis online dan menyediakan tempat penyimpanan file di website. Melalui hosting ini, seseorang bisa menyimpan file sehingga merubahnya menjadi konten dan bisa semua orang akses lewat internet. Ketika membeli hosting, Anda seperti sedang menyewa ruang server online untuk data website. Dalam penerapannya terdapat beberapa Jenis-Jenis Hosting. Analogi sederhananya adalah hosting merupakan lahan yang seseorang sewa untuk membangun rumah bisnis dalam bentuk website. Hosting akan menyimpan semua data yang akan pengguna tampilkan mulai dari teks, foto, sampai dengan video. Pada dasarnya web server yang sedang menghosting website merupakan komputer fisik. Komputer ini akan aktif terus dan menjalankan aktivitas transfer data secara online sehingga tampilan konten bisa dilihat oleh para pengunjung. Dengan membeli server untuk web hosting, maka seseorang bisa membuat website dengan berbagai kebutuhan. Fungsi utama dari hosting sendiri adalah mengelola dan menjalankan server. Dalam penerapannya sendiri ada beberapa jenis web hosting yang bisa seseorang manfaatkan. Untuk memudahkan Anda dalam memilih jenisnya, berikut adalah jenis-jenis hosting. 1. Jenis Hosting Cloud  Pertama ada jenis cloud hosting yang dapat seseorang gunakan untuk membuat sebuah website. Karakteristik dari jenis ini adalah penggunaan beberapa server virtual. Fungsinya adalah bila terjadi gangguan dari salah satu server, server lain dapat menggantikannya sehingga performa website tetap berjalan optimal. Cloud Hosting sering menjadi pilihan terbaik untuk mengelola website berskala besar. Bisnis seperti membangung toko online sangat bagus menggunakan jenis satu ini. Keunggulan dari jenis cloud hosting antara lain down-time minim, tidak sering mengalami masalah hardware, sudah menggunakan fitur load balancing, dan mudah menyesuaikan kebutuhan dengan resource yang ada. 2. Dedicated Hosting Berikutnya ada jenis Dedicated Hosting yang hadir dengan pengaturan mandiri. Jenis satu ini hadir dengan serveir fisik dan memengunkinkan pengguna mengkonfigurasi server sendiri misal memilih OS, software sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan. Dengan kata lain, apabila Anda memilih jenis hosting ini sama halnya membuat server pribadi. Sementara dedicated hosting juga biasanya menawarkan layanan tambahan seperti dukungan perusahaan web host. Jenis satu ini cocok untuk kebutuhan bisnis online yang membutuhkan traffic super padat. Keunggulan dari jenis hosting ini antara lain performa optimal, akses root ke server, dan kontrol penuh ke konfigurasi server. 3. WordPress Hosting Berikutnya ada jenis hosting dari WordPress yang juga banyak jadi andalan orang. WordPress hosting memiliki ciri khas yaitu CMS Hosting. Tipe ini dapat menghadirkan layanan server secara optimal dengan kemampuan loading begitu cepat dan sangat sedikit permasalahannya. CMS WordPress sudah terkenal dan banyak perusahaan gunakan. Salah satu fitur tambahan yang membuat banyak orang tertarik menggunakan wordpress hosting adalah fitur tema siap pakai. Selain itu terdapat ratusan plugin yang dapat membantu pengguna mengembangkan website menjadi lebih baik. Keunggulan dari wordpress hosting adalah murah, mudah untuk pemula, performa optimal, plugin tema tersedia sangat banyak, dan tim customer yang selalu siap. 4. Jenis Shared Hosting Selanjutnya ada shared hosting yang hadir dengan konsep berbagai. Sesuai dengan namanya resource atau sumber daya dari satu server ini dapat pengguna pakai secara bersama sama. Pengguna bisa saling berbagi ketika menggunakan memori server, daya komputasi, klien, dan ruang disk. Daya tarik paling utama dari shared hosting ini sendiri adalah dari harganya. Pengguna dapat menikmati layanan server hosting dengan harga terjangkau sehingga cocok untuk para pebisnis kecil yang ingin membuat website pribadi. Akan tetapi perlu pengguna ingat jika hosting ini perlu melakukan konfigurasi tingkat lanjut agar bandwidthnya tinggi. 5. Jenis VPS Hosting Jenis hosting berikutnya adalah VPS Hosting di mana penerapannya memanfaatkan ruang server fisik yang sama dengan website lain. Setiap user akan menggunakan partisi virtual tersendiri untuk website hosting sehingga akan memiliki resource khusus. Virtual Private server atau VPS cukup bagus untuk menjalankan website berbasis sedang. Beberapa website berskala medium seperti blog ataupun toko online dapat Anda kelola dengan baik apabila menggunakan jenis hosting satu ini. Keunggulan dari VPS hosting sendiri antara lain adalah ruang server khusus, mudah menyesuaikan kebutuhan, traffic website lain tidak bisa mempengaruhi, dan akses root ke server cepat. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-hosting/ Sedang mencari perlengkapan IT atau sparepart terpercaya? Pesan saja di Ageecomputer, koleksi lengkap, kualitas terjamin, dan harga tetap bersahabat!

