Selamat datang di CV AGEE Fitama
kami melayani kebutuhan anda untuk alat alat terkini seperti laptop, Komputer dan berbagai teknologi Informasi, Meubelair, Aplikasi dan segala kebutuhan Sekolah dan perkantoran. saat ini kami telah melayani pembelanjaan elektronik dari Pemerintah indonesia seperti (ecatalog, siplah, dan lainya). Silakan hubungi, kami siap membantu menyediakan segala keperluan anda
Daftar Barang
Daftar Berita
Tips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop
24-09-2025 Teknologi Tips TrickTips Memilih RAM untuk PC Desktop dan Laptop Pada artikel kali ini kita akan sedikit membagikan tips memilih RAM untuk PC dan Laptop. Memilih RAM untuk PC dan Laptop sebenarnya tidak susah, bahkan cenderung sederhana. Namun bagi beberapa orang yang belum terbiasa, memilih RAM saat hendak membeli laptop atau PC dapat menjadi hal yang membingungkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat memilih RAM, mulai dari tipe RAM, frekuensi RAM, kemudian apakah didukung dengan motherboard, besaran RAM yang cocok, dan beberapa hal lainnya. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Pada saat perangkat dimatikan, maka data yang ada pada RAM akan dikosongkan sepenuhnya karena tidak ada aplikasi yang sedang berjalan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau laptop tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Kapasitas dari RAM juga bermacam – macam dan biasanya tersedia dalam besaran seperti 4GB, 16GB dan 32GB. Fungsi dan Bentuk RAM RAM digunakan untuk menyumpan berbagai data komputasi yang sedang digunakan oleh komputer, misalnya saja data berupa aplikasi, game dan fungsi lainnya. Semakin besar RAM, Anda dapat menjalankan berbagai program secara bersamaan tanpa harus terasa lemot pada komputer atau laptop. RAM biasanya berbentuk persegi panjang dan dipasang pada slot yang tersedia pada motherboard. RAM dapat dipasang secara satuan maupun sepasang, misalnya saja Anda dapat memasang satu keping RAM ukuran 16GB atau memasangnya sepasang 2x16GB sehingga total RAM yang Anda miliki adalah 32 GB. Tips Memilih RAM untuk PC dan Laptop Pada saat Anda membeli Laptop atau PC yang sudah jadi, biasanya pihak manufaktur sudah menyertakan RAM di dalamnya sehingga Anda tidak perlu memilih RAM sendiri lagi. Akan tetapi, hal berbeda apabila Anda hendak merakit PC atau mengupgrade RAM pada Laptop dan PC Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda memilih RAM agar jenis RAM tersebut cocok dan bisa berfungsi dengan baik, antara lain: Memahami Tipe RAM dan MotherboardPertama Anda perlu mengetahui jenis motherboard yang digunakan. Apabila Motherboard tersebut mendukung dual channel, maka Anda dapat membeli RAM dalam jumlah dua keping dibandingkan hanya 1 keping, misalnya 2×8 GB dibandingkan dengan 1×16 GB. Pastikan juga motherboard yang Anda beli atau gunakan mendukung spesifikasi dari RAM yang hendak dibeli, terutama besaran maksimal dari RAM dan juga clock speed dari RAM. Mengetahui Jumlah Slot RAM di MotherboardMotherboard biasanya menyediakan beberapa slot untuk dipasang dengan RAM. Pada motherboard dengan 4 slot, Anda dapat memasang hingga 4 keping RAM dengan total RAM disesuaikan dengan kemampuan motherboard. Misalnya RAM awal hanya 8GB yang terdiri atas 2x4GB, maka Anda dapat menambahkan hingga 2 keping RAM lagi pada motherboard tersebut, sehingga total menjadi 4x4GB RAM misalnya. Ketahui Kebutuhan Operasional PC dan Laptop Bagi Anda yang hendak melakukan upgrade RAM atau membeli RAM baru, pastikan besaran RAM setelah dipasang dapat menopang kebutuhan komputasi agar komputer atau laptop tidak terasa lemot. Misalnya saja untuk pekerjaan sehari – hari dan mengolah data, biasanya membutuhkan RAM antara 8 – 16GB agar tidak lemot. Sebaliknya jika digunakan untuk keperluan gaming, tentu total RAM yang dibutuhkan akan lebih besar, tergantung jenis game yang dimainkan. Beberapa jenis game menyarankan kebutuhan minimal RAM setidaknya 16GB. Ketahui Socket yang DigunakanSebelum membeli RAM, pastikan bahwa jenis tersebut mendukung slot pada motherboard PC atau komputer. Jika Kamu memiliki PC atau laptop dengan slot DDR3, maka Kamu harus mencari RAM yang menggunakan slot DDR23 agar bisa dipasang. Jika membeli RAM jenis lainnya misalnya DDR4, maka RAM tidak akan dapat digunakan. Demikian sedikit tips untuk memilih RAM baik untuk PC maupun untuk laptop. Pastikan Anda membeli RAM dengan merek dari manufaktur yang terpercaya untuk memastikan RAM tersebut berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan garansi apabila di kemudian hari terdapat masalah pada RAM yang Anda gunakan. Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/tips-memilih-ram-untuk-pc-desktop-dan-laptop/ Jika kamu bingung atau ingin upgrade RAM, langsung saja datang ke AgeeComputer. Dijamin dapat rekomendasi terbaik, pemasangan rapi, dan harga bersahabat
Apa itu Chipset ? Serta Fungsinya di Hp Android dan iOS
