Selamat datang di CV AGEE Fitama

kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda

Daftar Barang

Card image cap

Daftar Berita

8 Perbedaan Laptop dan Notebook dari Desain dan Speknya

26-09-2025 Teknologi

Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan laptop dan notebook. Keduanya sering dianggap sama, hanya beda dari namanya saja. Padahal notebook dan laptop adalah dua jenis komputer yang berbeda. Meskipun keduanya terlihat sama, namun laptop dan notebook punya ciri-ciri yang berbeda. Laptop dan Notebook adalah jenis komputer yang membantu kita bekerja di mana saja. Ukurannya yang ringkas dan performa sekelas PC Desktop dapat menangani pekerjaan komputasi berat kapan saja. Anda bisa simpan di dalam tas agar tetap bisa bekerja saat bepergian ke luar rumah. Supaya tidak lagi tertukar, berikut ini perbedaan laptop dan notebook berdasarkan desain dan spesifikasinya: 1. Perbedaan Dimensi Laptop dan Notebook Perbedaan notebook dan laptop yang utama adalah dimensinya. Dimensi notebook lebih ringkas dibanding laptop. Misalnya kita bisa bandingkan dari beratnya. Notebook punya berat sekitar 1 sampai 2 kg. Sedangkan, laptop punya dimensi lebih berat sekitar 1,5 kg sampai 2,5 kg. Lalu untuk tebalnya, tebal notebook sekitar 0.5 – 1 inci saja. Laptop punya tebal mulai dari 1.5 – 2 inci. Perbedaan keduanya bisa dilihat jelas dari bentuk dan dimensinya. Ukuran laptop lebih tebal dan berat dibanding notebook. Oleh karena itu, orang yang sering berpergian lebih memilih notebook karena lebih mudah dibawa-bawa. 2. Ukuran Layar Perbedaan laptop dari notebook yang lainnya adalah dari ukuran layarnya. Masih berhubungan dengan dimensinya, laptop dengan dimensi lebih besar otomatis punya layar lebih besar. Laptop biasanya memiliki ukuran layar mulai dari 14 – 17 inci. Sedangkan, layar notebook lebih kecil mulai dari 8 – 13 inci. Namun belakangan ini ada banyak produsen membuat layar laptop dengan bezel atau frame tipis (Bezel-Less). Ini membuat laptop berukuran kecil bisa menampung layar lebih besar. Misalnya, laptop dengan frame ukuran 13 inci bisa punya ukuran layar 14 inci. 3. Prosesor yang Digunakan Laptop butuh performa lebih tinggi daripada notebook. Tentunya sangat sayang jika laptop berukuran besar tapi performa setara atau lebih lambat dibanding notebook. Oleh karena itu, biasanya laptop ditenagai prosesor yang lebih kencang dibanding notebook. Biasanya laptop ditenagai prosesor kencang, contohnya: Intel seri Core i3, i5, atau i7. Bahkan ada laptop dengan prosesor Intel Core i9 yang bagus untuk gaming berat. Sedangkan untuk AMD, laptop biasanya menggunakan seri Ryzen. Berbeda dengan Notebook yang biasanya menggunakan prosesor hemat daya. Jadi fokusnya bukan performa, melainkan bagaimana bisa membuat daya tahan baterai lebih lama. Notebook dengan Intel biasanya menggunakan seri Celeron atau Pentium. Sedangkan untuk AMD biasanya menggunakan AMD Athlon seri Mobile untuk laptop. 