Selamat datang di CV AGEE Fitama
kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda
Daftar Barang
Daftar Berita
Beda RAM dan ROM pada HP dan Komputer. Awas Keliru!
26-09-2025 TeknologiSaat memilih laptop atau smartphone, mungkin banyak dari kita masih bingung akan beda ram dan rom pada hp dan komputer. RAM dan ROM merupakan istilah yang sering kita dengar saat memilih laptop, komputer hingga smartphone. Baik RAM maupun ROM sama – sama menunjukkan kemampuan atau spesifikasi yang dimiliki dari komputer, laptop atau smartphone. Akan tetapi, baik RAM atau ROM memiliki perbedaan yang signifikan dari segi fungsinya. Salah dalam memahami RAM dan ROM dapat membuat Anda salah memilih spesifikasi untuk laptop atau smartphone. Pada artikel kali ini akan dibahas singkat mengenai beda dari RAM dan ROM serta apa saja fungsi dan kegunaan dari kedua perangkat tersebut. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop hingga smartphone saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau smartphone tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Pengertian ROM ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. Secara awam, istilah ROM mungkin dapat diartikan sebagai storage atau kapasitas penyimpanan data. Hal ini tidak lepas dari fungsi ROM untuk menyiimpan data yang bersifat permanen. ROM digunakan saat Anda hendak menyimpan data atau file seperti dokumen, foto, video ke dalam perangkat. Perbedaan RAM dan ROM pada HP dan Komputer Setelah memahami pengertian dasar dari RAM dan ROM, tentu Anda sudah memiliki gambaran dari fungsi RAM dan ROM baik pada smartphone atau komputer dan laptop. Ada sejumlah hal mendasar yang membedakan antara RAM dan ROM, antara lain: Kapasitas RAM memiliki kapasitas dengan ukuran mulai dari MB hingga GB dan khusus pada komputer atau laptop, RAM juga dapat ditingkatkan kapasitasnya. Sedangkan pada smartphone, biasanya RAM sudah sesuai dengan spesifikasi dari produsen dan tidak bisa ditambahkan. Beberapa smartphone memiliki RAM hingga 6 GB, 8 GB bahkan hingga 12GB. Sedangkan pada laptop atau komputer ukuran RAM mulai dari 4 GB, 8 GB, hingga 128 GB dan lebih tergantung kustomisasi. Berbeda dengan ROM, ROM biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih besar karena digunakan untuk menyimpan data. Pada smartphone, ukuran ROM bervariasi mulai dari 64 GB, 128 GB, atau 256 GB misalnya. Pada komputer atau laptop, ukuran ROM sering disamakan dengan kapasitas storage atau besar harddisk yang digunakan. Pada harddisk biasanya ukuran penyimpanan seperti 1TB, 2TB. Sifat Penyimpanan Data Data yang disimpan pada ROM atau storage pada smartphone dan komputer akan bersifat permanen atau tidak hilang saat perangkat dimatikan. Data akan hilang bila dihapus oleh pengguna. Sebaliknya, penyimpanan data pada RAM hanya bersifat sementara, misalnya saat aplikasi digunakan. Data pada RAM akan hilang bila aplikasi dimatikan atau perangkat di-restart misalnya. Daya yang Digunakan ROM tidak membutuhkan daya listrik untuk menyimpan dan menjaga data atau file yang tersimpan di dalamnya. Hal ini yang menyebabkan data atau file kita yang sudah tersimpan tidak hilang meski smartphone, komputer, atau laptop mati atau di-restart. Sebaliknya, RAM membutuhkan daya listrik untuk menyimpan data. Sifatnya hanya sementara, sehingga bila perangkat dimatikan, file atau data akan hilang. Demikian penjelasan dan perbedaan dari RAM dan ROM. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, Anda dapat lebih mudah menentukan spesifikasi dari smartphone atau laptop dan komputer yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/beda-ram-dan-rom-pada-hp-dan-komputer-awas-keliru/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Jenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC
26-09-2025 TeknologiJenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC sangat beragam dan banyak jenisnya. Meskipun memiliki fungsi utama untuk menjaga suhu di dalam komputer atau unit CPU, ternyata kipas pendingin PC dapat dibedakan menjadi beberapa macam, baik berdasarkan letak ataupun jenisnya. Bagi Anda yang hendak membeli PC atau merakit komputer, kipas pendingin atau fan cooler merupakan salah satu unit yang penting dan wajib ada. Apa saja kegunaan dari kipas pendingin atau fan cooler PC dan apa saja jenis kipas PC berdasarkan letaknya? Hal ini akan kita bahas lebih lanjut pada artikel kali ini. Kegunaan Kipas Pendingin PC Fan cooler atau kipas pendingin pada PC memiliki fungsu untuk menjaga agar komponen – komponen hardware yang ada dalam PC seperti motherboard, CPU, dan lainnya terjaga suhunya. Apabila hardware tersebut terhambat sirkulasi udaranya atau mengalami overheat, dapat menyebabkan penurunan performa, atau bahkan komputer mati dengan sendirinya. Secara sederhana, cara kerja dari kipas pendingin PC adalah dengan membuang atau menarik hawa udara panas dari komponen hardware dan memasukkan udara yang lebih dingin. Jenis – Jenis Kipas Fan Cooler PC Adapun kipas pendingin pada PC dapat dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan letak atau fungsinya. Berikut ini beberapa jenis kipas pendingin PC berdasarkan fungsi dan letaknya: Kipas CPU Kipas CPU atau CPU Fan biasanya berada di atas prosesor. Fungsi dan cara kerja dari kipas ini adalah membuang udara panas dari prosesor agar prosesor tetap dingin dan tidak overheat saat komputer digunakan. Beberapa tipe prosesor tertentu turut menyertakan kipas CPU atau yang dikenal dengan sebutan stock fan pada pembelian