23-09-2025 TeknologiApa itu chipset ? Apa bedanya chipset dengan prosesor atau SoC ? Apa fungsi chipset pada hp Android dan iPhone ? Istilah chipset mungkin sering Anda dengar atau baca saat membaca artikel tentang smartphone. Chipset adalah salah satu komponen penting pada smartphone dan tablet. Apa itu Chipset ? Pengertian chipset adalah “otak” smartphone yang terdiri dari berbagai komponen seperti: Pemroses data (CPU), pemroses grafik (GPU), pemrosesan kamera (ISP), DSP, Location GPS/GLONASS, Modem, dan lainnya. Jadi dalam satu chip terdapat banyak komponen yang penting untuk smartphone dan tablet Android atau iPhone. Karena memiliki banyak komponen penting, chipset bisa disebut sebagai “otak” dari smartphone atau tablet. Jadi semua fitur yang ada di smartphone diatur dan didukung oleh chipset. Chipset juga menyediakan dukungan pada resolusi layar. Chipset yang hanya mendukung layar Full HD tidak bisa dipasang di smartphone dengan resolusi layar 2K QHD, 4K UHD, atau di atasnya. Chipset juga biasa disebut SoC atau System on Chip. Chipset atau SoC adalah versi mini dari motherboard PC dan seluruh isinya. Alasan dibuatnya chipset adalah supaya bisa menghemat tempat sehingga smartphone dan tablet bisa bekerja layaknya PC atau laptop dengan ukuran lebih kecil. Selain itu, ukuran chipset yang lebih kecil namun multifungsi membuat konsumsi baterai lebih efisien. Fungsi Chipset di Hp Android dan iOS Chipset adalah salah satu komponen paling penting di smartphone. Di dalam chipset terdapat CPU, GPU, modem, ISP, NSP, DSP, Memory, dan lainnya. Di dalam satu paket chipset terdapat controller untuk video, audio, dan diplay layar, dukungan memori RAM yang digunakan, dan modem supaya hp bisa akses internet. Chipset keluaran terbaru kini juga sudah dilengkapi dengan fitur pengisian cepat dan komponen AI. Fungsi chipset pada hp Android dan iPhone adalah untuk mengatur berbagai tugas komputasi dan menghubungkan berbagai hardware di dalam hp. Chipset memiliki peran penting untuk menghubungkan CPU, GPU, memori, GPS, dan lainnya. Komponen-komponen di dalam chipset berfungsi mengatur pemrosesan data, grafis, kamera, modem, dan semua yang dibutuhkan smartphone. Fungsi Setiap Komponen di Dalam Chipset Chipset adalah serangkaian integrated circuit (IC) yang bertugas mengatur arus data antara CPU, GPU, memori, GPS, ISP, dan lainnya. Berbeda dengan chipset generasi awal, chipset keluaran terbaru saat ini sudah semakin “padat.” Tapi ada beberapa komponen penting yang wajib ada di dalam chipset. Setiap komponen punya fungsinya masing-masing. 1. CPU (Central Processing Unit) Central Processing Unit bisa dibilang otak utama dari chipset. CPU bertugas mengatur semua komponen yang ada di dalam smartphone. Jenis CPU yang paling banyak digunakan adalah berbasis ARM. ARM adalah perusahaan yang merancang arsitektur prosesor seperti Intel dan AMD. Namun, bedanya ARM tidak menjual CPU sendiri melainkan diproduksi oleh banyak vendor, seperti: Qualcomm, Mediatek, Samsung, Huawei, dan lainnya. CPU berfungsi untuk menerima, mengolah, dan mengatur semua pekerjaan. Saat kamera diaktifkan, CPU memberi tugas ke ISP untuk mengubah sinyal dari kamera menjadi gambar ke layar. Saat main game, data yang diolah CPU akan dibantu GPU sehingga tampilan grafis game bisa disajikan apik pada layar hp. Sama seperti prosesor PC atau laptop, CPU pada chipset juga terdiri dari banyak core (umumnya 8 core). Kecepatan clock disebut dalam satuan Hz. Kecepatan clock maksimal chipset saat ini hanya sampai 3.2 GHz. Walau masih lebih kecil dari prosesor PC, namun performanya hampir setara. Hanya saja, chipset dirancang untuk perangkat dengan baterai kecil sehingga konsumsi baterainya tidak boleh boros 2. GPU (Graphics Processing Unit) Sama seperti VGA atau Integrated Graphics pada prosesor, GPU pada chipset berfungsi memproses tampilan visual dari aplikasi ke layar smartphone. Semakin tinggi performa GPU, maka semakin halus kualitas grafis dan resolusi yang bisa ditampilkan di layar. GPU yang bagus juga bisa menjaga FPS (Frame per Second) game tetap stabil dan tidak patah-patah. Tidak seperti PC atau laptop, GPU pada chipset tidak bisa diupgrade atau ditambah dengan GPU eksternal. Jadi, kalau Anda ingin punya performa gaming yang lebih baik harus beli chipset yang lebih canggih atau mahal. Chipset kelas atas, misalnya Snapdragon 8 Series atau Mediatek Dimensity punya performa yang lebih baik untuk main game berat. 3. Modem, Bluetooth, WiFi Yang membedakan prosesor PC dan chipset adalah memiliki modem atau komponen untuk konektivitas. Modem di chipset memungkinkan hp Anda terhubung ke jaringan seluler (3G, 4G LTE, atau 5G). Chipset juga menyediakan dukungan Bluetooth supaya bisa bertukar data atau terhubung ke aksesoris gadget secara nirkabel. Chipset punya dukungan konektivitas WiFi supaya smartphone bisa terhubung ke jaringan WiFi. 4. DSP (Digital Signal Processor) DSP atau Digital Signal Processor pada chipset adalah komponen yang mengubah sinyal analog menjadi digital. Smartphone kita punya banyak sensor, misalnya sensor cahaya, sensor jarak, sensor suhu, gyroscope, dan lainnya. Semua informasi yang ditangkap sensor kemudian diolah oleh DSP pada chipset. Data dari sensor yang sudah diolah kemudian ditampilkan pada layar dan dieksekusi oleh aplikasi yang membutuhkan. 