4. Spesifikasi Grafis Di samping butuh performa prosesor yang kencang, laptop juga butuh VGA yang mumpuni. Laptop dibekali VGA diskrit atau pengolah grafis khusus untuk mengolah pekerjaan grafis yang rumit. Ini sebabnya, para gamer atau desain grafis lebih cenderung memilih laptop daripada notebook. Merk VGA diskrit yang biasa digunakan adalah AMD Radeon atau NVIDIA GeForce. Di sisi lain, notebook biasanya hanya dibekali VGA integrated dari prosesor. Misalnya Intel Iris Xe dari prosesor Intel atau AMD Radeon dari prosesor AMD seri Athlon. Meski tidak sekencang grafis diskrit, namun grafis bawaan prosesor masih bisa diandalkan untuk multimedia atau editing standar. 5. Perbedaan RAM Notebook dan Laptop Perbedaan notebook dan laptop selanjutnya ada di kapasitas RAM. Karena fokus notebook adalah untuk komputasi harian, maka kapasitas RAM yang dibutuhkan biasanya tidak begitu besar. Biasanya RAM notebook berkapasitas 4GB. Sedangkan, kapasitas RAM laptop lebih besar mulai dari 8GB sampai 32GB. Alasannya karena untuk menjalankan program berat dan banyak, laptop butuh RAM yang kencang dan punya kecepatan tinggi. Spesifikasi RAM laptop yang standar adalah DDR4. 6. Sistem Pendingin yang Digunakan Masih berhubungan dengan 3 poin di atas, karena laptop menggunakan prosesor yang kencang, VGA diskrit, dan punya kapasitas RAM besar otomatis laptop butuh sistem pendingin yang maksimal. Laptop punya dua buah kipas yang masing-masing diletakan di prosesor dan VGA. Fungsinya untuk mendinginkan dua komponen rawan panas ini. Tidak hanya itu, dua buah kipas dihubungkan dengan heat pipe untuk mendistribusikan panas dengan cepat. Lalu laptop juga punya ventilasi di sisi kanan kiri atau belakangnya. Fungsinya ventilasi tersebut untuk menyedot udara dingin ke dalam lalu membuang udara panas ke luar. Sistem pendingin yang kompleks membuat laptop lebih berat dibanding notebook. Sedangkan, notebook terbaru saat ini kebanyakan sudah tidak menggunakan kipas. Ini membuat dimensi notebook lebih tipis dan ringan. Untuk membuang panas dari prosesor, notebook biasanya hanya mengandalkan heat pipe saja. Oleh karena itu, notebook kurang cocok untuk menangani pekerjaan berat, seperti gaming atau rendering 3D. 7. Daya Tahan Baterai Fokus notebook adalah daya tahan baterai. Notebook memungkinkan pengguna bisa bekerja selama mungkin. Untuk itu, notebook menggunakan prosesor yang hemat daya. Kecepatan dan spek prosesor yang dipilih juga yang tidak menguras baterai dengan cepat. Daya baterai notebook berkurang lebih lambat dibanding laptop. Meskipun kapasitas baterainya sama, namun daya tahan baterai notebook bisa lebih lama. 8. Harga Laptop dan Notebook Perbedaan laptop dan notebook yang terakhir adalah dari harganya. Karena spesifikasi laptop lebih tinggi dibanding notebook, otomatis harganya lebih tinggi dibanding notebook. Harga notebook masih lebih murah karena speknya lebih rendah, tidak butuh VGA diskrit, tidak ada kipas pendingin, dan lainnya. Notebook sangat cocok untuk belajar atau bekerja. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-laptop-dan-notebook/ Kalau lagi pusing cari sparepart laptop atau notebook biar performa tetap ngebut, langsung aja pesan di ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap bikin perangkatmu balik kinclong lagi!