prosesor. Akan tetapi, biasanya fungsi stock fan ini cukup standar performanya baik dari tingkat pendinginan maupun tingkat kebisingan yang dihasilkan. Kipas Casing Case Fan atau kipas casing adalah kipas pendingin yang biasa terpasang pada sisi casing komputer ataupun di bagian dalam casing. Biasanya kipas ini berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara dan lebih ditujukan untuk membuang udara panas dari dalam casing ke luar sehingga udara dingin masuk ke dalam casing. PSU Fan PSU Fan adalah kipas pendingin yang berfungsi untuk mendinginkan power supply pada saat komputer bekerja. Beberapa PSU modern sudah dilengkapi dengan kipas pendingin tersendiri Kipas VGA Pada saat Anda merakit atau membeli komputer dengan VGA dedicated, Anda dapat memperhatikan bahwa pada VGA yang Anda beli, cenderung terdapat kipas pendingin yang umumnya berjumlah dua atau dapat lebih. Kipas pendingin ini berfungsi untuk menjaga agar bagian GPU pada VGA tetap dingin dan tidak mengalami overheat saat komputer digunakan untuk mengolah grafis berat seperti saat memainkan game. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/jenis-jenis-kipas-fan-cooler-pc/ Bagi yang sedang mencari berbagai jenis kipas fan cooler PC mulai dari pendingin standar hingga high-performance langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi pendinginan PC-mu!
10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC
23-09-2025 TeknologiBerapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!
Berita Lain
Semua
Perbedaan HDMI Splitter dan Switch yang Perlu Anda Ketahui
Memahami perbedaan HDMI splitter dan switcher sangat penting untuk memastikan penggunaan keduanya dapat berjalan secara optimal. Meskipun tampilan fisik keduanya terlihat mirip, fungsi dan sistem kerja masing-masing perangkat sangat berbeda. Banyak pengguna yang sering merasa bingung dalam membedakan kedua perangkat ini. Tak jarang, orang salah dalam menentukan perangkat mana yang sebenarnya mereka butuhkan untuk keperluan yang telah mereka siapkan. Perbedaan HDMI Splitter dan Switch Lengkap dengan Pembahasannya Dalam dunia hiburan digital yang semakin berkembang, HDMI (High-Definition Multimedia Interface) telah menjadi standar utama untuk mentransfer audio dan video berkualitas tinggi antara berbagai perangkat. Namun, dengan semakin banyaknya perangkat yang tersedia, Anda mungkin perlu mempertimbangkan perangkat tambahan seperti HDMI splitter dan switcher untuk mengoptimalkan penggunaan sistem hiburan Anda. Lantas, apa itu HDMI splitter dan switcher, serta perbedaan dan penggunaannya. Apa itu HDMI Splitter? Perbedaan HDMI splitter dan switcher tampak dari pengertiannya. HDMI splitter adalah perangkat yang berfungsi untuk mengambil sinyal HDMI dari satu sumber dan membaginya menjadi beberapa saluran terpisah. Misalnya, jika Anda ingin menonton video yang sama pada beberapa layar TV atau monitor secara bersamaan dari satu perangkat sumber, HDMI splitter menjadi solusi ideal. Perangkat ini memungkinkan Anda menggandakan sinyal HDMI tanpa kehilangan kualitas. Sehingga semua layar dapat menampilkan gambar dan suara yang sama secara bersamaan. Ini sangat berguna dalam pengaturan seperti presentasi di ruang konferensi, acara publik, atau saat menonton film dengan teman di beberapa layar. Penggunaan HDMI splitter memungkinkan Anda untuk menghemat biaya dan ruang dengan menggunakan satu sumber media. Anda tidak perlu membeli perangkat tambahan untuk setiap layar, cukup dengan satu splitter yang dapat mendistribusikan sinyal ke beberapa layar sekaligus. Apa itu HDMI Switcher? Sementara itu, HDMI switcher adalah perangkat yang memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ini sangat berguna jika Anda memiliki banyak perangkat HDMI, seperti konsol game, pemutar Blu-ray, atau perangkat streaming, namun TV Anda hanya memiliki beberapa port HDMI. Dengan menggunakan switcher, Anda dapat dengan mudah beralih antara berbagai perangkat tanpa harus mencabut dan menyambungkan kabel HDMI secara manual setiap kali ingin mengganti perangkat. HDMI switcher hadir dalam berbagai model, dari yang sederhana dengan beberapa port hingga yang lebih kompleks dengan fitur tambahan seperti remote control. Dengan demikian, Anda dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan efisien. Perbedaan dan Penggunaan Berikut ini adalah ringkasan dari perbedaan HDMI splitter dan switcher: HDMI Splitter: Fungsi: Membagi satu sinyal HDMI menjadi beberapa saluran terpisah. Ideal untuk: Pengaturan dengan beberapa layar atau monitor yang ingin menampilkan konten yang sama. Contoh penggunaan: Menonton pertandingan olahraga di beberapa layar dalam acara nonton bareng, atau presentasi yang ditampilkan di beberapa layar dalam seminar. HDMI Switcher: Fungsi: Menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ideal untuk: Pengguna dengan banyak perangkat HDMI yang ingin terhubung ke satu layar. Contoh penggunaan: Beralih antara konsol game, pemutar Blu-ray, dan perangkat streaming tanpa perlu mengganti kabel setiap kali. HDMI splitter dan switcher adalah perangkat tambahan yang sangat berguna dalam dunia hiburan digital. Keduanya memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat HDMI dengan cara yang berbeda. Dengan memahami perbedaan dan penggunaannya, Anda dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Memilih antara splitter dan switcher akan membantu meningkatkan pengalaman menonton Anda, baik itu untuk hiburan pribadi di rumah atau presentasi profesional.