5. ISP (Image Signal Processor) ISP di dalam chipset adalah komponen yang bertugas menangkap dan mengolah sinyal gambar yang ditangkap oleh kamera. ISP menentukan bagus tidaknya kualitas foto atau video yang ditangkap kamera. Meskipun ISP termasuk komponen bawaan, namun produsen smartphone masih bisa memodifikasi ISP, contohnya Google dengan Pixel Visual Core dan chip AI agar foto lebih tajam dan terang. 6. Location (GPS atau GLONASS) Fitur Location sangat penting untuk smartphone. Oleh karena itu, chipset sudah dibekali komponen location untuk mencari dan menentukan lokasi Anda di aplikasi peta digital. Metode pemosisian yang paling umum digunakan adalah GPS dan GLONASS. GPS punya satelit lebih banyak sehingga lebih akurat. Sedangkan GLONASS punya sinyal lebih kuat dan orbit lebih tinggi namun kurang akurat. Chipset keluaran baru biasanya menggabungkan dua metode ini. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/chipset-adalah/ Mencari perlengkapan IT atau sparepart berkualitas? Langsung order ke ageecomputer, pilihan lengkap, harga bersahabat, dan terpercaya!
10 Tanda Anda Harus Upgrade Laptop atau Desktop PC
23-09-2025 TeknologiBerapa lama usia laptop atau desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop atau PC ? Usia laptop atau PC sering jadi alasan untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda harus persiapkan dana cukup besar untuk upgrade komputer kantor. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya disini. Apalagi untuk usaha kecil menengah harus lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya akan diiringi berbagai biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama. Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ? Usia laptop dan desktop PC yang panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer yang bisa bertahan lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak uang dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk hal produktif lainnya. Apalagi untuk usaha kecil menengah, pengadaan terlalu sering akan menggangu cash flow yang terbatas. Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membuat usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk dukungan aplikasi mungkin tidak lagi banyak yang mendukung. Ketersediaan dukungan aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, atau hingga delapan tahun. Komponen yang mudah diupgrade membuat usianya lebih panjang. Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ? Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda harus upgrade laptop dan PC kantor: 1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda ingin tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware versi terbaru. Masalah kompatibilitas yang terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop atau laptop baru saja. 2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi Setiap versi sistem operasi punya usianya. Jika Anda yang rutin memperbarui sistem operasi Windows atau Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih penting dapat upgrade sistem operasi karena pastinya lebih aman, memperbaiki bug yang ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan. 3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung versi sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari bencana keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi yang diinstal di komputer tetap mendapat update keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan update keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop atau desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi yang tidak diupdate memiliki banyak celah keamanan. 4. Terlalu Sering Servis Komputer Servis komputer sering dilakukan karena dianggap lebih hemat biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas karyawan ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana yang lebih hemat ? 5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual Kerusakan yang cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, atau trackpad yang pecah harusnya membuat Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware atau spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen bekas yang belum tentu asli dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop atau PC baru saja. 6. Kipas Komputer Berisik Salah satu tanda komputer akan rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware yang ketinggalan jaman tidak akan sanggup menjalankan versi terbaru sistem operasi atau aplikasi. Hardware akan dipaksa bekerja ekstra sehingga membuat suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera ganti komputer baru. 7. Loading Aplikasi Sangat Lama Perangkat keras yang tua tidak bisa mengimbangi aplikasi yang rutin mendapat update. Anda bisa menemukan informasi apakah komputer Anda masih kompatibel dengan versi terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi versi lama yang tidak aman lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru. 8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan yang lambat karena komputer tua ? Jika Anda ingin karyawan bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk ganti komputer tua ke yang baru. Karyawan Anda akan lebih bahagia, tidak