Apa itu Cache ? Serta fungsi dan Cara Menghapusnya

23-09-2025 Teknologi Tutorial Tips Trick

Cache adalah salah satu fitur yang membuat Anda bisa browsing atau menggunakan aplikasi lebih cepat. Cache merupakan proses yang digunakan oleh browser dan aplikasi untuk menyimpan informasi yang paling sering diakses. Jadi, saat dibutuhkan browser dan aplikasi tidak perlu mengunduh data lagi sehingga proses loading halaman lebih cepat. Walaupun sangat berguna, namun cache bisa memenuhi ruang penyimpanan perangkat Anda. Kalau sudah terlalu banyak cache yang disimpan, perangkat akan terasa lebih lambat. Oleh karena itu, disarankan untuk menghapus cache supaya PC, laptop, atau smartphone bisa bekerja maksimal lagi. Apa itu Cache ? Cache adalah proses menyimpan data sementara pada sistem supaya browser atau aplikasi bisa loading lebih cepat. Berkat cache, saat perangkat meminta data yang dibutuhkan saat loading akan lebih cepat. Ini karena perangkat hanya perlu mengambil data yang disimpan di sistem lokal sehingga tidak perlu mengunduh dari server lagi. Cara kerja cache mirip dengan cara otak kita mengingat jalan. Contohnya, saat pertama kali kita tiba di sebuah mall, otak akan menyimpan informasi mengenai jalan dan cara keluar dari mall. Sehingga ketika ingin keluar dari mall, kita bisa keluar dengan cepat. Berbeda situasinya jika Anda ditutup matanya kemudian langsung dibawa ke mall, pasti bingung untuk cari jalan keluar dan harus bertanya ke satpam mall. Bagaimana Cara Cache Disimpan ? Proses cache sama seperti itu. Saat Anda mengunjungi sebuah situs baru untuk pertama kali, browser akan menyimpan informasi dari website tersebut ke dalam storage internal perangkat. Sehingga ketika Anda ingin mengunjunginya lagi, loading halaman web akan lebih cepat. Namun saat mengunjungi sebuah website, tidak semua data di browser bisa disimpan sebagai cache. Data yang disimpan sebagai cache biasa disebut sebagai header data. Header ini akan memberitahu perangkat bahwa data tersebut bisa disimpan sebagai cache. Pemilik situs web dapat menentukan instruksi caching sehingga browser yang mengakses bisa mengetahui mana data yang harus di-cache. Selain itu, pemilik situs juga bisa mengatur kebijakan untuk mengatur data mana yang bisa dianggap sebagai cache. Apa Fungsi Cache ? Berikut ini fungsi dan manfaat cache untuk browser dan aplikasi. 1. Mempercepat Loading Data Manfaat atau fungsi cache yang utama adalah untuk meningkatkan kecepatan loading aplikasi dan browser. Cache membuat proses kerja browser dan aplikasi lebih cepat. Data-data penting dari aplikasi atau situs web akan disimpan di dalam storage internal perangkat. Jadi, saat Anda mengaksesnya lagi perangkat Anda akan mengambil data yang dibutuhkan. Proses cache lebih cepat dibanding mengunduh data dari server. Bayangkan jika setiap permintaan data harus selalu diambil dari server. Proses loading aplikasi akan lebih lambat. Belum lagi jika ada banyak data yang harus diunduh, sementara itu kecepatan internet Anda terbatas. Ini membuat waktu loading data aplikasi atau browser jadi jauh lebih lama. 2. Menghemat Kuota Data Karena data yang dibutuhkan disimpan di perangkat, jadi aplikasi atau browser tidak perlu mengunduhnya lagi dari server. Selain bisa membuat loading lebih cepat, proses cache juga dapat menghemat konsumsi kuota data internet Anda. Apalagi pada smartphone, di mana aplikasi aktif terus menerus, tanpa cache konsumsi kuota akan lebih boros. 