Perbedaan RAM dan VRAM pada Desktop dan Laptop
Perbedaan RAM dan VRAM pada Desktop dan Laptop Perbedaan RAM dan VRAM pada komputer dan laptop merupakan istilah yang perlu dipahami apabila Anda hendak membeli laptop atau merakit komputer. Keduanya merupakan memori yang terdapat pada PC atau laptop. Meskipun memiliki nama yang hampir mirip, ternyata keduanya memiliki fungsi yang sedikit berbeda. Sama halnya dengan istilah RAM dan ROM, meskipun terdengar mirip, namun fungsinya berbeda. Mengetahui perbedaan antara RAM dan VRAM penting agar Anda dapat memilih laptop atau merakit komputer dengan jumlah memori dan jenis memori yang sesuai dengan kebutuhan. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Pengertian VRAM VRAM atau Video Random Access Memory adalah komponen memory yang terdapat pada graphic card atau VGA atau GPU yang memiliki fungsi mirip dengan RAM. Bedanya adalah VRAM dikhususkan untuk menyimpan data dari GPU yang berupa data – data grafis. VRAM akan bekerja dengan VGA untuk membantu mengolah dan memuat data, contonya seperti kita sedang bermain game. Besaran VRAM juga bermacam – macam dan biasanya tergantung pada tipe atau jenis GPU. Ada GPU yang memiliki VRAM sebesar 8GB atau 16GB. Perbedaan RAM dan VRAM pada Komputer Setelah memahami pengertian dari RAM dan VRAM, Anda tentu sudah mendapat gambaran perbedaan antara RAM dan VRAM serta kegunaan dari masing – masing. Adapun secara lebih spesifik, perbedaan antara RAM dan VRAM adalah sebagai berikut: Dari Segi Fungsi RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. Sedangkan VRAM merupakan memori yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data grafis. VRAM lebih fokus menyimpan data-data tentang gambar dan berbagai visual lainnya yang ditampilkan pada layar komputer. Dari Segi Bentuk RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Biasanya jumlah maksimal keping RAM yang dapat dipasang tergantung pada motherboard yang digunakan. VRAM memiliki bentuk kecil dan biasanya berupa kepingan berwarna hitam yang terdapat pada graphic card atau GPU. Dari Sisi Upgradeable atau Tidak Anda dapat mengganti jumlah RAM maupun melakukan upgrade RAM yang Anda miliki pada komputer atau laptop selama memungkinkan. Misalnya saja saat ini terpasang 2×16 GB RAM pada PC Anda dan masih terdapat sisa slot sebanyak 2 buah, maka Anda dapat menambahkan dua keping RAM lagi, misalnya 2x16GB RAM, sehingga total RAM di PC adalah 4x16GB RAM. Sebaliknya jumlah VRAM tidak dapat di upgrade dan biasanya besarannya tergantung pada tipe dan jenis GPU yang Anda beli. Misalnya saja VGA jenis A memiliki VRAM sebesar 8 GB. Demikian perbedaan antara RAM dan VRAM yang perlu Anda ketahui. Jadi kini Anda tidak bingung lagi ya saat hendak membeli laptop atau merakit komputer sehingga Anda dapat menentukan jumlah RAM dan VRAM yang dibutuhkan sesuai kebutuhan. Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-ram-dan-vram-pada-desktop-dan-laptop/ Butuh upgrade RAM atau VRAM biar laptop/PC makin ngebut? 🚀 Langsung saja datang ke AgeeComputer! Harga bersahabat dan pemasangan rapi.
Apa Perbedaan Smart TV dan Android TV?