Bahaya Jarang Melakukan Perawatan AC Secara Rutin

26-09-2025 Teknologi Tips Trick

Perawatan unit Air Conditioning di kantor yang meliputi cuci AC dan service rutin AC kantor perlu dilakukan secara berkala agar unit AC dapat bekerja secara optimal. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan jika kita jarang melakukan cuci AC dan service berkala adalah AC yang terasa tidak dingin. AC yang tidak dingin dan hanya mengeluarkan hawa panas saja sering dikeluhkan oleh karyawan yang bekerja. Suasana dan kondisi ruang kantor yang panas membuat karyawan terasa tidak nyaman dan berdampak pada pekerjaan menjadi kurang produktif. Namun perlu diketahui, dampak dari jarang melakukan cuci AC berkala maupun service rutin tidak hanya menyebabkan AC tidak dingin saja loh. Pada artikel ini kita akan membahas akibat dari jarang cuci dan service rutin AC kantor. Jenis AC yang Sering Digunakan di Kantor Untuk penggunaan di kantor ada dua jenis tipe AC yang umum digunakan. Biasanya kantor baik ukuran kecil maupun perusahaan besar akan menggunakan AC jenis split ataupun cassette. Apa saja perbedaan dari AC Split ataupun AC Cassette? AC Split adalah salah satu jenis AC yang sering ditemukan dan banyak digunakan di rumah maupun ruko atau perkantoran ukuran kecil. Sesuai dengan namanya, AC Split terdiri dari 2 komponen utama yang terpisah, yaitu: Unit pendingin yang dipasang di dalam ruangan Unit berbentuk kipas untuk pembuang panas yang berada di luar ruangan Sedangkan AC Cassette adalah serupa dengan AC Split karena terdapat 2 unit, bedanya adalah AC Cassette terpasang pada bagian plafon ruangan. Berbeda dengan AC Split yang terpasang pada dinding ruangan. AC jenis ini cocok untuk ruangan kerja atau ruangan meeting yang besar karena pendinginan akan lebih optimal dibanding dengan memasang beberapa AC tipe Split. Apa Saja Akibat Tidak Melakukan Perawatan AC Secara Rutin? Terlepas dari jenis AC yang digunakan, baik itu AC Split ataupun AC Cassette, perlu dilakukan perawatan secara berkala. AC yang tidak dirawat secara rutin dapat menimbulkan berbagai masalah seperti: Debu dan Kotoran Menumpuk AC yang jarang dicuci dapat menyebabkan debu dan kotoran menumpuk pada bagian dalam dari unit AC, baik itu unit indoor maupun outdoor. Debu yang menumpuk pada bagian filter dari unit indoor misalnya, dapat menyebabkan AC tidak dapat bekerja secara optimal. Selain itu filter AC yang kotor dan penuh debu dapat menjadi sarang penyakit. AC Terasa Panas Debu dan kotoran yang menumpuk pada AC membuat AC tidak dapat bekerja untuk mendinginkan ruangan secara optimal. Akibatnya meskipun AC dinyalakan sudah lama atau diatur pada suhu rendah, ruangan tidak terasa dingin sama sekali. Tagihan Listrik Menjadi Lebih Mahal Filter yang kotor membuat AC tidak maksimal dalam mendinginkan ruangan. Hal ini berdampak langsung pada biaya penggunaan AC atau tagihan listrik juga menjadi lebih mahal karena AC bekerja 2x lipat lebih berat untuk mendinginkan ruangan. AC Menjadi Cepat Rusak AC yang jarang diservice dan dilakukan perawatan berkala berisiko memiliki usia pakai yang lebih pendek dan rentan rusak. Akibatnya AC tidak jarang menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar untuk perbaikan dan penggantian AC dibandingkan dengan biaya perawatan atau service berkala. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/bahaya-jarang-melakukan-perawatan-ac-secara-rutin/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC

23-09-2025 Teknologi

Berapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!  