3. Akses Konten saat Offline Cache memungkinkan aplikasi bisa diakses secara offline. Saat koneksi internet tiba-tiba putus, Anda masih bisa akses aplikasi dan data-data yang terakhir disimpan sebagai cache. Misalnya beberapa konten, video yang sudah di-loading, dan beberapa gambar mungkin masih bisa dilihat. Apa Saja Kekurangan Cache ? Cache adalah salah satu proses penting saat menggunakan browser dan aplikasi. Namun, di samping manfaat cache yang banyak, ternyata ada kekurangannya, yaitu: 1. Menghabiskan Storage Perangkat Semakin banyak situs web atau semakin sering menggunakan aplikasi, maka semakin banyak cache yang akan disimpan. Meskipun ukuran cache kecil, namun jika semakin bertumpuk akan membuat storage internal PC, laptop, atau smartphone penuh. 2. Membuat Aplikasi Lemot Cache yang semakin menumpuk di dalam perangkat kerap kali membuat error atau corrupt. Aplikasi akan terasa lebih lambat karena ada kesalahan dalam loading aplikasi yang diminta. Corrupt pada cache membuat browser atau aplikasi gagal memuat data, mengalami error, atau berhenti bekerja. 3. Rentan Serangan Hacker Proses Cache adalah salah jalan masuk untuk meretas perangkat dan data pribadi Anda. Cache di situs web atau aplikasi kadang berisi informasi rahasia dan sensitif. Ini artinya, cache bisa dimanfaatkan hacker untuk mengambil data autentikasi atau informasi pelanggan. Cache juga bisa digunakan pengguna lain untuk mengetahui apa saja situs yang sering Anda kunjungi. Cara Menghapus Cache Menghapus cache adalah salah satu cara untuk menghindari hacker. Menghapus cache juga akan menghapus histori data dari browser. Cara menghapus cache di setiap aplikasi atau browser berbeda-beda, berikut ini caranya: Hapus Cache di Chrome Berikut ini cara menghapus cache di browser Chrome: Klik 3 titik vertikal di sudut kanan atas Pilih More Tools Pilih Clear browsing data… Pilih opsi: Browsing history, Cookies and other site data, Cached images and files Tekan tombol Clear Data. Hapus Cache di Firefox Berikut ini cara menghapus cache di browser Firefox: Tekan tombol Menu dan pilih Settings Pilih menu Privacy & Security Pada Cookies and Site Data, pilih tombol Clear Data Pilih centang pada opsi Cookies and Site Data dan Cached Web Content Lalu tekan tombol Clear. Hapus Cache di PC Windows Berikut ini cara menghapus cache di laptop atau PC Windows: Klik logo Windows di pojok kiri bawah layar Klik opsi Settings Pilih menu System Klik tab Storage dan pilih menu Temporary Files Klik centang menu atau file yang ingin dihapus Tekan tombol Remove Files. Hapus Cache di Smartphone Android Berikut ini cara menghapus cache di smartphone Android: Gunakan aplikasi Cleaner bawaan pabrik Jika tidak ada, bisa hapus cache per aplikasi menu Settings Masuk menu Settings > Apps > Manage Apps Pilih aplikasi yang ingin dihapus cache-nya Pilih opsi Clear Data > Clear Cache. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/cache-adalah/ Ingin hapus cache biar perangkat tetap ngebut? Serahkan aja ke Ageecomputer, jasa pembersihan cache cepat dan aman, bikin kinerja perangkat kembali optimal!