Salah satu hal yang sering membuat bingung ketika ingin membeli TV saat ini adalah membedakan Smart TV dan Android TV. Apakah keduanya sama? Jika berbeda, apa saja perbedaan Smart TV dan Android TV? Oleh karena itu, kami membuat artikel ini untuk membantu Anda memahami perbedaan di antara keduanya. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi, kini hampir semua TV yang dijual di pasaran, termasuk di Bhinneka.com, berjenis Smart TV atau TV pintar. Secara umum, pengertian Smart TV adalah TV yang dibekali sistem operasi sehingga bisa melakukan pekerjaan komputasi layaknya PC atau smartphone. Smart TV dapat terhubung ke internet melalui WiFi atau LAN serta bisa diinstal berbagai aplikasi hiburan. Smart TV kini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari: 32 inch, 40 inch, 43 inch, 50 inch, hingga 90 inch. Pilihan resolusi layar juga bermacam-macam, mulai dari yang standar HD Ready, Full HD, 4K UHD, hingga 8K. Beragam jenis Smart TV dijual oleh merk ternama dunia, seperti: Samsung, LG, Sharp, Sony, dan Toshiba. Beberapa di antara mereka ada yang menjual Smart TV, ada pula yang menjual Android TV atau Google TV. Supaya tidak salah beli, kami akan bantu jelaskan apa saja perbedaan antara Smart TV dan Android TV. Kami juga sertakan kelebihan dan kekurangan untuk membantu Anda memilih mana jenis TV yang tepat sesuai kebutuhan. Apa itu Smart TV? TV pintar atau Smart TV adalah TV yang memiliki sistem operasi sehingga bisa diinstal aplikasi, menjalankan fitur atau layanan tertentu, dan mencari informasi di internet. Supaya bisa berfungsi optimal, TV ini perlu dihubungkan ke jaringan internet melalui WiFi atau LAN. Setelah terhubung, Anda bisa instal aplikasi layanan streaming atau layanan content on demand dan menyaksikan video atau film yang tidak bisa ditonton di TV biasa. Smart TV juga bisa diinstal berbagai aplikasi lainnya, seperti: game, browser, pemutar musik, media sosial, hingga layanan untuk memantau perangkat IoT (Internet of Things). Semua aplikasi tersebut tersedia di toko aplikasi seperti halnya Google Play Store pada smartphone Android. Smart TV menggunakan sistem operasi yang dibuat sendiri oleh pabrikannya. Misalnya, Samsung menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Aplikasi yang bisa diunduh di masing-masing OS sudah melalui proses verifikasi keamanan dan kompatibilitas. Tujuannya untuk keamanan akun dan supaya aplikasi dapat berjalan lancar dengan sistem operasi TV. Apa itu Android TV? Android TV adalah TV yang memiliki sistem operasi dan bisa dipasang aplikasi hiburan, games, dan produktivitas. Bedanya dengan Smart TV, sistem operasi yang digunakan adalah Android TV dari Google. Sistem operasi ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 dan kini sudah mencapai versi Android TV 13. TV dengan OS Android diproduksi oleh semua pabrikan TV yang tidak memiliki sistem operasi sendiri, contohnya: Changhong, Sony, Sharp, TCL, dan Xiaomi. TV dengan OS Android TV memiliki Google Play Store sebagai tempat untuk mencari dan instal aplikasi. Pilihan aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV. Untuk hiburan ada aplikasi Netlfix, YouTube, Prime Video, Spotify, Disney+, Apple TV, Hulu, dan lainnya. Untuk aplikasi game, Anda bisa mainkan: Hungry Shark Evolution, Asphalt 8 Airbone, Minecraft, Deer Hunter, dan Grand Theft Auto. Untuk kemudahan penggunaan, Android TV menyediakan fitur Google Assistant yang bisa mencari konten atau informasi di internet melalui perintah suara. Anda juga bisa memantau perangkat IoT yang kompatibel dengan Google Home, seperti: lampu, kamera CCTV, kunci rumah, dan thermostat. Perbedaan Smart TV dan Android TV Berikut ini beberapa perbedaan yang bisa Anda temukan dari Smart TV dan Android TV: 1. Sistem Operasi yang Digunakan Smart TV umumnya menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Misalnya: Smart TV Samsung menggunakan Tizen, LG menggunakan WebOS, dan beberapa TV Toshiba menggunakan Vidaa OS. Sedangkan, Android TV menggunakan sistem operasi Android TV dari Google. Sistem operasi Android TV digunakan oleh hampir semua merk TV yang tidak memiliki OS buatannya sendiri. 