stress akibat loading yang sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih cepat selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain. 9. Masalah Multitasking yang Mengganggu Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer yang tidak kuat menjalankan satu atau dua aplikasi bersamaan sulit untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda harus beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membuat dokumen, sehingga sulit menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing. 10. Startup dan Shutdown Sangat Lama Terakhir, tanda utama yang mengharuskan Anda upgrade laptop atau desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi yang lebih berat. Jangan harap bisa mulus berpindah aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat update dan akan menjadi semakin berat hari demi hari. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/upgrade-laptop-desktop-pc/ Laptop atau Desktop PC mulai melambat dan butuh peningkatan performa? Bawa ke Ageecomputer, kami siap upgrade dengan layanan profesional dan komponen berkualitas!
Berita Lain
Semua
Perbedaan HDMI Splitter dan Switch yang Perlu Anda Ketahui
Memahami perbedaan HDMI splitter dan switcher sangat penting untuk memastikan penggunaan keduanya dapat berjalan secara optimal. Meskipun tampilan fisik keduanya terlihat mirip, fungsi dan sistem kerja masing-masing perangkat sangat berbeda. Banyak pengguna yang sering merasa bingung dalam membedakan kedua perangkat ini. Tak jarang, orang salah dalam menentukan perangkat mana yang sebenarnya mereka butuhkan untuk keperluan yang telah mereka siapkan. Perbedaan HDMI Splitter dan Switch Lengkap dengan Pembahasannya Dalam dunia hiburan digital yang semakin berkembang, HDMI (High-Definition Multimedia Interface) telah menjadi standar utama untuk mentransfer audio dan video berkualitas tinggi antara berbagai perangkat. Namun, dengan semakin banyaknya perangkat yang tersedia, Anda mungkin perlu mempertimbangkan perangkat tambahan seperti HDMI splitter dan switcher untuk mengoptimalkan penggunaan sistem hiburan Anda. Lantas, apa itu HDMI splitter dan switcher, serta perbedaan dan penggunaannya. Apa itu HDMI Splitter? Perbedaan HDMI splitter dan switcher tampak dari pengertiannya. HDMI splitter adalah perangkat yang berfungsi untuk mengambil sinyal HDMI dari satu sumber dan membaginya menjadi beberapa saluran terpisah. Misalnya, jika Anda ingin menonton video yang sama pada beberapa layar TV atau monitor secara bersamaan dari satu perangkat sumber, HDMI splitter menjadi solusi ideal. Perangkat ini memungkinkan Anda menggandakan sinyal HDMI tanpa kehilangan kualitas. Sehingga semua layar dapat menampilkan gambar dan suara yang sama secara bersamaan. Ini sangat berguna dalam pengaturan seperti presentasi di ruang konferensi, acara publik, atau saat menonton film dengan teman di beberapa layar. Penggunaan HDMI splitter memungkinkan Anda untuk menghemat biaya dan ruang dengan menggunakan satu sumber media. Anda tidak perlu membeli perangkat tambahan untuk setiap layar, cukup dengan satu splitter yang dapat mendistribusikan sinyal ke beberapa layar sekaligus. Apa itu HDMI Switcher? Sementara itu, HDMI switcher adalah perangkat yang memungkinkan Anda untuk menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ini sangat berguna jika Anda memiliki banyak perangkat HDMI, seperti konsol game, pemutar Blu-ray, atau perangkat streaming, namun TV Anda hanya memiliki beberapa port HDMI. Dengan menggunakan switcher, Anda dapat dengan mudah beralih antara berbagai perangkat tanpa harus mencabut dan menyambungkan kabel HDMI secara manual setiap kali ingin mengganti perangkat. HDMI switcher hadir dalam berbagai model, dari yang sederhana dengan beberapa port hingga yang lebih kompleks dengan fitur tambahan seperti remote control. Dengan demikian, Anda dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan efisien. Perbedaan dan Penggunaan Berikut ini adalah ringkasan dari perbedaan HDMI splitter dan switcher: HDMI Splitter: Fungsi: Membagi satu sinyal HDMI menjadi beberapa saluran terpisah. Ideal untuk: Pengaturan dengan beberapa layar atau monitor yang ingin menampilkan konten yang sama. Contoh penggunaan: Menonton pertandingan olahraga di beberapa layar dalam acara nonton bareng, atau presentasi yang ditampilkan di beberapa layar dalam seminar. HDMI Switcher: Fungsi: Menghubungkan beberapa perangkat HDMI ke satu layar TV atau monitor. Ideal untuk: Pengguna dengan banyak perangkat HDMI yang ingin terhubung ke satu layar. Contoh penggunaan: Beralih antara konsol game, pemutar Blu-ray, dan perangkat streaming tanpa perlu mengganti kabel setiap kali. HDMI splitter dan switcher adalah perangkat tambahan yang sangat berguna dalam dunia hiburan digital. Keduanya memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat HDMI dengan cara yang berbeda. Dengan memahami perbedaan dan penggunaannya, Anda dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Memilih antara splitter dan switcher akan membantu meningkatkan pengalaman menonton Anda, baik itu untuk hiburan pribadi di rumah atau presentasi profesional.