Berita Lain

Semua

8 Perbedaan Laptop dan Notebook dari Desain dan Speknya

Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan laptop dan notebook. Keduanya sering dianggap sama, hanya beda dari namanya saja. Padahal notebook dan laptop adalah dua jenis komputer yang berbeda. Meskipun keduanya terlihat sama, namun laptop dan notebook punya ciri-ciri yang berbeda. Laptop dan Notebook adalah jenis komputer yang membantu kita bekerja di mana saja. Ukurannya yang ringkas dan performa sekelas PC Desktop dapat menangani pekerjaan komputasi berat kapan saja. Anda bisa simpan di dalam tas agar tetap bisa bekerja saat bepergian ke luar rumah. Supaya tidak lagi tertukar, berikut ini perbedaan laptop dan notebook berdasarkan desain dan spesifikasinya: 1. Perbedaan Dimensi Laptop dan Notebook Perbedaan notebook dan laptop yang utama adalah dimensinya. Dimensi notebook lebih ringkas dibanding laptop. Misalnya kita bisa bandingkan dari beratnya. Notebook punya berat sekitar 1 sampai 2 kg. Sedangkan, laptop punya dimensi lebih berat sekitar 1,5 kg sampai 2,5 kg. Lalu untuk tebalnya, tebal notebook sekitar 0.5 – 1 inci saja. Laptop punya tebal mulai dari 1.5 – 2 inci. Perbedaan keduanya bisa dilihat jelas dari bentuk dan dimensinya. Ukuran laptop lebih tebal dan berat dibanding notebook. Oleh karena itu, orang yang sering berpergian lebih memilih notebook karena lebih mudah dibawa-bawa. 2. Ukuran Layar Perbedaan laptop dari notebook yang lainnya adalah dari ukuran layarnya. Masih berhubungan dengan dimensinya, laptop dengan dimensi lebih besar otomatis punya layar lebih besar. Laptop biasanya memiliki ukuran layar mulai dari 14 – 17 inci. Sedangkan, layar notebook lebih kecil mulai dari 8 – 13 inci. Namun belakangan ini ada banyak produsen membuat layar laptop dengan bezel atau frame tipis (Bezel-Less). Ini membuat laptop berukuran kecil bisa menampung layar lebih besar. Misalnya, laptop dengan frame ukuran 13 inci bisa punya ukuran layar 14 inci. 3. Prosesor yang Digunakan Laptop butuh performa lebih tinggi daripada notebook. Tentunya sangat sayang jika laptop berukuran besar tapi performa setara atau lebih lambat dibanding notebook. Oleh karena itu, biasanya laptop ditenagai prosesor yang lebih kencang dibanding notebook. Biasanya laptop ditenagai prosesor kencang, contohnya: Intel seri Core i3, i5, atau i7. Bahkan ada laptop dengan prosesor Intel Core i9 yang bagus untuk gaming berat. Sedangkan untuk AMD, laptop biasanya menggunakan seri Ryzen. Berbeda dengan Notebook yang biasanya menggunakan prosesor hemat daya. Jadi fokusnya bukan performa, melainkan bagaimana bisa membuat daya tahan baterai lebih lama. Notebook dengan Intel biasanya menggunakan seri Celeron atau Pentium. Sedangkan untuk AMD biasanya menggunakan AMD Athlon seri Mobile untuk laptop. 4. Spesifikasi Grafis Di samping butuh performa prosesor yang kencang, laptop juga butuh VGA yang mumpuni. Laptop dibekali VGA diskrit atau pengolah grafis khusus untuk mengolah pekerjaan grafis yang rumit. Ini sebabnya, para gamer atau desain grafis lebih cenderung memilih laptop daripada notebook. Merk VGA diskrit yang biasa digunakan adalah AMD Radeon atau NVIDIA GeForce. Di sisi lain, notebook biasanya hanya dibekali VGA integrated dari prosesor. Misalnya Intel Iris Xe dari prosesor Intel atau AMD Radeon dari prosesor AMD seri Athlon. Meski tidak sekencang grafis diskrit, namun grafis bawaan prosesor masih bisa diandalkan untuk multimedia atau editing standar. 5. Perbedaan RAM Notebook dan Laptop Perbedaan notebook dan laptop selanjutnya ada di kapasitas RAM. Karena fokus notebook adalah untuk komputasi harian, maka kapasitas RAM yang dibutuhkan biasanya tidak begitu besar. Biasanya RAM notebook berkapasitas 4GB. Sedangkan, kapasitas RAM laptop lebih besar mulai dari 8GB sampai 32GB. Alasannya karena untuk menjalankan program berat dan banyak, laptop butuh RAM yang kencang dan punya kecepatan tinggi. Spesifikasi RAM laptop yang standar adalah DDR4. 6. Sistem Pendingin yang Digunakan Masih berhubungan dengan 3 poin di atas, karena laptop menggunakan prosesor yang kencang, VGA diskrit, dan punya kapasitas RAM besar otomatis laptop butuh sistem pendingin yang maksimal. Laptop punya dua buah kipas yang masing-masing diletakan di prosesor dan VGA. Fungsinya untuk mendinginkan dua komponen rawan panas ini. Tidak hanya itu, dua buah kipas dihubungkan dengan heat pipe untuk mendistribusikan panas dengan cepat. Lalu laptop juga punya ventilasi di sisi kanan kiri atau belakangnya. Fungsinya ventilasi tersebut untuk menyedot udara dingin ke dalam lalu membuang udara panas ke luar. Sistem pendingin yang kompleks membuat laptop lebih berat dibanding notebook. Sedangkan, notebook terbaru saat ini kebanyakan sudah tidak menggunakan kipas. Ini membuat dimensi notebook lebih tipis dan ringan. Untuk membuang panas dari prosesor, notebook biasanya hanya mengandalkan heat pipe saja. Oleh karena itu, notebook kurang cocok untuk menangani pekerjaan berat, seperti gaming atau rendering 3D. 7. Daya Tahan Baterai Fokus notebook adalah daya tahan baterai. Notebook memungkinkan pengguna bisa bekerja selama mungkin. Untuk itu, notebook menggunakan prosesor yang hemat daya. Kecepatan dan spek prosesor yang dipilih juga yang tidak menguras baterai dengan cepat. Daya baterai notebook berkurang lebih lambat dibanding laptop. Meskipun kapasitas baterainya sama, namun daya tahan baterai notebook bisa lebih lama. 8. Harga Laptop dan Notebook Perbedaan laptop dan notebook yang terakhir adalah dari harganya. Karena spesifikasi laptop lebih tinggi dibanding notebook, otomatis harganya lebih tinggi dibanding notebook. Harga notebook masih lebih murah karena speknya lebih rendah, tidak butuh VGA diskrit, tidak ada kipas pendingin, dan lainnya. Notebook sangat cocok untuk belajar atau bekerja. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-laptop-dan-notebook/ Kalau lagi pusing cari sparepart laptop atau notebook biar performa tetap ngebut, langsung aja pesan di ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap bikin perangkatmu balik kinclong lagi!