2. Harga Smart TV vs Android TV Secara umum, Android TV lebih mahal dibanding Smart TV dengan ukuran dan spesifikasi yang sama. Harganya lebih mahal karena lisensi sistem operasi Android dan integrasi ke ekosistem Google yang lebih luas. Berbeda dari Smart TV yang kompatibilitasnya terbatas hanya ke produk dari merek yang sama. Meski begitu, banyak merek yang menawarkan Android TV dengan harga lebih kompetitif, seperti: Xiaomi, Changhong, dan TCL. 3. Jumlah Aplikasi yang Tersedia Setiap sistem operasi TV memiliki toko aplikasi (semacam Google Play Store atau App Store) untuk mencari dan instal aplikasi. Perbedaan Smart TV dan Android TV yang cukup mencolok ada di jumlah aplikasi yang disediakan. Smart TV melakukan verifikasi ketat sehingga tidak sembarang aplikasi bisa diinstal di TV milik mereka. Sebaliknya, Anda bisa temukan lebih banyak aplikasi di Android TV, mulai dari yang populer hingga yang biasa. 4. Integrasi dengan Perangkat Lain Smart TV dan Android TV dirancang untuk dapat berintegrasi dengan perangkat lain seperti smartphone dan perangkat IoT. Namun bedanya ada pada merek perangkat yang bisa diintegrasikan. Smart TV umumnya hanya bisa terintegrasi ke perangkat dengan merk yang sama. Misalnya, untuk kontrol TV Samsung lebih optimal dengan smartphone Samsung yang sudah mendukung SmartThings. Begitu juga dengan perangkat lain seperti kulkas dan vacuum cleaner robot. Android TV menawarkan integrasi yang lebih universal ke banyak merek perangkat. Ini karena sistem Android memang sejatinya dirancang terbuka untuk banyak merek dan jenis perangkat. Google Cast bisa dilakukan dengan mudah dari semua merek smartphone. Anda juga bisa kelola lebih banyak perangkat IoT selama kompatibel dengan Google Home. Anda bisa gunakan perintah suara melalui remote TV untuk mengontrol semua perangkat IoT di rumah. 5. Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Smart TV memiliki antarmuka yang lebih menarik dibanding Android TV. Tampilan UI dikustomisasi sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing merek. Tampilan difokuskan untuk memudahkan konsumen mencari aplikasi streaming populer dan menu yang dibutuhkan. Developer sistem operasi juga rutin memberikan update perbaikan untuk menjaga performa UI agar tetap ringan. Berbeda dengan Android TV yang memiliki antarmuka sama di semua merek TV. Ini membuat tidak ada kesan spesial dari masing-masing merek TV yang dibeli. Nyaris tidak ada yang membedakan pengalaman antara satu merek Android TV dari merek lainnya. Meski terlihat membosankan, namun UI Android TV masih cukup mudah dipahami, sekalipun oleh pengguna pemula. Kelebihan dan Kekurangan Berikut ini kami rangkum kelebihan dan kekurangan dari Smart TV dan Android TV. Kelebihan dan Kekurangan Smart TV Kelebihan Smart TV dengan OS buatan sendiri adalah keamanan akun konsumen lebih terjamin. Kompatibilitas juga sudah dicek dengan semua seri TV untuk meminimalisir bug. Pengoperasian TV juga lebih mudah karena beberapa aplikasi penting, seperti Casting Mirroring, perintah suara, dan manajemen perangkat IoT sudah diinstal terlebih dulu. Kekurangan Smart TV dibanding Android TV adalah jumlah aplikasinya lebih sedikit. Ini disebabkan karena tidak sembarang aplikasi bisa masuk ke dalam toko aplikasi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa aplikasi populer, seperti: YouTube, Netflix, Prime Video, Apple TV pasti sudah tersedia. Kelebihan dan Kekurangan Android TV Kelebihan Android TV adalah punya koleksi aplikasi lebih banyak dibanding Smart TV biasa. Anda bisa hubungkan akun Google di smartphone Android ke TV untuk memudahkan sinkronisasi data histori film yang pernah ditonton. Smartphone Anda juga bisa digunakan untuk menggantikan remote untuk kontrol volume, pindah channel, matikan TV dan lainnya. Kekurangan Android TV adalah kadang memiliki kapasitas penyimpanan kecil sehingga tidak bisa instal banyak aplikasi. Kompatibilitas aplikasi juga tidak disesuaikan untuk masing-masing TV. Terkadang Anda bisa menemukan bug pada aplikasi yang hanya terjadi di seri atau merk TV tertentu saja. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli TV Sebelum memutuskan untuk membeli Smart TV atau Android TV, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan. Beberapa faktor berikut ini bersifat universal dan menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan terlepas dari apapun merek tv yang Anda beli, baik itu TV Samsung, LG, Sony, Toshiba dan lainnya. Ukuran Layar TV Ukuran TV merupakan yang paling umum dan faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Seberapa besar TV yang Anda mau beli? Tentunya ini perlu disesuaikan dengan tempat di mana Anda akan menaruh TV tersebut. Untuk ruang tamu, Anda dapat memilih TV ukuran mulai dari 43 inch, 50 inch, 55 inch. Sedangkan untuk kamar, Anda dapat memilih TV dengan ukuran antara 32 inch hingga 43 inch. Tentunya ukuran yang berbeda berarti dimensi ukuran yang berbeda pula untuk TV tersebut. Perhatikan ukuran atau luas area meja TV tempat Anda akan menaruh TV tersebut. Resolusi Layar