Tips Menghindari Radiasi Layar Komputer yang Efektif
Radiasi layar komputer dapat mengganggu kesehatan mata jika terjadi secara terus-menerus. Hal ini terutama perlu diwaspadai oleh para pekerja yang menghabiskan banyak waktu di depan layar setiap hari. Menatap layar terlalu lama bisa menyebabkan mata lelah, dan dalam kasus yang lebih serius, dapat menyebabkan kerusakan pada mata. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan seperti mengatur pencahayaan layar, mengambil istirahat secara teratur, dan menggunakan pelindung layar atau kacamata khusus untuk mengurangi dampak radiasi. Tips Menghindari Radiasi Layar Komputer Supaya Mata Tetap Sehat Radiasi dari layar komputer memang dapat berdampak buruk pada kesehatan mata jika tidak diatasi dengan baik. Beberapa kondisi yang bisa muncul akibat paparan radiasi layar termasuk katarak, epilepsi, hingga dermatitis. Hal ini tentu merugikan, terutama bagi para pekerja yang setiap hari harus menatap layar komputer dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar kesehatan mata tetap terjaga dan fungsinya tidak terganggu. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan radiasi layar dan melindungi mata: Mengatur Posisi Monitor Menempatkan monitor komputer pada posisi yang benar adalah langkah pertama untuk mengurangi ketegangan mata dan paparan radiasi. Posisi ideal monitor adalah sejajar dengan mata, dengan jarak sekitar 50–66 cm dari wajah, atau setara dengan satu rentangan tangan. Mengatur posisi monitor dengan benar membantu mengurangi kelelahan mata dan leher, serta mencegah postur tubuh yang salah yang dapat menyebabkan masalah jangka panjang seperti nyeri punggung. Atur Kecerahan Layar Komputer Untuk menghindari radiasi layar komputer, penting untuk mengatur kecerahan layar sesuai dengan kondisi lingkungan. Kecerahan layar berpengaruh besar pada kenyamanan mata, sehingga pengguna yang bekerja dengan komputer setiap hari harus memperhatikannya. Sesuaikan kecerahan layar dengan pencahayaan ruangan. Pilih tingkat kecerahan yang pas, tidak terlalu terang hingga menyilaukan, dan juga tidak terlalu gelap. Dengan pengaturan yang tepat, Anda dapat meminimalisir dampak radiasi dari layar dan menjaga kesehatan mata Anda. Pilih Layar Monitor Rendah Radiasi Bagi pekerja yang sering menatap layar komputer, memilih monitor dengan radiasi rendah sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Sebaiknya, pilihlah layar komputer yang menggunakan teknologi LED atau LCD, karena kedua jenis layar ini menghasilkan daya radiasi yang lebih rendah dibandingkan monitor CRT. Jika Anda masih menggunakan monitor CRT atau tabung, pastikan untuk mengatur refresh rate minimal 75 Hz atau lebih. Refresh rate yang rendah dapat menyebabkan kerusakan pada mata. Oleh karena itu, penting untuk bijak dalam memilih monitor dengan radiasi rendah untuk mendukung kesehatan mata Anda. Sering Berkedip Berkedip adalah refleks alami yang membantu mata tetap lembap dan mencegah iritasi. Namun, ketika seseorang terlalu fokus pada layar komputer, frekuensi berkedip cenderung berkurang. Ini bisa menyebabkan mata menjadi kering dan tegang. Untuk mencegah masalah ini, coba ingat untuk berkedip secara teratur atau menggunakan teknik istirahat mata seperti aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat objek yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Manfaatkan Pelindung Layar Untuk menghindari radiasi dari layar komputer, Anda bisa memanfaatkan pelindung layar. Pelindung layar atau filter glass memiliki fungsi penting dalam mengurangi intensitas cahaya yang langsung masuk ke mata. Selain itu, pelindung layar juga dapat mengurangi dampak radiasi dari layar, sehingga membantu menjaga kesehatan mata. Penggunaan pelindung layar sangat dianjurkan agar mata tetap terlindungi dan sehat. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kacamata anti radiasi. Kacamata dengan lensa khusus ini efektif dalam mencegah kerusakan mata akibat radiasi dari komputer. Komputer atau laptop adalah perangkat elektronik yang perlu dipilih dengan cermat saat Anda berencana membelinya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa grosir komputer atau laptop yang Anda pilih menjamin kualitas barang yang mereka tawarkan. Sumber: https://swalayankomputer.com/blog/radiasi-layar-komputer Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke ageecomputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