Tips Memilih Charger USB yang Terjamin Awet dan Aman

Tips memilih charger USB tidak boleh sembarangan. Charger USB ini bisa pengguna dapatkan di berbagai toko komputer terpercaya. Dengan berbagai pilihan, pengguna pasti akan kebingungan. Jangan asal memilih, tetapi perhatian beberapa hal penting sebelum membeli charger USB ini.  Tips Memilih Charger USB dengan Benar Semua perangkat ponsel pastinya perlu diisi daya agar bisa digunakan. Umumnya, pabrikan ponsel sudah memberikan charger USB dari box pembelian. Namun, beberapa ponsel kini juga sudah tidak mendapatkan charger USB di dalam box. Selain itu, pemakaian terus-menerus juga akan membuat charger rusak. Itulah kenapa, pengguna pasti membutuhkan charger USB baru. Apalagi charger USB ini menjadi salah satu perangkat yang paling sering digunakan sehari-hari. Charger USB ini sebenarnya bukan hanya untuk smartphone, tetapi juga untuk tablet, laptop dan perangkat elektronik lainnya. Charger menjadi komponen yang sangat penting agar perangkat bisa tetap hidup dan berfungsi dengan baik. Pilih Charger HP Original Tips memilih charger USB di toko atau grosir komputer adalah pilihan brand original. Cari charger USB yang berasal dari pabrikan asli dan bukan tiruan. Sebenarnya, tidak dari brand yang sama juga bukan masalah. Selama charger HP original, maka artinya akan aman untuk perangkat elektronik. Menggunakan charger original merek lain memang lebih baik daripada charger abal-abal. Hal itu karena pengisi daya mereka bawaan pabrik sudah pasti melalui tahapan verifikasi untuk menguji keamanan. Gunakan Charger Pihak Ketiga yang Terpercaya Jika tidak ada charger original, maka bisa gunakan buatan pihak ketiga. Namun, perhatikan mereknya dengan baik. Pilih charger USB dengan mereka yang terpercaya. Ketika menggunakan barang pihak ketiga, merek harus sangat diperhatikan karena mempengaruhi kualitas. Gunakan charger USB dari mereka ternama. Biasanya, merek ternama ini direkomendasikan oleh orang-orang yang mahir dalam bidang gadget ini. Biasanya, merek terkenal juga melewati standar yang tinggi. Mereka akan melakukan tahap uji coba yang sangat ketat untuk memasarkan produk mereka sesuai standar dalam segi kualitas, kinerja dan keamanan. Jangan Tergiur Harga Murah Untuk tips memilih charger USB selanjutnya adalah memperhatikan harga. Jangan tergiur dengan harga charger yang murah. Ada banyak pilihan produk murah di luar sana. Namun, sudah pasti charger tersebut berasal dari merek tidak terkenal dengan kualitas yang tidak terjamin. Sebaiknya keluarkan uang sedikit lebih banyak untuk membeli charger USB yang terjamin berkualitas. Dengan begitu, charger akan lebih tahan lama dan aman digunakan untuk perangkat. Namun, jangan juga langsung percaya jika harganya terlalu mahal. Perhatikan harga pasaran charger merek terkenal atau original. Jika dianggap terlalu mahal, maka bisa jadi itu penipuan. Sumber: https://swalayankomputer.com/blog/tips-memilih-charger-usb Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross

Urutan warna kabel LAN penting untuk diketahui agar komputer bisa terhubung ke router dan internet dengan benar. Namun, warna kabel LAN memiliki warna yang berbeda-beda. Saat mengurutkan warna kabel tidak boleh sembarangan karena komputer Anda tidak bisa terhubung ke internet. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memasang kabel LAN. Untuk Anda yang sedang mempelajari jaringan, salah satu kabel yang sering digunakan dalam jaringan adalah model UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras jaringan ke komputer. Kabel UTP juga biasa digunakan untuk membangun jaringan LAN. Kabel UTP lebih disukai karena harganya murah dan bisa mentransfer data hingga 100 Mbps. Nah, jika Anda pernah membuka kabel UTP akan ada 8 buah kabel dengan warna berbeda-beda. Setiap urutan warna kabel LAN tersebut punya fungsinya masing-masing. Urutan Warna Kabel LAN Kabel LAN memiliki 8 warna kabel yang berbeda. Urutan warna kabel LAN memiliki urutan warna kabel yang berbeda tergantung jenisnya, Straight atau Cross. Berikut ini urutan warna kabel LAN sesuai jenis kabelnya. Urutan Warna Kabel LAN Jenis Straight Putih – Orange Orange Putih – Hijau Biru Putih – Biru Hijau Putih – Cokelat Cokelat. Urutan Warna Kabel LAN Jenis Cross Ujung 1 Putih – Orange Orange Putih – Hijau Biru Putih – Biru Hijau Putih – Cokelat Cokelat. Urutan Warna Kabel LAN Jenis Cross Ujung 2 Putih – Hijau Hijau Putih – Orange Biru Putih – Biru Orange Putih – Cokelat Cokelat. Fungsi Kabel LAN Sesuai Warnanya Setiap warna kabel LAN punya fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, Anda tidak bisa sembarangan pasang kabel LAN atau mengurutkannya. Berikut ini fungsi kabel LAN tergantung warnanya: Orange. Berfungsi sebagai media pengirim paket data Putih – Orange. Berfungsi sebagai media pengirim paket data Hijau. Berfungsi sebagai media pengirim paket data Putih – Hijau. Berfungsi sebagai media pengirim paket data Biru. Berfungsi sebagai media pengirim paket suara Putih – Biru. Berfungsi sebagai media pengirim paket suara Cokelat. Berfungsi mengirim tegangan DC Putih – Cokelat. Berfungsi pengirim tegangan DC. Kenapa Memasang Kabel LAN Harus Urut ? Kabel LAN terdiri dari berbagai warna. Jenis dan urutan warna kabel LAN yang berbeda akan menghasilkan fungsi yang berbeda. Setiap jenis kabel LAN punya urutan warna kabel yang berbeda. Jika tidak dipasang secara urut akan membuat kabel LAN tidak berfungsi. Saat memasang kabel LAN, jenis Straight atau Cross urutan warnanya bisa lebih fleksibel. Di atas adalah urutan warna kabel LAN yang standar saja. Sebenarnya Anda bisa memasang kabel LAN tidak sesuai urutan di atas, namun ada syaratnya, yaitu: Untuk kabel jenis Straight, urutan warna pada setiap ujungnya harus sama Untuk kabel jenis Cross, urutan warna yang pertama ditukar dengan kabel warna ketiga. Lalu urutan warna yang kedua ditukar dengan kabel warna urutan keenam. Apa itu Kabel Straight ? Kabel Straight adalah jenis kabel LAN yang cara pemasangannya sama antara ujung yang satu dengan ujung yang lainnya. Fungsi kabel Straight adalah untuk instalasi perangkat yang berbeda. Kabel jenis ini paling banyak dipakai karena banyak fungsinya. Fungsi Kabel Jenis Straight Menghubungkan komputer ke switch jaringan Menghubungkan komputer ke hub jaringan Menghubungkan komputer ke router jaringan Menghubungkan komputer dengan jaringan LAN Menghubungkan Switch ke hub jaringan Menghubungkan Switch ke router jaringan. Apa itu Kabel Cross ? Kabel Cross adalah jenis kabel yang susunan warnanya berbeda di setiap ujungnya. Fungsi kabel Cross digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama. Kabel jenis Cross adalah kebalikan dari kabel jenis Straight. Kabel Cross jarang digunakan dibanding Straight. Fungsi Kabel Jenis Cross Menghubungkan komputer dengan komputer lain Menghubungkan switch dengan switch Menghubungkan hub dengan hub Menghubungkan router dengan router. Perbedaan Kabel Straight dan Cross Pada dasarnya sangat mudah untuk membedakan kabel Straight atau Cross. Kita bisa membedakan kedua jenis kabel ini dari urutan warnanya. Untuk kabel jenis Cross ada beberapa urutan warna kabel Straight yang dibalik. Perbedaan lainnya kabel Cross digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama. Sedangkan kabel Straight bisa untuk menghubungkan perangkat yang berbeda. Berdasarkan fungsinya, jenis kabel LAN Straight dan Cross memiliki bisa dibedakan dari hal berikut ini: Kabel Jenis Straight. Berfungsi menghubungkan perangkat yang berbeda. Contohnya menghubungkan komputer ke switch atau komputer ke hub Kabel Jenis Cross. Berfungsi menghubungkan perangkat yang sama. Contohnya menghubungkan komputer ke komputer atau router ke router. Kelebihan Menggunakan Kabel LAN LAN memiliki banyak kelebihan. Kelebihan kabel LAN dibanding Wireless membuat Anda bisa bekerja lebih lancar. Berikut ini beberapa kelebihan kabel LAN dibanding Wireless. Kecepatan Lebih Tinggi. Kecepatan kabel LAN lebih tinggi dibanding koneksi wireless. Dengan kabel LAN, Anda bisa mendapatkan koneksi kecepatan tinggi mulai dari 10 Gbps hingga 100 Gbps. Keamanan Lebih Baik. Wireless atau WiFi lebih rentan terhadap serangan siber. Akan tetapi, kabel LAN atau koneksi ethernet menjanjikan keamanan lebih tinggi. Sebagai admin, Anda memiliki kendali penuh pada siapa saja yang berhak mengakses jaringan ethernet. Lebih Stabil. Koneksi Ethernet melalui LAN memiliki kestabilan lebih baik. Tidak ada interupsi gelombang radio dari perangkat lain. Lebih Efisien. Koneksi Ethernet misalnya Cat 6 mengkonsumsi listrik lebih lebih rendah, bahkan lebih hemat listrik dibanding Wireless. Itulah urutan warna kabel LAN dan fungsi setiap warna kabel. Jenis Straight lebih banyak digunakan karena bisa menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya. Memasang kabel LAN tidak boleh sembarangan supaya Anda bisa terhubung ke internet. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/urutan-warna-kabel-lan/ Butuh kabel LAN dengan urutan warna Straight & Cross yang benar? Langsung ke Ageecomputer, tersedia kabel LAN berkualitas dan siap pakai sesuai standar!