Pilihan selanjutnya adalah resolusi. Resolusi menentukan seberapa tajam dan detil kualitas dari tampilan TV tersebut. Umumnya pilihannya adalah Full HD, 4K Ultra HD hingga 8K. Khusus ukuran layar 32 inch pilihan resolusi hanya sampai HD saja. Yang perlu diingat adalah resolusi yang sama belum tentu berarti kualitas yang sama pada ukuran TV yang berbeda. Misalnya saja resolusi Full HD akan terlihat detil dan tajam pada TV 40 inch atau 43 inch, namun tidak terlalu detil pada ukuran TV 55 inch atau 65 inch. Teknologi TV Teknologi tampilan TV lebih merujuk kepada jenis TV tersebut apakah TV LCD, LED, atau OLED. Umumnya ini lebih ke arah teknologi yang digunakan pada layar TV untuk menampilkan gambar dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya TV OLED yang lebih mahal dari TV LCD dan LED, cenderung memiliki kontras yang lebih baik. Teknologi tampilan TV baik LCD, LED atau OLED umumnya ditunjang dengan teknologi atau fitur kualitas gambar pada masing-masing TV. Umumnya perbedaan detil antara masing-masing jenis TV tidak terlalu ketara atau sulit dibedakan. Software atau Sistem Operasi Google dan Android sudah berpengalaman dalam urusan sistem operasi. Anda bisa mendapatkan update versi dan keamanan lebih lama jika memilih Android TV. Sedangkan, Smart TV bergantung pada kemampuan developer dari pabrikan untuk rutin melakukan pembaruan. Jika suatu saat merek memutuskan menyetop dukungan untuk OS yang dibesutnya, besar kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan update atau perbaikan bug lagi. Kesimpulan Perbedaan Smart TV dan Android TV yang paling utama ada pada sistem operasinya. Smart TV menggunakan sistem operasi buatan sendiri. Contohnya Samsung Smart TV yang menggunakan Tizen dan LG menggunakan WebOS. Sedangkan, sistem Android TV digunakan oleh hampir semua TV yang tidak memiliki atau mampu untuk mengembangkan sistem operasinya sendiri. Aplikasi yang tersedia di Smart TV lebih sedikit dibanding Android TV karena harus melalui proses verifikasi lebih dulu. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan akun dan kompatibilitas dengan semua merek TV yang dijual. Android TV sedikit ‘lebih bebas’ dengan aplikasi untuk TV. Ini membuat lebih banyak aplikasi bisa Anda pasang mulai dari yang paling populer hingga yang biasa-biasa saja. Dari segi pengalaman pengguna, Smart TV lebih nyaman untuk konsumen karena performanya lebih stabil dan ringan. Mereka dapat mengakses menu dan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan cepat. Berbeda dari Android TV yang terkadang ditemukan bug pada beberapa merek dan tipe TV tertentu. Untuk Anda yang sedang mencari Smart TV atau Android TV, kami sarankan untuk tidak hanya fokus ke sistem operasinya saja. Ada hal yang lebih penting seperti ukuran dan resolusi layar yang langsung berdampak pada kenyamanan Anda saat menonton. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-antara-smart-tv-dan-android-tv/ Untuk kamu yang sedang mencari berbagai pilihan Smart TV maupun Android TV dengan kualitas terbaik, langsung saja ke ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi hiburan di rumahmu!
8 Perbedaan Laptop dan Notebook dari Desain dan Speknya
Masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan laptop dan notebook. Keduanya sering dianggap sama, hanya beda dari namanya saja. Padahal notebook dan laptop adalah dua jenis komputer yang berbeda. Meskipun keduanya terlihat sama, namun laptop dan notebook punya ciri-ciri yang berbeda. Laptop dan Notebook adalah jenis komputer yang membantu kita bekerja di mana saja. Ukurannya yang ringkas dan performa sekelas PC Desktop dapat menangani pekerjaan komputasi berat kapan saja. Anda bisa simpan di dalam tas agar tetap bisa bekerja saat bepergian ke luar rumah. Supaya tidak lagi tertukar, berikut ini perbedaan laptop dan notebook berdasarkan desain dan spesifikasinya: 1. Perbedaan Dimensi Laptop dan Notebook Perbedaan notebook dan laptop yang utama adalah dimensinya. Dimensi notebook lebih ringkas dibanding laptop. Misalnya kita bisa bandingkan dari beratnya. Notebook punya berat sekitar 1 sampai 2 kg. Sedangkan, laptop punya dimensi lebih berat sekitar 1,5 kg sampai 2,5 kg. Lalu untuk tebalnya, tebal notebook sekitar 0.5 – 1 inci saja. Laptop punya tebal mulai dari 1.5 – 2 inci. Perbedaan keduanya bisa dilihat jelas dari bentuk dan dimensinya. Ukuran laptop lebih tebal dan berat dibanding notebook. Oleh karena itu, orang yang sering berpergian lebih memilih notebook karena lebih mudah dibawa-bawa. 2. Ukuran Layar Perbedaan laptop dari notebook yang lainnya adalah dari ukuran