Berita Lain

Semua

Penyebab Sinyal Wifi Router Lemah

Penyebab sinyal Wifi Router lemah bisa dikarenakan banyak hal. Sinyal wifi yang melemah atau tidak mendapat sinyal sama sekali tentu seringkali membuat jengkel pengguna. Hal ini dikarenakan koneksi internet menjadi terganggu. Ini tentu dapat menghambat sejumlah aktivitas atau kegiatan yang membutuhkan koneksi internet stabil. Beberapa hal yang menyebabkan sinyal wifi menjadi lemah atau hilang umumnya disebabkan karena masalah dari router itu sendiri, kabel atau gangguan teknis lainnya. Masing – masing masalah atau kendala ini tentu membutuhkan penanganan yang berbeda sehingga masalah sinyal wifi yang lemah dapat diatasi. Dalam artikel kali ini kita akan membahas sejumlah penyebab sinyal wifi router lemah. Penyebab Sinyal Wifi Router Lemah Meskipun router wifi sudah terhubung dengan baik dan koneksi internet juga tidak ada masalah, namun sinyal wifi yang diterima oleh pengguna bisa beragam. Seringkali sinyal yang didapat tidak penuh atau lemah. Akibatnya adalah koneksi internet menjadi terasa lambat dan lemot. Adapun beberapa penyebab sinyal wifi router lemah antara lain: Posisi Router Terhalang Benda / Dinding Peletakan atau posisi router sangat mempengaruhi kualitas sinyal yang diterima oleh pengguna. Apabila router ditempatkan di area yang terbuka, akan memberikan kualitas sinyal yang lebih baik dibandingkan dengan sinyal dari router yang diletakkan di pojok ruangan atau dibalik dinding. Semakin banyak halangan atau dinding yang dilalui, maka kecepatan wifi akan semakin lemah Blind Spot Meskipun posisi router sudah tepat, namun seringkali user tidak mendapat kualitas sinyal yang memadai. Hal ini bisa dikarenakan Anda berada di area blind spot. Blind spot disini adalah area atau posisi di ruangan rumah atau kantor yang tidak terjangkau oleh jangkauan antena dari router. Akibatnya kualitas sinyal yang didapatkan juga buruk bahkan tidak ada sinyal sama sekali. Banyak User Yang Terhubung Kualitas sinyal wifi yang diterima serta kualitas kecepatan yang didapat oleh pengguna juga ditentukan oleh seberapa banyak pengguna lain yang terhubung dengan router wifi tersebut. Semakin banyak user yang terhubung dan menggunakan jaringan, maka semakin lemah dan lambat kualitas jaringan yang didapatkan oleh masing – masing pengguna. Router Perlu Di Restart Router merupakan salah satu perangkat yang umum dibiarkan nyala terus menerus. Namun kebiasaan jarang melakukan restart pada router, terutama untuk jangka waktu lama, dapat mempengaruhi kualitas sinyal serta jaringan yang Anda dapatkan. Solusinya cukup mudah dimana Anda hanya perlu melakukan restart pada router atau menjadwalkan restart ulang berkala secara otomatis pada pengaturan router. Layanan Instalasi Router Bhinneka Untuk memastikan router dapat memberikan kualitas sinyal yang baik dan optimal untuk para pengguna, maka pemasangan, posisi, serta pengaturan router harus dilakukan dengan tepat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir blind spot dan memaksimalkan kinerja router untuk memberikan sinyal dan kecepatan jaringan yang optimal. Bagi Anda yang memiliki kendala dalam memasang router untuk kebutuhan bisnis atau kantor, tidak perlu khawatir. Bhinneka memiliki layanan service untuk instalasi unit router access point. Layanan ini dilakukan oleh ahli dan meliputi pengerjaan berikut ini: Analisa awal (topologi) Pemasangan unit Router Access Point Setting SSID dan password Setting DHCP dan IP Address MAC Filtering up to 5 user Tidak termasuk penarikan kabel jaringan, listrik dan pekerjaan sipil Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/penyebab-sinyal-wifi-router-lemah/ Sinyal WiFi router terasa lemah? Dapatkan router dan perlengkapan IT berkualitas di ageecomputer, pilihan lengkap dan terpercaya untuk koneksi yang lebih stabil!

Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop

Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop Pada artikel kali ini kita akan sedikit membagikan tips memilih RAM untuk PC dan Laptop. Memilih RAM untuk PC dan Laptop sebenarnya tidak susah, bahkan cenderung sederhana. Namun bagi beberapa orang yang belum terbiasa, memilih RAM saat hendak membeli laptop atau PC dapat menjadi hal yang membingungkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat memilih RAM, mulai dari tipe RAM, frekuensi RAM, kemudian apakah didukung dengan motherboard, besaran RAM yang cocok, dan beberapa hal lainnya. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Fungsi dan Bentuk RAM RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Tips Memilih RAM untuk PC dan Laptop Pada saat Anda membeli Laptop atau PC yang sudah jadi, biasanya pihak manufaktur sudah menyertakan RAM di dalamnya sehingga Anda tidak perlu memilih RAM sendiri lagi. Akan tetapi, hal berbeda apabila Anda hendak merakit PC atau mengupgrade RAM pada Laptop dan PC Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda memilih RAM agar jenis RAM tersebut cocok dan bisa berfungsi dengan baik, antara lain: Memahami Tipe RAM dan MotherboardPertama Anda perlu mengetahui jenis motherboard yang digunakan. Apabila Motherboard tersebut mendukung dual channel, maka Anda dapat membeli RAM dalam jumlah dua keping dibandingkan hanya 1 keping, misalnya 2×8 GB dibandingkan dengan 1×16 GB. Pastikan juga motherboard yang Anda beli atau gunakan mendukung spesifikasi dari RAM yang hendak dibeli, terutama besaran maksimal dari RAM dan juga clock speed dari RAM. Mengetahui Jumlah Slot RAM di MotherboardMotherboard biasanya menyediakan beberapa slot untuk dipasang dengan RAM. Pada motherboard dengan 4 slot, Anda dapat memasang hingga 4 keping RAM dengan total RAM disesuaikan dengan kemampuan motherboard. Misalnya RAM awal hanya 8GB yang terdiri atas 2x4GB, maka Anda dapat menambahkan hingga 2 keping RAM lagi pada motherboard tersebut, sehingga total menjadi 4x4GB RAM misalnya. Ketahui Kebutuhan Operasional PC dan Laptop Bagi Anda yang hendak melakukan upgrade RAM atau membeli RAM baru, pastikan besaran RAM setelah dipasang dapat menopang kebutuhan komputasi agar komputer atau laptop tidak terasa lemot. Misalnya saja untuk pekerjaan sehari – hari dan mengolah data, biasanya membutuhkan RAM antara 8 – 16GB agar tidak lemot. Sebaliknya jika digunakan untuk keperluan gaming, tentu total RAM yang dibutuhkan akan lebih besar, tergantung jenis game yang dimainkan. Beberapa jenis game menyarankan kebutuhan minimal RAM setidaknya 16GB. Ketahui Socket yang DigunakanSebelum membeli RAM, pastikan bahwa jenis tersebut mendukung slot pada motherboard PC atau komputer. Jika Kamu memiliki PC atau laptop dengan slot DDR3, maka Kamu harus mencari RAM yang menggunakan slot DDR23 agar bisa dipasang. Jika membeli RAM jenis lainnya misalnya DDR4, maka RAM tidak akan dapat digunakan. Demikian sedikit tips untuk memilih RAM baik untuk PC maupun untuk laptop. Pastikan Anda membeli RAM dengan merek dari manufaktur yang terpercaya untuk memastikan RAM tersebut berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan garansi apabila di kemudian hari terdapat masalah pada RAM yang Anda gunakan.   Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/tips-memilih-ram-untuk-pc-desktop-dan-laptop/ Jika kamu bingung atau ingin upgrade RAM, langsung saja datang ke AgeeComputer. Dijamin dapat rekomendasi terbaik, pemasangan rapi, dan harga bersahabat              