Perbedaan Headset dan Earphone, serta Perangkat Audio Lainnya

Tidak sedikit orang yang belum tahu Perbedaan headset dan earphone secara jelas. Kedua alat ini memang memiliki fungsi yang sama akan tetapi memiliki sedikit perbedaan dalam penggunaannya. Kedua alat ini memang sama sama digunakan untuk mendengarkan audio. Dalam perkembangannya sendiri alat pendengar audio kini tersedia dalam berbagai macam bentuk. Sebut jasa seperti headphone, headset, earphone, handsfree. Perangkat yang digunakan untuk mendengarkan audio ini memiliki bentuk berbeda beda. Perbedaan antara headset dan earphone serta perangkat pendengar audio lainnya sebenarnya sangat tipis. Semua alat ini dapat memberikan pengalaman mendengarkan audio yang berbeda beda kepada pemiliknya. Walaupun sebenarnya terdapat hal hal yang memedakan semua perangkat pendengar audio ini, akan tetapi paradigma yang disepakati secara universal tidak ada. Sehingga penyebutannya tidak selalu baku untuk alat tertentu. Untuk bisa memahami dan mengerti perbedaan antara headset dan earphone serta perangkat pendengar audio lainnya ialah dengan mengetahui definisi alat tersebut. Berikut penjelasan tentang berbagai perangkat pendengar audio. Definisi Beberapa Perangkat Audio Headphone Yang pertama adalah Headphone. Perangkat yang satu ini terdiri dari dua buah speaker yang terpasang untuk menutupi telinga. Keduanya tersambung oleh bando yang diletakan di kepala pengguna. Perangkat ini memiliki fungsi untuk mendengarkan audio secara pribadi. Terdapat juga fungsi khusus headphone yakni dapat memberikan kualitas suara yang bagus serta jelas. Headphone tersedia dalam dua jenis, yaitu headphone open-back dan Close-Back. Untuk jenis open-back biasannya di rancang dengan konsep Housing yang terbuka atau memiliki lubang lubang yang mengalirkan gelombang suara dari speaker. Desain terbuka ini membuat suara bocor keluar sehingga suara masih bisa di dengar oleh orang sekitar walaupun kecil. Sedangkan untuk jenis Close-back lebih sering digunakan karena konsep Housing yang tertutup. Suara yang dihasilkan mampu diredam oleh headphone itu sendiri. Pengguna tidak perlu khawatir bila suara akan bocor. Kualitas suara yang dihasilkan pun lebih bagus dari Open-Back. Headset Walaupun headset memiliki kemiripan dengan headphone, nyatanya keduanya berbeda. Perbedaan bisa dilihat pada mikrofonyang terpasang. Headset merupakan gabungan antara mendengarkan audio dan berbicara atau berkomunikasi. Headset umumnya digunakan untuk melakukan panggilan audio atau video. Earphone Earphone merupakan perangkat untuk mendengarkan audio sama dengan headset dan headphone. Akan tetapi ukuran earphone sangatlah kecil. Sehingga ia mudah untuk di bawa ke mana mana. Apalagi sekarang kualitas suara yang dihasilkan earphone semakin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Handsfree Perangkat yang terakhir untuk mendengarkan audio adalah handsfree. Alat ini memiliki kemiripan dengan earphone yakni berbentuk kecil. Akan tetapi dia memiliki microphone yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dan memungkinkan melakukan panggilan. Handsfree juga dilengkapi dengan beberapa tombol yang berfungsi untuk menerima atau memutus sebuah panggilan, terdapat juga tombol pengaturan volume. Terdapat dua jenis handsfree saat ini yakni menggunakan kabel dan tidak menggunakan kabel atau nirkabel. Lebih bagus mana Headset atau earphone ? Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bila perbedaan nyata antara headset dan earphone adalah ukuran. Dan juga headset memiliki mikrofon sedangkan earphone tidak. Lalu yang mana yang lebih baik ? sebenarnya kedua perangkat ini memiliki keunggulannya masing masin bila digunakan sesuai kebutuhan. Headset Punya Kualitas Suara Lebih Baik Headset memiliki kemampuan yang dapat menghasilkan suara lebih jernih dan jelas. Sehingga bila Anda ingin fokus mendengarkan musik dalam kantor atau rumah menggunakan headset jauh lebih baik daripada earphone. Bila anda juga ingin melakukan panggilan tentu saja pilihan menggunakan headset sangat dianjurkan. Apalagi headset memiliki kemampuan untuk memblokir suara dari luar dengan sangat baik. sangat disarankan juga untuk menggunakan headset berkualitas agar terhindar dari masalah pendengaran. Earphone Lebih Mudah Dibawa Berpergian Karena kualitas suara earphone yang belum bisa sebagus headset, earphone di nilai lebih aman digunakan agar terhindar dari masalah pendengaran. Keunggulan lain dari earphone ialah bentuknya yang sangat kecil sehingga mudah untuk di bawa ke mana mana. Bila Anda mencari perangkat untuk mendengarkan audio di mana saja earphone jadi pilihan terbaik. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-headset-dan-earphone/ Sedang berburu Headset, Earphone, atau perangkat audio lainnya? Di Ageecomputer tempatnya, temukan pilihan lengkap dengan kualitas terbaik dan harga bersahabat!