layarnya. Masih berhubungan dengan dimensinya, laptop dengan dimensi lebih besar otomatis punya layar lebih besar. Laptop biasanya memiliki ukuran layar mulai dari 14 – 17 inci. Sedangkan, layar notebook lebih kecil mulai dari 8 – 13 inci. Namun belakangan ini ada banyak produsen membuat layar laptop dengan bezel atau frame tipis (Bezel-Less). Ini membuat laptop berukuran kecil bisa menampung layar lebih besar. Misalnya, laptop dengan frame ukuran 13 inci bisa punya ukuran layar 14 inci. 3. Prosesor yang Digunakan Laptop butuh performa lebih tinggi daripada notebook. Tentunya sangat sayang jika laptop berukuran besar tapi performa setara atau lebih lambat dibanding notebook. Oleh karena itu, biasanya laptop ditenagai prosesor yang lebih kencang dibanding notebook. Biasanya laptop ditenagai prosesor kencang, contohnya: Intel seri Core i3, i5, atau i7. Bahkan ada laptop dengan prosesor Intel Core i9 yang bagus untuk gaming berat. Sedangkan untuk AMD, laptop biasanya menggunakan seri Ryzen. Berbeda dengan Notebook yang biasanya menggunakan prosesor hemat daya. Jadi fokusnya bukan performa, melainkan bagaimana bisa membuat daya tahan baterai lebih lama. Notebook dengan Intel biasanya menggunakan seri Celeron atau Pentium. Sedangkan untuk AMD biasanya menggunakan AMD Athlon seri Mobile untuk laptop. 4. Spesifikasi Grafis Di samping butuh performa prosesor yang kencang, laptop juga butuh VGA yang mumpuni. Laptop dibekali VGA diskrit atau pengolah grafis khusus untuk mengolah pekerjaan grafis yang rumit. Ini sebabnya, para gamer atau desain grafis lebih cenderung memilih laptop daripada notebook. Merk VGA diskrit yang biasa digunakan adalah AMD Radeon atau NVIDIA GeForce. Di sisi lain, notebook biasanya hanya dibekali VGA integrated dari prosesor. Misalnya Intel Iris Xe dari prosesor Intel atau AMD Radeon dari prosesor AMD seri Athlon. Meski tidak sekencang grafis diskrit, namun grafis bawaan prosesor masih bisa diandalkan untuk multimedia atau editing standar. 5. Perbedaan RAM Notebook dan Laptop Perbedaan notebook dan laptop selanjutnya ada di kapasitas RAM. Karena fokus notebook adalah untuk komputasi harian, maka kapasitas RAM yang dibutuhkan biasanya tidak begitu besar. Biasanya RAM notebook berkapasitas 4GB. Sedangkan, kapasitas RAM laptop lebih besar mulai dari 8GB sampai 32GB. Alasannya karena untuk menjalankan program berat dan banyak, laptop butuh RAM yang kencang dan punya kecepatan tinggi. Spesifikasi RAM laptop yang standar adalah DDR4. 6. Sistem Pendingin yang Digunakan Masih berhubungan dengan 3 poin di atas, karena laptop menggunakan prosesor yang kencang, VGA diskrit, dan punya kapasitas RAM besar otomatis laptop butuh sistem pendingin yang maksimal. Laptop punya dua buah kipas yang masing-masing diletakan di prosesor dan VGA. Fungsinya untuk mendinginkan dua komponen rawan panas ini. Tidak hanya itu, dua buah kipas dihubungkan dengan heat pipe untuk mendistribusikan panas dengan cepat. Lalu laptop juga punya ventilasi di sisi kanan kiri atau belakangnya. Fungsinya ventilasi tersebut untuk menyedot udara dingin ke dalam lalu membuang udara panas ke luar. Sistem pendingin yang kompleks membuat laptop lebih berat dibanding notebook. Sedangkan, notebook terbaru saat ini kebanyakan sudah tidak menggunakan kipas. Ini membuat dimensi notebook lebih tipis dan ringan. Untuk membuang panas dari prosesor, notebook biasanya hanya mengandalkan heat pipe saja. Oleh karena itu, notebook kurang cocok untuk menangani pekerjaan berat, seperti gaming atau rendering 3D. 7. Daya Tahan Baterai Fokus notebook adalah daya tahan baterai. Notebook memungkinkan pengguna bisa bekerja selama mungkin. Untuk itu, notebook menggunakan prosesor yang hemat daya. Kecepatan dan spek prosesor yang dipilih juga yang tidak menguras baterai dengan cepat. Daya baterai notebook berkurang lebih lambat dibanding laptop. Meskipun kapasitas baterainya sama, namun daya tahan baterai notebook bisa lebih lama. 8. Harga Laptop dan Notebook Perbedaan laptop dan notebook yang terakhir adalah dari harganya. Karena spesifikasi laptop lebih tinggi dibanding notebook, otomatis harganya lebih tinggi dibanding notebook. Harga notebook masih lebih murah karena speknya lebih rendah, tidak butuh VGA diskrit, tidak ada kipas pendingin, dan lainnya. Notebook sangat cocok untuk belajar atau bekerja. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-laptop-dan-notebook/ Kalau lagi pusing cari sparepart laptop atau notebook biar performa tetap ngebut, langsung aja pesan di ageecomputer lengkap, terpercaya, dan siap bikin perangkatmu balik kinclong lagi!