Daftar Laptop Core i5: Review Spesifikasi dan Keunggulan

Laptop Core i5 merupakan salah satu kelas laptop yang diincar banyak pengguna karena biasanya laptop yang membawa prosessor ini sudah dilengkapi dengan spesifikasi yang tangguh untuk berbagai kegunaan mulai dari gaming, hiburan, kerjaan kantor, dan berbagai aktivitas lainnya. Berikut kami sajikan daftar Laptop Core i5 dari brand yang berbeda yang bisa anda gunakan sebagai referensi jika anda ingin membeli laptop baru. 1. Laptop Core i5 ASUS VivoBook K413EQ Asus VivoBook 14 K413EQ merupakan laptop yang cocok untuk mendukung aktivitas komputasi Anda sehari-hari. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core generasi ke-11 terbaru yang mampu mendukung pengguna agar bekerja lebih cepat. Ditambah lagi, dukungan dari storage SSD membuat performa laptop semakin kencang. Laptop Asus ini juga dilengkapi dengan NVIDIA GeForce MX350 untuk mendukung aktivitas multimedia tanpa kendala. Laptop ini dirancang dengan ketebalan 17,9 mm dan bobot 1,4 kg. Keunggulan  ASUS VivoBook K413EQ Ditenagai prosesor Intel Core i5-1135G7 Didukung RAM 8GB dan SSD 512GB VGA NVIDIA GeForce MX350 Layar 14 inci Full HD Laptop ringkas tebal 17,9 mm dan 1,4 kg Sensor sidik jari di touchpad Keyboard dengan jarak tekan 1,4 mm 2. APPLE MacBook Pro with Touch Bar MR9R2IDA MacBook Pro ini ditenagai processor Intel Core generasi ke-8 dengan kecepatan clock 2.3 GHz – 3.8 GHz. Jumlah core pada setiap processor adalah Quad-Core (4 core) yang mampu bekerja 70% lebih cepat dibanding MacBook Pro 13 inci pendahulunya. MacBook Pro ini juga dibekali dengan grafis terintegrasi dengan DRAM bawaan 128MB sehingga mampu menyusun kode, menambahkan efek khusus, merender model 3D, hingga mengedit foto atau video lebih cepat. Keunggulan APPLE MacBook Pro MR9R2IDA Ditenagai processor Intel Core i5 2.3GHz Quad-core Didukung RAM 8GB dan SSD 512GB Grafik Intel Iris Plus Graphics 655 Layar 13,3 inci bersolusi 2560 x 1600 Touch bar Dimensi (PTL) 30,41 x 21,24 x 1,49cm Berat Produk 1,37 kg 3. HP Spectre x360 13 Laptop HP Spectre x360 13 ditenagai oleh processor Intel Core generasi ke-8 yang kencang dan efisien. Laptop hybrid dengan tenaga besar ini memungkinkan pengguna untuk dapat bekerja lebih nyaman di dalam maupun luar kantor. Karena jenis hybridnya, laptop ini dapat dipakai dalam 4 mode. Jika anda ingin menggunakannya bekerja di luar ruangan, Anda dapat mengubah laptop ini ke mode tablet. Sedangkan jika Anda ingin presentasi, anda dapat menggunakan mode Stand. Keunggulan HP Spectre x360 13 Ditenagai processor Intel Core i5-8265U Didukung RAM 8GB dan SSD 256GB VGA Intel Graphics Layar 13,3 Inch FHD Touch yang bisa diputar Dimensi (PTL) 308,87 x 217,9 x 14,5 mm Berat Produk 1,324 kg 4. DELL Vostro 3400 Dell Vostro 3400 merupakan laptop ringkas yang ditenagai prosesor Intel Core i5 generasi ke-11 terbaru yang dibekali 4 buah core dengan 8 thread dan kecepatan clock maksimal 4.2 GHz dan 8MB Smart Cache. Selain itu, performanya didukung oleh RAM 8GB dan SSD 256 GB. Dell Vostro 3400 dibekali baterai tahan lama dan mendukung fitur ExpressCharge. Dell Vostro 3400 juga dibekali layar 14 Full HD dengan kecerahan 220 nits. Bezel tipis di sisi kanan dan kiri membuat layarnya terlihat lebih besar. Keunggulan laptop Dell Vostro 3400. Ditenagai prosesor Intel Core i5 generasi ke-11 Didukung RAM 8GB dan SSD 256 GB Layar 14 inci Full HD dengan kecerahan 220 nits Fitur ExpressCharge Kompatibel dengan aplikasi Dell Mobile Connect (Android & iOS) Berat 1,59 kg Ketebal kurang dari 20 mm Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/laptop-core-i5/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Perbedaan Jenis GPU: Integrated, Dedicated dan VGA