Bahaya Jarang Melakukan Perawatan AC Secara Rutin

Perawatan unit Air Conditioning di kantor yang meliputi cuci AC dan service rutin AC kantor perlu dilakukan secara berkala agar unit AC dapat bekerja secara optimal. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan jika kita jarang melakukan cuci AC dan service berkala adalah AC yang terasa tidak dingin. AC yang tidak dingin dan hanya mengeluarkan hawa panas saja sering dikeluhkan oleh karyawan yang bekerja. Suasana dan kondisi ruang kantor yang panas membuat karyawan terasa tidak nyaman dan berdampak pada pekerjaan menjadi kurang produktif. Namun perlu diketahui, dampak dari jarang melakukan cuci AC berkala maupun service rutin tidak hanya menyebabkan AC tidak dingin saja loh. Pada artikel ini kita akan membahas akibat dari jarang cuci dan service rutin AC kantor. Jenis AC yang Sering Digunakan di Kantor Untuk penggunaan di kantor ada dua jenis tipe AC yang umum digunakan. Biasanya kantor baik ukuran kecil maupun perusahaan besar akan menggunakan AC jenis split ataupun cassette. Apa saja perbedaan dari AC Split ataupun AC Cassette? AC Split adalah salah satu jenis AC yang sering ditemukan dan banyak digunakan di rumah maupun ruko atau perkantoran ukuran kecil. Sesuai dengan namanya, AC Split terdiri dari 2 komponen utama yang terpisah, yaitu: Unit pendingin yang dipasang di dalam ruangan Unit berbentuk kipas untuk pembuang panas yang berada di luar ruangan Sedangkan AC Cassette adalah serupa dengan AC Split karena terdapat 2 unit, bedanya adalah AC Cassette terpasang pada bagian plafon ruangan. Berbeda dengan AC Split yang terpasang pada dinding ruangan. AC jenis ini cocok untuk ruangan kerja atau ruangan meeting yang besar karena pendinginan akan lebih optimal dibanding dengan memasang beberapa AC tipe Split. Apa Saja Akibat Tidak Melakukan Perawatan AC Secara Rutin? Terlepas dari jenis AC yang digunakan, baik itu AC Split ataupun AC Cassette, perlu dilakukan perawatan secara berkala. AC yang tidak dirawat secara rutin dapat menimbulkan berbagai masalah seperti: Debu dan Kotoran Menumpuk AC yang jarang dicuci dapat menyebabkan debu dan kotoran menumpuk pada bagian dalam dari unit AC, baik itu unit indoor maupun outdoor. Debu yang menumpuk pada bagian filter dari unit indoor misalnya, dapat menyebabkan AC tidak dapat bekerja secara optimal. Selain itu filter AC yang kotor dan penuh debu dapat menjadi sarang penyakit. AC Terasa Panas Debu dan kotoran yang menumpuk pada AC membuat AC tidak dapat bekerja untuk mendinginkan ruangan secara optimal. Akibatnya meskipun AC dinyalakan sudah lama atau diatur pada suhu rendah, ruangan tidak terasa dingin sama sekali. Tagihan Listrik Menjadi Lebih Mahal Filter yang kotor membuat AC tidak maksimal dalam mendinginkan ruangan. Hal ini berdampak langsung pada biaya penggunaan AC atau tagihan listrik juga menjadi lebih mahal karena AC bekerja 2x lipat lebih berat untuk mendinginkan ruangan. AC Menjadi Cepat Rusak AC yang jarang diservice dan dilakukan perawatan berkala berisiko memiliki usia pakai yang lebih pendek dan rentan rusak. Akibatnya AC tidak jarang menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar untuk perbaikan dan penggantian AC dibandingkan dengan biaya perawatan atau service berkala. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/bahaya-jarang-melakukan-perawatan-ac-secara-rutin/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Card image cap
Card image cap

Barang Unggulan

Aplikasi Web/Apk

Semua

Kursi Kantor

Semua

Projector Standard

Semua

Almari Arsip

Semua

Printer Multifungsi

Semua

Galeri

2026-Apr-06
2026-Apr-06

Galeri Lain

Semua

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.

Card image cap

Testimoni

sasf vdsfasf asf

@JNE

-

@asdasdas

-asdasdasdasdasd

@1aasdasd

-

@asdasdasdad

Klien Corporate

Produk

Home Products Contact