CPU Komputer Tidak Mau Menyala, Penyebab dan Cara Mengatasinya
CPU komputer tidak mau menyala memang dapat menghambat pekerjaan dan sering kali membuat pengguna panik. Namun, jika CPU dibeli dari toko komputer yang terpercaya dan produknya asli, biasanya akan lebih awet dan tahan lama. Jika masalah ini terjadi secara tiba-tiba, tidak perlu khawatir atau bertindak gegabah. Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memeriksa masalah tersebut sebelum memutuskan untuk mendapatkan bantuan teknis. Mengatasi CPU Komputer Tidak Mau Menyala CPU adalah komponen penting dalam komputer, dan agar komputer dapat berfungsi dengan baik, pastikan CPU tidak mengalami masalah. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah CPU tidak mau menyala, yang tentu bisa membuat pengguna panik, terutama jika sedang membutuhkan komputer untuk tugas mendesak. Masalah ini sebenarnya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu yang paling umum adalah kerusakan pada RAM. Meskipun begitu, tidak perlu langsung panik. Sebaliknya, Anda bisa melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengatasi masalah tersebut sebelum memutuskan untuk meminta bantuan teknisi. Periksa Kabel Salah satu alasan kenapa CPU mati mungkin karena masalah pada kabel. Itulah kenapa, pertama kali pengguna harus memeriksanya dengan benar. Sistem penerima daya pada CPU ditunjukkan dengan keberadaan LED pada komponen internal PC. Cara memeriksa kabel CPU adalah sebagai berikut: Tes stop kontak listrik dinding sudah aktif dengan menghubungkan perangkat yang berfungsi dan juga melihat apakah perangkat tersebut menyala. Setelah itu, pastikan semua pelindung lonjakan listrik atau soker eksternal sudah tersambung dengan benar. Pastikan bahwa kabel daya PC sudah terhubung dengan benar karena jika longgar maka CPU tidak akan menyala. Cek Perangkat Keras Ketika CPU komputer tidak mau menyala, pengguna bisa mengecek perangkat keras. Perhatikan apakah pemasangan komponennya sudah benar atau belum. Pastikan komponen komputer terpasang dengan tepat, khususnya bagian RAM, kabel motherboard, heatsink, hingga RAM. Bahkan, bila perlu coba lepaskan semua komponen dan pasang kembali sehingga sudah pasti terpasang dengan benar. Apabila curiga terdapat komponen yang rusak, pengguna bisa melakukan booting tanpa memasang komponen terkait. Dengan begitu, CPU pasti akan menyala seperti semula. Periksa Tombol Daya Harga komputer yang tidak murah membuat pengguna harus kritis. Ketika CPU komputer tidak mau menyala, maka bisa periksa seluruh bagiannya, termasuk tombol daya. Kemungkinan terdapat masalah pada tombol pada casing atau kabel saat menyambungkan tombol ke motherhood CPU. Periksa bagian motherhood dengan baik. Pastikan bahwa kabel power motherhood sudah benar-benar terpasang dengan baik. Sehingga, tombol daya bisa langsung berfungsi sangat ditekan. Kemungkinan beberapa pengguna lupa untuk memasang kabel ini. Sebab, kabel motherhood baru dipasang setelah menyelesaikan perakitan CPU komputer. Hindari Kabel Konverter Menghindari penggunaan kabel konverter adalah langkah yang sangat penting bagi pengguna Maxcloud, karena penggunaan kabel konverter menunjukkan bahwa PSU (Power Supply Unit) tidak didesain untuk mendukung konfigurasi tersebut. Salah satu contoh umum adalah kabel konverter dari Molex ke SATA atau bahkan dari Molex ke 8 (6+2) Pin untuk VGA. Untuk penggunaan standar seperti menambah HDD atau SSD, mungkin masih terasa aman meskipun tetap tidak direkomendasikan. Namun, jika PSU dengan merek tidak terkenal dipaksa untuk mendukung kartu grafis seperti GTX 1660 Ti saat full-load, risikonya jauh lebih besar dan dapat menimbulkan kerusakan yang serius pada komponen komputer. Bersihkan CPU Sebagai informasi, debu juga bisa menjadi sumber masalah. Pengguna harus membersihkan CPU jika terlalu banyak debu yang menumpuk. Kotoran yang menumpuk pada komponen ini akan membuat kinerjanya tidak maksimal. Alhasil, CPU bahkan tidak bisa menyala meski sudah ditekan. Jadi, itulah berbagai cara mengatasi komputer yang mati. Periksa seluruh komputernya dengan baik dan teliti sehingga masalah di dalamnya bisa terlihat. Sumber: https://swalayankomputer.com/blog/cpu-komputer-tidak-mau-menyala Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Beda RAM dan ROM pada HP dan Komputer. Awas Keliru!