Perbedaan Jenis GPU: Integrated, Dedicated dan VGA
Perbedaan jenis GPU, yaitu Integrated, Dedicated dan VGA masih sering menjadi topik yang ditanyakan atau dicari tahu saat seseorang hendak membeli PC atau Laptop. GPU sendiri merupakan Graphic Processing Unit atau unit pengolah grafis yang terdapat pada PC dan juga laptop. Tanpa adanya GPU, maka tidak akan muncul tampilan atau display pada layar monitor ataupun layar laptop Anda. Fungsi dari GPU ini sendiri cukup penting pada beberapa jenis laptop atau PC misalnya PC Gaming yang membutuhkan kemampuan mengolah grafis yang kuat. Adapun GPU pada perangkat komputer dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain GPU Integrated, GPU Dedicated dan VGA. Apa perbedaan di antara ketiganya? Perbedaan Jenis GPU Integrated, Dedicated dan VGA Permasalahan dalam memilih jenis GPU ini muncul pada saat Anda hendak merakit PC atau membeli laptop. Ada yang menawarkan laptop dengan jenis GPU integrated, ada pula laptop dengan jenis GPU dedicated. Pada saat merakit PC juga Anda dapat memutuskan untuk menambah VGA tambahan sebagai bentuk GPU dedicated dibandingkan menggunakan GPU Integrated. Berikut ini perbedaan ketiganya: GPU Integrated Merupakan tipe pengolah grafis (GPU) yang letak atau posisinya sudah terintegrasi, artinya sudah langsung bersatu di dalam komponen chip prosesor. Misalnya saja pada prosesor Intel Generasi ke 12, menggunakan GPU Integrated Intel UHD Graphic 80EUs. Pada laptop yang menggunakan chipset atau prosesor Intel Gen 12 dengan GPU Integrated, biasanya pada spesifikasi laptop tersebut menggunakan GPU Intel UHD Graphic 80EUs. Bagi Anda yang merakit PC pun apabila Anda tidak ingin menambah biaya untuk tambahan VGA, maka dapat menggunakan prosesor yang sudah termasuk GPU Integrated. Pengolah grafis jenis ini secara umum sering disingkat menjadi IGP (integrated graphics processing). Sementara pada perangkat laptop sering juga disebut dengan onboard GPU atau VGA terintegrasi. Pada jenis GPU ini, biasanya kurang maksimal dari segi performa karena harus berbagi kinerja dengan kerja dari CPU secara keseluruhan dan memori dari sistem pada PC atau laptop. Oleh karenanya, PC atau laptop dengan GPU jenis ini kurang cocok untuk mengolah grafis yang berat. GPU Dedicated GPU Dedicated atau GPU Discrete merupakan jenis GPU yang cukup umum ditemui pada laptop, dimana GPU ini bentuknya sudah terpisah dengan CPU. Akan tetapi, umumnya GPU Dedicated pada laptop masih menyatu atau tertanam pada motherboard. Hal ini membuat GPU Dedicated pada laptop memiliki kelebihan dan juga kekurangannya sendiri. Kelebihannya yaitu tentu saja kinerja pengolahan grafis dari laptop tersebut akan lebih maksimal karena GPU memiliki memori tersendiri dan terpisah dengan kinerja CPU. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan pekerjaan dengan pengolahan grafis yang berat ataupun untuk kebutuhan gaming. Kekurangannya adalah GPU Dedicated pada laptop tertanam pada motherboard sehingga Anda tidak bisa sembarangan mengganti atau melepaskan GPU tersebut. Anda hanya terbatas pada GPU jenis tersebut dari awal Anda membeli laptop dan tidak bisa diganti. VGA Card VGA Card atau kartu VGA merupakan jenis GPU yang merupakan perangkat tambahan dan dipasang pada bagian motherboard pada saat Anda membeli atau merakit PC dengan jenis GPU Dedicated. Jadi bisa dikatakan dengan memasang kartu VGA pada PC sama dengan memberikan kemampuan GPU Dedicated pada PC tersebut. Berbeda dengan pada laptop, pada PC Anda bebas mengganti atau melakukan upgrade pada GPU / VGA Card sepanjang tipe VGA Card tersebut cocok dengan motherboard yang Anda miliki. Anda pun dapat memilih GPU dengan jumlah VRAM yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk gaming atau pengolahan grafis dan video editing. Kekurangan dari VGA Card atau GPU Dedicated pada PC adalah harganya yang cenderung mahal, dan semakin canggih atau tinggi VRAM GPU tersebut, tentu harganya lebih mahal. Demikian perbedaan antara GPU Integrated, GPU Dedicated dan juga VGA. Apabila kebutuhan Anda hanya pekerjaan sehari – hari, Anda dapat menggunakan GPU jenis integrated untuk menghemat biaya. Akan tetapi jika kebutuhan Anda misalnya adalah gaming atau ingin agar ke depannya Anda dapat melakukan upgrade pada GPU, maka akan lebih baik bila Anda membeli PC dengan prosesor tanpa GPU Integrated dan menambahkan VGA Card tersendiri. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/perbedaan-jenis-gpu-integrated-dedicated-dan-vga/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Barang Unggulan
Aplikasi Web/Apk
SemuaIP Camera
SemuaKursi Kantor
SemuaProjector Standard
SemuaAlmari Arsip
SemuaPrinter Multifungsi
SemuaGaleri
Galeri Lain
Semua
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.
Testimoni
-
@asdasdasdad
-
@asdasdas
sasf vdsfasf asf
@JNE
-asdasdasdasdasd
@1aasdasd