Perbedaan jenis GPU, yaitu Integrated, Dedicated dan VGA masih sering menjadi topik yang ditanyakan atau dicari tahu saat seseorang hendak membeli PC atau Laptop. GPU sendiri merupakan Graphic Processing Unit atau unit pengolah grafis yang terdapat pada PC dan juga laptop. Tanpa adanya GPU, maka tidak akan muncul tampilan atau display pada layar monitor ataupun layar laptop Anda. Fungsi dari GPU ini sendiri cukup penting pada beberapa jenis laptop atau PC misalnya PC Gaming yang membutuhkan kemampuan mengolah grafis yang kuat. Adapun GPU pada perangkat komputer dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain GPU Integrated, GPU Dedicated dan VGA. Apa perbedaan di antara ketiganya? Perbedaan Jenis GPU Integrated, Dedicated dan VGA Permasalahan dalam memilih jenis GPU ini muncul pada saat Anda hendak merakit PC atau membeli laptop. Ada yang menawarkan laptop dengan jenis GPU integrated, ada pula laptop dengan jenis GPU dedicated. Pada saat merakit PC juga Anda dapat memutuskan untuk menambah VGA tambahan sebagai bentuk GPU dedicated dibandingkan menggunakan GPU Integrated. Berikut ini perbedaan ketiganya: GPU Integrated Merupakan tipe pengolah grafis (GPU) yang letak atau posisinya sudah terintegrasi, artinya sudah langsung bersatu di dalam komponen chip prosesor. Misalnya saja pada prosesor Intel Generasi ke 12, menggunakan GPU Integrated Intel UHD Graphic 80EUs. Pada laptop yang menggunakan chipset atau prosesor Intel Gen 12 dengan GPU Integrated, biasanya pada spesifikasi laptop tersebut menggunakan GPU Intel UHD Graphic 80EUs. Bagi Anda yang merakit PC pun apabila Anda tidak ingin menambah biaya untuk tambahan VGA, maka dapat menggunakan prosesor yang sudah termasuk GPU Integrated. Pengolah grafis jenis ini secara umum sering disingkat menjadi IGP (integrated graphics processing). Sementara pada perangkat laptop sering juga disebut dengan onboard GPU atau VGA terintegrasi. Pada jenis GPU ini, biasanya kurang maksimal dari segi performa karena harus berbagi kinerja dengan kerja dari CPU secara keseluruhan dan memori dari sistem pada PC atau laptop. Oleh karenanya, PC atau laptop dengan GPU jenis ini kurang cocok untuk mengolah grafis yang berat. GPU Dedicated GPU Dedicated atau GPU Discrete merupakan jenis GPU yang cukup umum ditemui pada laptop, dimana GPU ini bentuknya sudah terpisah dengan CPU. Akan tetapi, umumnya GPU Dedicated pada laptop masih menyatu atau tertanam pada motherboard. Hal ini membuat GPU Dedicated pada laptop memiliki kelebihan dan juga kekurangannya sendiri. Kelebihannya yaitu tentu saja kinerja pengolahan grafis dari laptop tersebut akan lebih maksimal karena GPU memiliki memori tersendiri dan terpisah dengan kinerja CPU. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan pekerjaan dengan pengolahan grafis yang berat ataupun untuk kebutuhan gaming. Kekurangannya adalah GPU Dedicated pada laptop tertanam pada motherboard sehingga Anda tidak bisa sembarangan mengganti atau melepaskan GPU tersebut. Anda hanya terbatas pada GPU jenis tersebut dari awal Anda membeli laptop dan tidak bisa diganti. VGA Card VGA Card atau kartu VGA merupakan jenis GPU yang merupakan perangkat tambahan dan dipasang pada bagian motherboard pada saat Anda membeli atau merakit PC dengan jenis GPU Dedicated. Jadi bisa dikatakan dengan memasang kartu VGA pada PC sama dengan memberikan kemampuan GPU Dedicated pada PC tersebut. Berbeda dengan pada laptop, pada PC Anda bebas mengganti atau melakukan upgrade pada GPU / VGA Card sepanjang tipe VGA Card tersebut cocok dengan motherboard yang Anda miliki. Anda pun dapat memilih GPU dengan jumlah VRAM yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk gaming atau pengolahan grafis dan video editing. Kekurangan dari VGA Card atau GPU Dedicated pada PC adalah harganya yang cenderung mahal, dan semakin canggih atau tinggi VRAM GPU tersebut, tentu harganya lebih mahal. Demikian perbedaan antara GPU Integrated, GPU Dedicated dan juga VGA. Apabila kebutuhan Anda hanya pekerjaan sehari – hari, Anda dapat menggunakan GPU jenis integrated untuk menghemat biaya. Akan tetapi jika kebutuhan Anda misalnya adalah gaming atau ingin agar ke depannya Anda dapat melakukan upgrade pada GPU, maka akan lebih baik bila Anda membeli PC dengan prosesor tanpa GPU Integrated dan menambahkan VGA Card tersendiri. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-jenis-gpu-integrated-dedicated-dan-vga/   Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!