Saat memilih laptop atau smartphone, mungkin banyak dari kita masih bingung akan beda ram dan rom pada hp dan komputer. RAM dan ROM merupakan istilah yang sering kita dengar saat memilih laptop, komputer hingga smartphone. Baik RAM maupun ROM sama – sama menunjukkan kemampuan atau spesifikasi yang dimiliki dari komputer, laptop atau smartphone. Akan tetapi, baik RAM atau ROM memiliki perbedaan yang signifikan dari segi fungsinya. Salah dalam memahami RAM dan ROM dapat membuat Anda salah memilih spesifikasi untuk laptop atau smartphone. Pada artikel kali ini akan dibahas singkat mengenai beda dari RAM dan ROM serta apa saja fungsi dan kegunaan dari kedua perangkat tersebut. Pengertian RAM RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM menyimpan data program aplikasi pada komputer, laptop hingga smartphone saat perangkat dalam kondisi menyala. RAM juga berguna untuk menyimpan data dari aplikasi saat sedang digunakan. Secara awam, RAM dapat dipahami sebagai perangkat atau modul yang berfungsi agar komputer atau smartphone tidak lemot. Semakin tinggi atau besar RAM, maka perangkat dapat beroperasi dengan mudah dan cepat. Pengertian ROM ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. Secara awam, istilah ROM mungkin dapat diartikan sebagai storage atau kapasitas penyimpanan data. Hal ini tidak lepas dari fungsi ROM untuk menyiimpan data yang bersifat permanen. ROM digunakan saat Anda hendak menyimpan data atau file seperti dokumen, foto, video ke dalam perangkat. Perbedaan RAM dan ROM pada HP dan Komputer Setelah memahami pengertian dasar dari RAM dan ROM, tentu Anda sudah memiliki gambaran dari fungsi RAM dan ROM baik pada smartphone atau komputer dan laptop. Ada sejumlah hal mendasar yang membedakan antara RAM dan ROM, antara lain: Kapasitas RAM memiliki kapasitas dengan ukuran mulai dari MB hingga GB dan khusus pada komputer atau laptop, RAM juga dapat ditingkatkan kapasitasnya. Sedangkan pada smartphone, biasanya RAM sudah sesuai dengan spesifikasi dari produsen dan tidak bisa ditambahkan. Beberapa smartphone memiliki RAM hingga 6 GB, 8 GB bahkan hingga 12GB. Sedangkan pada laptop atau komputer ukuran RAM mulai dari 4 GB, 8 GB, hingga 128 GB dan lebih tergantung kustomisasi. Berbeda dengan ROM, ROM biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih besar karena digunakan untuk menyimpan data. Pada smartphone, ukuran ROM bervariasi mulai dari 64 GB, 128 GB, atau 256 GB misalnya. Pada komputer atau laptop, ukuran ROM sering disamakan dengan kapasitas storage atau besar harddisk yang digunakan. Pada harddisk biasanya ukuran penyimpanan seperti 1TB, 2TB. Sifat Penyimpanan Data Data yang disimpan pada ROM atau storage pada smartphone dan komputer akan bersifat permanen atau tidak hilang saat perangkat dimatikan. Data akan hilang bila dihapus oleh pengguna. Sebaliknya, penyimpanan data pada RAM hanya bersifat sementara, misalnya saat aplikasi digunakan. Data pada RAM akan hilang bila aplikasi dimatikan atau perangkat di-restart misalnya. Daya yang Digunakan ROM tidak membutuhkan daya listrik untuk menyimpan dan menjaga data atau file yang tersimpan di dalamnya. Hal ini yang menyebabkan data atau file kita yang sudah tersimpan tidak hilang meski smartphone, komputer, atau laptop mati atau di-restart. Sebaliknya, RAM membutuhkan daya listrik untuk menyimpan data. Sifatnya hanya sementara, sehingga bila perangkat dimatikan, file atau data akan hilang. Demikian penjelasan dan perbedaan dari RAM dan ROM. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, Anda dapat lebih mudah menentukan spesifikasi dari smartphone atau laptop dan komputer yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sumber: https://www.bhinneka.com/blog/beda-ram-dan-rom-pada-hp-dan-komputer-awas-keliru/ Bila memerlukan berbagai perlengkapan IT mulai dari aksesoris, sparepart, hingga perangkat terbaru langsung saja ke AgeeComputer, lengkap, terpercaya, dan siap jadi solusi kebutuhan IT mu!
Kapan Perlu Ganti Thermal Paste Pada Laptop
Pengertian Thermal Paste Thermal paste atau pasta termal adalah zat atau krim yang biasanya dioleskan di antara prosesor atau unit pendingin atau di kartu grafis yang biasanya terdapat pada laptop dan PC. Thermal paste sendiri banyak dijual dan berbentuk tube seperti odol atau pasta gigi.Dalam penggunaannya, Thermal Paste dapat dioleskan langsung ke permukaan prosesor CPU atau kartu grafis dengan menggunakan aplikator. Fungsi Thermal Paste Thermal paste memiliki sifat daya hantar panas yang baik. Oleh karenanya, panas yang dihasilkan oleh komponen seperti CPU maupun kartu grafis saat laptop atau PC berkerja, dapat dibuang dengan baik. Thermal Paste membantu mentransfer panas dari prosesor (CPU) dan ke pendingin (cooling fan/AIO fan). Unit pendingin kemudian membuang panas itu keluar dari laptop atau PC melalui lubang pembuangan atau ventilasi. Kapan Perlu Ganti Thermal Paste pada Laptop dan PC Setelah mengetahui fungsi dan cara berkerja dari Thermal Paste, Anda tentu mengetahui bahwa thermal paste berperan penting dalam mencegah laptop dan PC menjadi overheat dan tidak terlampau panas saat digunakan. Seiring berjalannya waktu, thermal paste dapat mengering dan sudah tidak optimal lagi dalam menghantarkan panas. Lantas apa saja tanda atau ciri Anda sudah perlu mengganti thermal paste?1. Kipas Laptop atau PC yang Berbunyi KencangSalah satu tanda bahwa thermal paste sudah perlu diganti adalah kipas laptop atau PC yang berbunyi dengan kencang. Ini menunjukkan bahwa suhu pada prosesor atau bagian internal PC panas dan tidak efektif dalam menghantarkan panas sehingga kipas pendingin laptop atau PC perlu bekerja dengan keras untuk mendinginkan.2. Laptop Menjadi LemotLaptop yang terlampau panas dapat menurunkan kinerja dari laptop tersebut. Hal ini biasanya ditandai dari laptop yang terasa pelan dalam membuka aplikasi atau menjalankan program.3. Laptop Mati Tiba – Tiba Jika laptop yang Anda miliki mati tiba – tiba, bisa jadi merupakan tanda bahwa thermal paste pada laptop perlu diganti. Hal ini karena laptop biasanya akan mati secara otomatis apabila mendeteksi adanya overheat atau terlampau panas saat digunakan.Umumnya, thermal paste perlu diganti secara rutin setiap 1-2 tahun sekali untuk penggunaan laptop yang tidak terlalu berat. Jika perangkat digunakan untuk pekerjaan yang berat hingga terus-menerus dipakai, sebaiknya thermal paste diganti setiap 6 bulan atau setahun sekali. Dengan melakukan pembersihan debu dan penggantian thermal paste secara rutin misal tiap 6 bulan, kinerja PC akan optimal dan tidak overheat. Lalu proses health checkup dapat mendeteksi apabila ada masalah pada harddisk, atau operasional PC secara keseluruhan. Sumber : https://www.bhinneka.com/blog/kapan-perlu-ganti-thermal-paste-pada-laptop/ Kalau laptop kamu mulai terasa cepat panas, kipas berisik, atau performa menurun, itu tandanya thermal paste sudah mulai kering dan perlu diganti. Supaya laptop tetap adem dan awet, langsung saja bawa ke Agee Computer. Ageecomp siap bantu ganti thermal paste dengan aman dan rapi.
Barang Unggulan
Aplikasi Web/Apk
SemuaIP Camera
SemuaKursi Kantor
SemuaProjector Standard
SemuaAlmari Arsip
SemuaPrinter Multifungsi
SemuaGaleri
Galeri Lain
Semua
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta
Privat Info APlikasi Silsilah di kantor Samsat DKI jakarta bersama Bpk. Agus, Privat meeting ini membahas Fitur aplikasi dan rencana order untuk kebutuhan pencatatan keuluarga dari Bpk Agus. Alhamdulillah berjalan lancar dan aplikasi selesai dibuat.
Testimoni
-asdasdasdasdasd
@1aasdasd
sasf vdsfasf asf
@JNE
-
@asdasdasdad
-
@asdasdas