Apa Itu UPS? Mengenal Definisi, Fungsi, 5 Rekomendasi

Mungkin Anda pernah mengalami di mana ketika bekerja listrik tiba tiba padam. Hal seperti ini memang sering kali terjadi. Karena permasalahan inilah terciptalah sebuah alat bernama UPS (Uninterruptible Power Supply). Alat satu ini mampu menyimpan daya sehingga seseorang bisa terhindar dari mati listrik tiba tiba. Definisi UPS UPS merupakan sebuah alat yang mampu menghidupkan atau membuat barang elektronik tetap menyala meski supply daya listrik berhenti. Dengan kata lain ketika mati listrik, barang elektronik Anda seperti komputer ataupun mesin lainnya tetap bisa menyala. Alat penyimpan daya yang standar di zaman sekarang sekitar 600 watt. Dengan ukuran seperti itu, mesin atau barang elektronik masih bisa menyala hingga 17 menit ketika listrik mati. Kehadiran alat ini di era modern seperti sekarang ini sangat penting karena hampir semua perangkat menggunakan tenaga listrik. Beberapa Fungsi UPS yang Harus Diketahui Sebagai alat yang mampu memberikan daya listrik tambahan ketika aliran listrik pada barang elektronik mati, alat ini juga punya fungsi lainnya. Sebelum Anda menggunakannya penting untuk mengetahuinya terlebih dahulu. Berikut beberapa fungsi dari UPS. Mampu memberikan energi listrik saat terjadi gangguan pada daya listrik utama Memberikan waktu untuk bisa menghidupkan genset Memberikan waktu mematikan komputer saat listrik padam Mengamankan sistem komputer agar tidak mati mendadak. Menstabilkan tegangan ketika terjadi perubahan tegangan Memanajemen dan mendiagnosa gangguan pada sistem komputer saat listrik padam Penggunaan dan Instalasi sangat mudah. Rekomendasi UPS dengan Kemampuan Bagus Setelah mengetahui betapa pentingnya alat ini dalam kehidupan, Anda juga harus tahu beberapa rekomendasinya. Terdapat banyak sekali produk ini di pasaran sehingga harus tepat dalam memilihnya. Berikut adalah rekomendasi UPD dengan kemampuan luar biasa. 1. Prolink Pro-1201 SFCU/ 1200VA UPS pertama datang dari brand Prolink di mana kemampuannya dalam mengangkat daya darurat cukup mumpuni. Alat satu ini sangat stabil karena sudah dibekali dengan AVR/Stabilizer. Fitur tersebut dapat menjaga tegangan listrik semua perangkat yang terhubung ke alat ini. Kestabilan dalam meredam tegangan listrik jika terjadi gangguan sangat bagus. Menariknya Prolink Pro1201 ini sudah menawarkan fitur perangkat lunak dengan interface friendly. Sementara untuk kapasitasnya adalah 1200VA atau 850 watt dan mampu menampung dua komputer sekaligus. 2. Micropack Full Protection 1200VA UPS selanjutnya yang dapat Anda gunakan adalah milik Micropack. Kemampuan Micropack Full Protection ini sangat baik karena menghadirkan fitur yang semua pengguna perlukan. Misalnya seperti AVR dan DC Cold Start Function. Fitur DC Cold Start Function mampu memudahkan Anda menghidupkan alat ini tanpa menggunakan AC. Menariknya lagi alat ini juga sudah menawarkan fitur Surge Protection atau Anti petir. Kemampuannya jelas untuk mengamankan alat ini dari gangguan petir saat terjadinya hujan. 3. APC Back-UPS 2200VA BX2200MI-MS Apabila Anda membutuhkan alat penyimpan daya dengan cadangan energi tinggi maka bisa menggunakan APC Back-UPS 2200VA BX2200MI-MS. Dayanya sangat besar yaitu 2022VA sehingga bisa menyimpan daya di laptop maupun komputer dengan baik. Tentu saja untuk mendapatkan daya sebesar ini, Anda setidaknya harus menyimpan atau mengisinya selama 8 jam. Untuk fiturnya sendiri tersedia dengan sangat baik karena sudah menawarkan teknologi komplit dalam mengamankan daya untuk komputer maupun laptop. 4. APC Back-UPS BX 1600VA Berikutnya ada APC Back-UPS BX 1600VA yang hadir dengan cadangan daya luar biasa. Alat penyimpan daya satu ini terbilang sangat bagus karena sudah hadir dengan fitur manajemen baterai cerdas serta penyesuaian tegangan otomatis. Kemudian ada juga sotware PowerChutenya sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan alat ini. Menariknya lagi alat yang satu ini sudah memiliki indikator baterai LED sehingga pengguna tahu kapan harus mengisi dayanya. 5. Orion Vortex V-1500 UPS Orion Vortex menjadi salah satu pilihan yang sangat bagus karena sudah hadir dengan banyak sekali tombol fitur mudah. Alat yang satu ini juga memiliki desain ramping, sederhana dan terlihat sangat kompatibel dalam pemakaiannya. Fitur fitur seperti AVR dan lain sebagainnya sudah tersedia juga sehingga memudahkan Anda dalam meminimalisir gangguan listrik. Apalagi alat UPS ini mampu mengontrol CPU beserta Mikroprosesor secara baik sehingga sistem komputer terjaga saat terjadinya ketidakstabilan listrik. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/definisi-fungsi-rekomendasi-ups/ Apa itu UPS? Kenali definisi, fungsi, dan rekomendasinya! Jika Anda membutuhkan UPS, pesan saja di Ageecomputer, tersedia pilihan berkualitas dengan harga bersahabat!

Card image cap
Card image cap

Barang Unggulan

Aplikasi Web/Apk

Semua

Kursi Kantor

Semua

Projector Standard

Semua

Almari Arsip

Semua

Printer Multifungsi

Semua

Galeri

2024-Jan-17

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta

Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.

2026-Apr-06

Galeri Lain

Semua

Card image cap

Testimoni

sasf vdsfasf asf

@JNE

-

@asdasdas

-asdasdasdasdasd

@1aasdasd

-

@asdasdasdad

Klien Corporate

Produk

Home Products Contact